Bupati Bantul Tekankan Pentingnya Budaya Reresik, Ajak Warga Kelola Sampah Mulai dari Rumah Tangga

Bagikan :
Pengelolaan Sampah Sampah Mulai dari Rumah Tangga/Foto Ilustrasi: Freepik

TUGUJOGJA– Bupati Bantul Abdul Halim Muslich menegaskan pentingnya budaya reresik atau kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia menyampaikan pesan tersebut dalam berbagai kesempatan untuk menekankan bahwa upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga.

Halim menilai isu pengelolaan sampah dan limbah kini menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani bersama. Ia mendorong masyarakat Bantul agar tidak membuang sampah sembarangan dan mulai menerapkan pola hidup bersih.

Pengelolaan Sampah

“Reresik bukan sekadar kegiatan membersihkan, tetapi sebuah budaya yang harus melekat dalam diri setiap warga,” tegas Halim.

Dalam penjelasannya, Halim mengajak masyarakat untuk mengelola sampah organik dengan cara sederhana tapi bermanfaat, yaitu melalui biopori dan losida.

Biopori dapat membantu mempercepat proses pembusukan sampah organik di tanah sehingga menghasilkan kompos alami. Sementara itu, losida dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengolahan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.

Menurut Halim, penerapan metode ini tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga memberi manfaat langsung kepada warga. Kompos dari pengolahan sampah organik bisa menyuburkan tanaman di pekarangan rumah. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati hasil dari kebersihan yang mereka lakukan sendiri.

Baca juga  DPR RI Kritik Pengelolaan TPS3R Nitikan, Desak Pemkot Yogyakarta Bentuk Badan Usaha Mandiri

Halim menegaskan bahwa membudayakan reresik berarti menjaga kesehatan bersama. Lingkungan yang bersih mampu mengurangi potensi penyakit, sekaligus menciptakan suasana nyaman bagi kehidupan sehari-hari.

Ia menambahkan, kebersihan yang berawal dari rumah tangga akan berdampak besar jika berjalan secara kolektif oleh seluruh warga Bantul.

“Ketika setiap keluarga menerapkan pola hidup bersih dan mengelola sampah dengan benar, maka masalah sampah di tingkat kabupaten akan jauh lebih ringan. Inilah pentingnya peran rumah tangga sebagai garda terdepan,” ujar Halim.

Ajakan Pelestarian Budaya Reresik

Pemerintah Kabupaten Bantul juga berkomitmen mendukung program kebersihan dengan berbagai langkah nyata. Selain memberikan sosialisasi, Pemkab mendorong terbentuknya komunitas peduli lingkungan di setiap desa. Halim percaya, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat terwujudnya Bantul yang bersih, sehat, dan lestari.

Ia juga mengajak generasi muda untuk ikut serta dalam gerakan peduli lingkungan. Menurutnya, anak-anak dan remaja perlu mendapat edukasi sejak dini agar tumbuh dengan kebiasaan menjaga kebersihan.

“Budaya reresik harus diwariskan, supaya tidak berhenti pada satu generasi saja,” tambahnya.

Baca juga  Mesin Pemilah Sampah Karya Wahyu Arrozi dari Bantul, Sukses Tembus Pasar Internasional

Melalui ajakan membudayakan reresik, Bupati Halim berharap masyarakat Bantul mampu menjadi teladan dalam mengelola sampah rumah tangga. Ia ingin Bantul terkenal sebagai daerah yang warganya tidak hanya peduli pada kebersihan, tetapi juga mampu mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Halim menutup pesannya dengan mengingatkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

“Kalau rumah tangga sudah bersih, desa akan bersih. Kalau desa bersih, Bantul akan bersih. Dan kalau Bantul bersih, insyaallah Yogyakarta pun akan ikut bersih,” pungkasnya. (ef linangkung)

situs hk pools

situs slot

slot gacor

situs hk pools

situs slot

situs hk pools

bandar togel

situs hk pools

kawijitu

kawijitu

slot gacor

slot gacor

slot gacor

situs hk pools

kawijitu

situs slot

kawijitu

situs toto

situs toto

kawijitu

slot gacor

situs hk pools

kawijitu

slot gacor

situs togel

kawijitu

situs hk

situs resmi

situs toto

situs slot

togel online

kawijitu

situs togel

kawijitu

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir