Penganiayaan Maut Antar Geng Pelajar di Yogyakarta Terungkap, Polisi Tangkap Tiga Pelaku dan Buru Tiga Buronan

Bagikan :
Ilustrasi Penangkapan Pelaku Penganiayaan Maut Geng Pelajar di Yogyakarta/Foto: pexels-kindelmedia

TUGUJOGJA- Kasus penganiayaan maut yang menewaskan seorang anggota geng pelajar berinisial AA (17) akhirnya mulai terungkap. Peristiwa di Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta itu kini menyeret sejumlah nama yang diduga terlibat dalam aksi brutal antargeng pelajar.

Polisi bergerak cepat memburu para pelaku setelah korban meregang nyawa akibat serangan senjata tajam. Setelah melakukan pengejaran intensif selama beberapa hari, aparat berhasil mengamankan tiga terduga pelaku di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa malam (19/5).

Ketiga pelaku tersebut masing-masing berinisial LA, AF, dan MY. Polisi kemudian membawa mereka ke Mapolresta Yogyakarta pada Rabu (20/5) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia mengungkapkan bahwa satu pelaku masih berstatus pelajar, sedangkan dua lainnya merupakan alumni sekolah yang diduga masih aktif bergaul dengan kelompok geng pelajar tersebut.

โ€œAF masih pelajar, sementara LA dan MY merupakan kakak tingkat yang sudah lulus sekolah,โ€ ujar Pandia saat memberikan keterangan kepada awak media.

Penangkapan Pelaku Penganiayaan Maut Geng Pelajar

Hasil interogasi sementara mengungkap fakta mengejutkan. Polisi menemukan keterkaitan kuat antara para pelaku dengan geng pelajar bernama Voster. Sementara itu, korban AA merupakan anggota geng pelajar Trah Gendeng.

Baca juga  Kasus Penganiayaan Pelari Jogja10K Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Berjanji Tak Mengulangi

Permusuhan antarkelompok diduga menjadi pemicu utama aksi penganiayaan yang berujung maut tersebut. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya aksi balas dendam atau bentrokan yang telah direncanakan sebelumnya.

โ€œMemang ini pelakunya dari geng Voster, terus korbannya juga dari geng Trah Gendeng,โ€ kata Pandia.

Kasus ini kembali membuka fakta mengkhawatirkan tentang keberadaan geng pelajar yang masih aktif beroperasi di Yogyakarta. Fenomena tersebut tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan generasi muda yang terjebak dalam lingkaran kekerasan jalanan.

Setelah mengidentifikasi para pelaku, tim gabungan kepolisian langsung melakukan pengejaran lintas daerah. Polisi mendapatkan informasi bahwa beberapa pelaku melarikan diri ke wilayah Cilacap untuk menghindari penangkapan.

Petugas kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap tiga orang tanpa perlawanan pada Selasa malam. Polisi langsung menggiring mereka ke Yogyakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Namun, pengejaran belum berakhir. Polisi memastikan masih ada tiga pelaku lain yang kini masuk daftar buronan dan mungkin masih bersembunyi di luar Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta meminta para orang tua yang mengetahui keberadaan anaknya agar segera menyerahkan mereka kepada pihak berwajib.

Baca juga  Lonjakan Penumpang di Bandara Adisutjipto Yogyakarta Mulai Terlihat saat Libur Iduladha dan Hari Raya Waisak

โ€œKarena negara kita adalah negara hukum, segala perbuatan yang melanggar hukum apalagi menghilangkan nyawa orang, akan kita proses sesuai aturan berlaku,โ€ tegas Pandia.

Hingga kini penyidik masih mendalami peran setiap pelaku dalam aksi penganiayaan tersebut. Polisi belum mengungkap siapa pelaku utama yang melakukan pembacokan terhadap korban AA.

Penyidik juga masih memeriksa motif para pelaku melarikan diri ke Cilacap setelah kejadian berdarah itu berlangsung. Polisi menduga ada pihak lain yang membantu pelarian mereka.

โ€œYang melakukan pembacokan yang mana, nanti kami rilis. Ini masih didalami,โ€ tambah Pandia.

Pemeriksaan intensif terus berlangsung untuk mengungkap secara utuh kronologi penyerangan, pembagian peran pelaku, hingga kemungkinan keterlibatan kelompok lain dalam aksi tersebut.

Kekerasan Geng Pelajar Kembali jadi Sorotan

Kasus tewasnya AA kembali menyoroti persoalan geng pelajar yang selama ini menjadi ancaman serius di Yogyakarta. Aksi kekerasan jalanan yang melibatkan remaja terus berulang dan memicu keresahan publik.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, sekolah, serta orang tua untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas para pelajar di luar jam sekolah. Banyak pihak menilai pembinaan karakter dan pengawasan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah tragedi serupa kembali terjadi.

Baca juga  Pemuda 27 Tahun Tenggelam di Sungai Oya Bantul, Pencarian Dilanjutkan Selasa Pagi

Sementara itu, polisi memastikan pengejaran terhadap tiga pelaku lain masih terus berlangsung. Aparat juga berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (ef linangkung)

situs gacor

toto

situs gacor

situs toto

link gacor

slot gacor

situs gacor

link gacor

toto slot

situs toto

slot gacor

situs toto

link gacor

situs gacor

situs toto

slot gacor

situs toto

toto slot

slot mahjong

situs slot

kampungbet

link slot

situs toto

slot gacor

situs bola

toto slot

situs toto

situs gacor

situs gacor

situs slot

link gacor

kotabet login

link slot

situs toto

toto togel

situs togel

situs togel

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

kampungbet

link slot

toto

kampungbet

kampungbet

kampungbet

situs toto

https://frankspizzapalace.com/menu

situs toto

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan