Misteri Penyabetan Petugas TPR Parangtritis Bantul: Polisi Duga Pelaku Lebih dari Satu Orang, Motif Masih Gelap

Bagikan :
Ilustrasi Petugas TPR Parangtritis Bantul/TJ

TUGUJOGJA- Kasus penyabetan terhadap petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Kabupaten Bantul, masih menyisakan misteri. Aparat kepolisian terus memburu pelaku yang hingga kini belum berhasil teridentifikasi.

Polisi kini menduga pelaku penyabetan tidak beraksi sendirian. Dugaan tersebut menguat setelah penyidik melakukan penelusuran terhadap sejumlah keterangan saksi dan hasil analisis awal di lokasi kejadian.

Korban bernama MBA (39), seorang petugas TPR Parangtritis yang juga berprofesi sebagai guru dan warga Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Bantul.

Panit Reskrim Polsek Kretek, Ipda Kismanto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah penyelidikan. Namun, hingga saat ini, mereka belum berhasil mengungkap identitas pelaku.

Polisi Kesulitan Identifikasi Pelaku

Pelaku sepertina sengaja menyamarkan identitas dengan mengenakan masker wajah jenis sebo dan helm tertutup saat menjalankan aksinya. Kondisi tersebut membuat wajah pelaku sulit dikenali oleh saksi maupun korban.

โ€œPelaku menggunakan semacam sebo sehingga wajahnya tidak terlihat,โ€ ujar Kismanto, Jumat (22/5/2026).

Situasi semakin menyulitkan penyelidikan karena kamera pengawas atau CCTV di area TPR lama Parangtritis ternyata sudah dicopot. Pencopotan terjadi setelah lokasi TPR pindah ke selatan simpang Kelok 23 di Jalan Parangtritis.

Baca juga  Revitalisasi Pantai Sepanjang 2026: Talud Baru Rp500 Juta Jadi Babak Baru Penataan Wisata Pesisir Gunungkidul

Ketiadaan CCTV di titik kejadian membuat polisi harus bekerja ekstra mengumpulkan rekaman dari lokasi lain yang berada di sekitar jalur pelarian pelaku.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Mereka mungkin datang menggunakan sepeda motor jenis matic secara berboncengan.

Yang mengejutkan, kendaraan tersebut tidak memiliki nomor polisi. Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri ke arah utara dengan kecepatan tinggi.

Pola pelarian yang cepat dan terorganisasi membuat polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan. Petugas kini terus mengumpulkan berbagai rekaman CCTV dari jalur yang mungkin pelaku lalui. Penyidik juga melakukan analisis mendalam terhadap rekaman ada.

โ€œKami baru mendalami dengan menganalisa sejumlah rekaman CCTV yang telah diperoleh penyidik,โ€ kata Kismanto.

Selain memburu identitas pelaku, kepolisian juga fokus mengungkap motif di balik penyerangan tersebut. Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah kasus itu termasuk aksi kejahatan jalanan atau memiliki motif pribadi tertentu.

Namun, dugaan sementara mengarah bahwa kasus tersebut bukan kejahatan jalanan biasa. Polisi menilai waktu kejadian yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB berbeda dengan pola umum aksi klitih atau kejahatan jalanan yang biasanya terjadi menjelang dini hari.

Baca juga  Penganiayaan Maut Antar Geng Pelajar di Yogyakarta Terungkap, Polisi Tangkap Tiga Pelaku dan Buru Tiga Buronan

โ€œYang jelas, kami masih dalami karena jauh dari kejahatan jalanan. Apakah pelaku ada dendam terhadap korban atau lainnya, kami masih dalami,โ€ ujar Kismanto.

Ia menegaskan bahwa pihaknya belum ingin berspekulasi mengenai motif sebelum pelaku berhasil ditangkap dan diperiksa secara langsung.

Kronologi Penyabetan Petugas TPR Parangtritis

Peristiwa mencekam itu terjadi pada Minggu malam, 17 Mei 2026, sekitar pukul 21.15 WIB di TPR lama Parangtritis yang berada di Jalan Parangtritis, Padukuhan Duwuran, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Bantul.

Saat kejadian, MBA tengah menjalankan tugas seperti biasa menjaga pos retribusi. Suasana malam di kawasan wisata pantai selatan itu awalnya berjalan normal tanpa tanda-tanda mencurigakan.

Namun, situasi mendadak berubah ketika pelaku datang dari arah selatan menggunakan sepeda motor. Saat melintas di depan pos TPR, pelaku tiba-tiba berteriak dengan kata kasar.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa pelaku sempat meneriakkan kata โ€œBajinganโ€ sebelum menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

โ€œSaat itu korban sedang bekerja di TPR lama Parangtritis. Tiba-tiba pelaku datang dari arah selatan melewati TPR yang dijaga korban. Kemudian pelaku berteriak dengan kata โ€˜Bajinganโ€™ serta menyabet korban,โ€ terang Rita.

Baca juga  Polisi Gunakan Metode TAA Selidiki Kecelakaan Harley Davidson di Simpang Empat Mlangsen Kulon Progo

Sabetan celurit tersebut mengenai paha kiri korban dan menyebabkan luka gores. Meski mengalami luka, korban berhasil selamat dari serangan yang berpotensi mengancam nyawa itu.

Kasus penyabetan ini memicu keresahan masyarakat, terutama warga sekitar kawasan wisata Parangtritis.ย Masyarakat berharap polisi dapat segera mengungkap identitas pelaku agar rasa aman kembali terjaga. (ef linangkung)

slot gacor

toto togel

situs togel

link slot

toto togel

situs slot

toto togel

toto togel

situs hk pools

situs slot gacor

toto togel

situs slot gacor

situs togel

situs togel

slot gacor

toto togel

situs slot

situs hk pools

situs hk pools

situs togel

situs togel

toto togel

situs togel

situs slot

situs slot

jakartahoki

toto togel

situs slot

toto togel

slot gacor

toto togel

toto togel

toto togel

slot gacor

slot gacor

toto slot

situs slot gacor

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus