
TUGUJOGJA — Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) kawasan Girisubo, Gunungkidul, yang sempat viral di media sosial sebagai kasus tabrak lari, dipastikan bukan demikian oleh pihak kepolisian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, menyampaikan bahwa insiden tersebut merupakan kecelakaan antara dua kendaraan yang sama-sama mendapatkan penanganan medis, sehingga sempat terjadi miskomunikasi.
“Bukan tabrak lari, tetapi kedua pihak dirawat di tempat berbeda sehingga sempat terjadi putus komunikasi. Saat ini sudah terjalin komunikasi kembali,” ujarnya.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan terjadi di Simpang Empat Besole, Jepitu, Girisubo. Sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AB 3601 TA yang dikendarai ZAD, warga Prambanan, melaju dari arah selatan dan hendak menyeberang ke arah utara.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda PCX melaju dari arah timur menuju barat. Jarak yang terlalu dekat menyebabkan tabrakan tidak dapat dihindari.
Akibat kejadian tersebut, ZAD mengalami patah tulang, sementara pemboncengnya mengalami luka ringan.
Penanganan Korban
Usai kejadian, warga sekitar segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Girisubo menggunakan ambulans SAR.
Sementara itu, pengendara dari kendaraan lain juga mendapatkan penanganan medis di lokasi berbeda.
Kondisi inilah yang memicu munculnya dugaan bahwa salah satu pihak melarikan diri, yang kemudian berkembang menjadi informasi viral di media sosial.
Komunikasi Kembali Terjalin
Polsek Girisubo kemudian memfasilitasi komunikasi antara kedua pihak. Sekitar enam hingga tujuh jam setelah kejadian, kedua belah pihak akhirnya dapat berkomunikasi kembali.
Klarifikasi ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar luas di masyarakat.
Imbauan Kepolisian
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa sebelum adanya informasi resmi.
Selain itu, pengguna jalan diingatkan untuk tetap berhati-hati, terutama di jalur cepat seperti JJLS yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi.