
TUGUJOGJA – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menggemparkan kawasan Pantai Parangtritis akhirnya mulai menemukan titik terang.
Polisi mengungkap motif di balik aksi penikaman yang dilakukan seorang perempuan berinisial AF (26) terhadap suaminya sendiri di sebuah losmen kawasan wisata tersebut.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Sabtu sore (9/5/2026) di sebuah penginapan di wilayah Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul.
Korban berinisial S (35), warga Karanganyar, Jawa Tengah, mengalami luka di bagian leher setelah diserang saat tertidur.
Kapolsek Polsek Kretek, Joko Mulyono, mengatakan pelaku diduga sakit hati setelah sang suami mengetahui hubungan AF dengan pria lain.
“Motif pelaku tidak terima ditegur oleh korban, karena korban mengetahui bahwa pelaku ada hubungan dengan pria lain,” kata Joko, Senin (11/5).
Konflik Rumah Tangga Sudah Lama Terjadi
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan konflik rumah tangga pasangan tersebut sudah berlangsung cukup lama sebelum kejadian.
Perselisihan dipicu dugaan perselingkuhan yang diketahui korban melalui komunikasi di telepon genggam milik pelaku.
Kasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, mengatakan hubungan suami istri itu memang sudah tidak harmonis sejak beberapa waktu terakhir.
“Hubungan suami istri sudah tidak harmonis. Sebelumnya juga sempat cekcok di rumah Karanganyar,” ujar Rita.
Menurutnya, pertengkaran antara keduanya bahkan sudah terjadi sebelum pasangan tersebut berangkat ke Bantul.
“Kalau cekcok itu setelah korban mengetahui di HP pelaku ada komunikasi dengan diduga pria lain,” katanya.
Pelaku Sempat Memeluk dan Meminta Maaf
Fakta lain yang kini menjadi perhatian penyidik ialah tindakan AF sesaat sebelum melakukan penyerangan.
Berdasarkan keterangan sementara, pelaku sempat meminta maaf dan memeluk suaminya sebelum akhirnya menikam korban saat tertidur di kamar losmen.
Polisi kini masih mendalami apakah aksi tersebut sudah direncanakan sebelumnya atau terjadi secara spontan akibat emosi yang memuncak.
“Untuk itu masih dalam tahap pendalaman. Karena sampai dengan saat ini proses penyidikan masih berjalan,” ucap AKP Joko Mulyono.
Insiden tersebut langsung menggegerkan kawasan penginapan. Sejumlah pengunjung panik setelah mendengar teriakan korban yang mengalami luka di bagian leher.
Warga dan penghuni losmen kemudian memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Masih Dalami Kasus
Setelah kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi serta menangkap pelaku untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Penyidik juga masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi berkas perkara.
Kasus ini kembali menjadi sorotan terkait persoalan KDRT yang dipicu konflik rumah tangga dan dugaan perselingkuhan.
Banyak pihak menilai pertikaian rumah tangga yang tidak diselesaikan secara sehat dapat berkembang menjadi tindakan kriminal yang membahayakan nyawa.
Hingga Senin malam, penyidik Polsek Kretek bersama Polres Bantul masih terus mendalami motif lengkap kasus tersebut dan belum menutup kemungkinan adanya pasal tambahan sesuai perkembangan penyidikan.