
TUGUJOGJA – Ketahui arti taqabbalallahu minna wa minkum, tulisan Arab lengkap, jawaban, serta waktu yang tepat mengucapkannya saat Idul Fitri dan Idul Adha.
Ucapan “Taqabbalallahu minna wa minkum” sudah menjadi kalimat yang sangat akrab di telinga umat Islam setiap kali Hari Raya Idul Fitri tiba. Kalimat ini sering terdengar saat saling bersalaman setelah salat Id, tertulis dalam kartu ucapan Lebaran, hingga menjadi bagian dari pesan yang dikirim melalui media sosial.
Dalam tradisi umat Islam, ucapan tersebut bukan sekadar ungkapan selamat hari raya. Kalimat ini memiliki makna doa agar amal ibadah yang dilakukan selama Ramadan, khususnya puasa, diterima oleh Allah SWT.
Penggunaan kalimat taqabbalallahu minna wa minkum bahkan memiliki landasan dalam tradisi para sahabat Nabi Muhammad SAW. Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa ucapan ini telah digunakan sejak masa Rasulullah SAW dan menjadi kebiasaan di kalangan para sahabat ketika merayakan hari raya.
Asal-usul Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Dalam kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq yang diterjemahkan oleh Khairul Amru Harahap, Aisyah Syaefuddin, dan Masrukhin, dijelaskan bahwa ucapan ini telah dipraktikkan sejak masa Rasulullah SAW.
Para sahabat diketahui saling mengucapkan kalimat tersebut ketika bertemu pada momen Idul Fitri maupun Idul Adha. Kebiasaan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar yang membuat ucapan ini terus dipertahankan hingga sekarang sebagai bagian dari tradisi hari raya umat Islam.
Keterangan tersebut juga diperkuat oleh salah satu riwayat hadits berikut:
عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ قَالَ: لَقِيتُ وَاثِلَةَ بْنَ الأَسْقَعِ فِي يَوْمِ عِيدٍ فَقُلْتُ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، فَقَالَ: نَعَمْ تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، قَالَ وَاثِلَةُ: لَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ عِيدٍ فَقُلْتُ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، فَقَالَ: نَعَمْ تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ
Artinya: Diriwayatkan dari Khalid bin Ma’dan, ia berkata, “Aku bertemu Watsilah bin Asqa’ pada hari Raya. Aku katakan padanya: Taqabbalallahu minna wa minka. Watsilah menanggapi, ‘Aku pernah bertemu Rasulullah SAW pada hari raya, lantas aku katakan ‘Taqabbalallahu minna wa minka’. Beliau menjawab, ‘Ya, Taqabbalallahu minna wa minka.’ (HR Baihaqi)
Riwayat lain juga menguatkan praktik tersebut. Dalam kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al Asqalani disebutkan bahwa para sahabat Rasulullah SAW saling menyampaikan ucapan ini saat bertemu di hari raya.
فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك . قال الحافظ : إسناده حسن .
Artinya: Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah SAW berjumpa dengan hari Id (Idul Fitri atau Idul Adha), satu sama lain saling mengucapkan, “Taqabbalallahu minna wa minkum.”
Arti Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Secara bahasa, kalimat تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك dibaca Taqabbalallahu minna wa minkum.
Artinya:
“Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian semua.”
Ucapan ini merupakan bentuk doa yang dipanjatkan sesama muslim agar amal ibadah yang telah dilakukan, terutama selama bulan Ramadan, diterima oleh Allah SWT.
Karena maknanya berupa doa, ucapan ini menjadi salah satu kalimat yang dianjurkan untuk disampaikan ketika umat Islam merayakan hari raya.
5 Versi Tulisan Arab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Dalam praktiknya, kalimat taqabbalallahu minna wa minkum memiliki beberapa variasi yang tetap memiliki makna serupa. Berikut beberapa bentuk yang sering digunakan.
1. Versi Pertama
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك
Bacaan latin: Taqabbalallahu minna wa minkum
Artinya: “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian semua.”
2. Versi Kedua
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ
Bacaan latin: Taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya karim
Artinya: “Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua, dan terimalah ya (Allah) Yang Maha Mulia.”
3. Versi Ketiga
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ
Bacaan latin: Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum
Artinya: “Semoga Allah menerima kita dan kamu semua, puasa kita dan puasa kamu semua.”
4. Versi Keempat
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَأَحَالَهُ اللَّهُ عَلَيْك
Bacaan latin: Taqabbalallahu minna wa minkum wa ahalahullahu ‘alaik
Artinya: “Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu sekalian dan semoga Allah menyempurnakannya atasmu.”
5. Versi Kelima
تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم جعلنا الله وإياكم من العائدين و الفائزين كل عام و أنتم بخير
Bacaan latin: Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum wa ja’alanallahu wa iyyakum minal aidin wal faizin kullu aamiin wa antum bi khair.
Artinya: Semoga Allah SWT menerima ibadah (puasa) kita, Semoga Allah menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang kembali (dalam keadaan suci) dan termasuk orang orang yang mendapatkan kemenangan, dan semoga Anda semuanya senantiasa dalam kebaikan setiap tahun.
Jawaban Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum juga memiliki jawaban yang dianjurkan. Umumnya, balasan yang disampaikan adalah kalimat yang sama sebagai bentuk doa timbal balik.
Hal ini dijelaskan dalam sebuah riwayat hadits yang diriwayatkan dari Hawsyab bin Aqil RA:
“Aku berjumpa Hasan Al Bashri di hari raya. Aku ucapkan kepadanya, ‘taqabbalallahu minna wa minka.’ Ia membalas, ‘Ya (na’am), taqabbalallahu minna wa minka.” (HR Baihaqi)
Dengan demikian, seseorang yang menerima ucapan tersebut dapat menjawab dengan kalimat serupa atau menambahkan doa lainnya.
Waktu Mengucapkan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum biasanya disampaikan ketika umat Islam merayakan dua hari raya besar, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.
Pada Idul Fitri, kalimat ini menjadi doa agar seluruh amal ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.
Sementara pada Idul Adha, ucapan tersebut dipanjatkan dengan harapan agar Allah menerima amal saleh yang telah dilakukan sebelumnya.
Contoh Penggunaan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Kalimat ini juga sering digabungkan dengan ucapan selamat hari raya lainnya. Berikut beberapa contoh penggunaan yang umum disampaikan:
- Selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum, Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian.
- Selamat Lebaran Hari Raya Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.
- Eid al-Fitr Mubarak. Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya kariim.
- Selamat Lebaran Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin.
- Selamat Idul Fitri. Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya kariim. Mari bersihkan diri dan sucikan hati.
Ucapan ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi Lebaran, tetapi juga sarana saling mendoakan antar sesama muslim agar amal ibadah diterima oleh Allah SWT dan hubungan persaudaraan semakin erat.
***