
TUGUJOGJA – Yogyakarta memiliki banyak situs bersejarah yang hingga kini masih menjadi tujuan masyarakat. Selain candi dan keraton, sejumlah petilasan di berbagai wilayah DIY tetap ramai didatangi untuk wisata sejarah, budaya, hingga kegiatan spiritual. Beberapa lokasi bahkan masih menjadi tujuan peziarah hampir setiap hari.
Hingga saat ini, petilasan di Jogja tersebar di sejumlah kabupaten dan menyimpan cerita yang berkaitan dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Jawa.
Lokasi-lokasi tersebut juga menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Daftar Petilasan Kondang di Jogja
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tugujogja.id, berikut sejumlah petilasan yang dikenal luas di Yogyakarta.
Petilasan Syekh Jumadil Kubro
Petilasan Syekh Jumadil Kubro berada di puncak Bukit Turgo, Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.
Lokasi yang berada di kawasan lereng Merapi tersebut dikenal sebagai salah satu tujuan wisata religi di Yogyakarta. Hampir setiap hari, kawasan ini didatangi peziarah maupun wisatawan yang ingin berdoa atau menikmati suasana perbukitan.
Akses menuju lokasi ditempuh melalui jalur pendakian ringan dengan lingkungan yang masih asri, sehingga banyak pengunjung datang sekaligus menikmati panorama alam di sekitar Bukit Turgo.
Petilasan Keraton Ambarketawang
Petilasan Keraton Ambarketawang atau Petilasan Pesanggrahan Ambarketawang berada di sebelah selatan Gunung Gamping.
Melansir dari laman resmi Jogjacagar, diketahui bahwa kawasan tersebut masih menyisakan sejumlah peninggalan sejarah berupa:
- Sisa benteng
- Sisa bangunan
- Gorong-gorong kuno
Keberadaan peninggalan tersebut menjadi bukti sejarah kawasan pesanggrahan yang pernah memiliki peran penting pada masanya.
Petilasan yang Berkaitan dengan Tokoh-Tokoh Sejarah Jawa
Selain menjadi tujuan wisata budaya, beberapa petilasan di Jogja juga dikaitkan dengan perjalanan tokoh-tokoh besar dalam sejarah Kerajaan Mataram hingga Majapahit.
Petilasan Kembang Lampir
Petilasan Kembang Lampir merupakan sebuah bukit yang dipercaya menjadi lokasi Ki Ageng Pemanahan melakukan tapa atau semedi.
Ki Ageng Pemanahan dikenal sebagai ayah Sutawijaya yang kemudian bergelar Panembahan Senapati. Menurut kisah yang berkembang, semedi tersebut dilakukan untuk memperoleh wangsit atau petunjuk mengenai wahyu keprabon.
Di kawasan petilasan terdapat beberapa bangunan, salah satunya Bangsal Proboyekso.
Bangunan tersebut berfungsi sebagai tempat penyimpanan pusaka berupa mahkota. Proboyekso berbentuk bangunan terbuka yang kemudian dilengkapi penutup berupa dinding kayu atau kotangan.
Petilasan Patuk
Petilasan berikutnya berada di Padukuhan Batur, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.
Lokasi ini dipercaya pernah menjadi tempat persinggahan penguasa Majapahit, Brawijaya V. Dan menurut cerita yang berkembang di masyarakat, petilasan tersebut diyakini sebagai lokasi dikuburkannya ari-ari anak Brawijaya V.
Kepercayaan tersebut membuat kawasan ini tetap dikenal sebagai salah satu situs bersejarah di Gunungkidul.
Pendopo Petilasan Mangkubumi
Pendopo Petilasan Mangkubumi berada di Desa Pandak. Petilasan ini diyakini menjadi tempat pertama yang disinggahi Pangeran Mangkubumi ketika memasuki wilayah Sukowati yang kini menjadi Kabupaten Sragen.
Keberadaan pendopo tersebut menjadi penanda perjalanan tokoh yang kemudian memiliki peran penting dalam sejarah Yogyakarta.
Sampai sekarang, lokasi tersebut masih dikenal sebagai salah satu petilasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya.
Nah, itulah tadi penjelasan lengkap mengenai beberapa patilasan yang cukup kondang di wilayah Jogja.***