
TUGUJOGJA– Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) kembali menggugah kepedulian lingkungan dengan menyalurkan 300 bibit pohon dalam Program InJourney Airports Alam Lestari 2025.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang YIA menggelar aksi nyata ini sebagai bagian dari target strategis perusahaan untuk menanam satu juta pohon di seluruh wilayah operasional bandara.
InJourney Airports Alam Lestari 2025 di Kulon Progo
Kegiatan penanaman pohon berlangsung dramatis dan penuh semangat pada Minggu, 16 November 2025, pukul 13.00 WIB di area Bandara Internasional Yogyakarta.
Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia bersama para pemangku kepentingan menanam bibit pohon secara simbolis dan partisipatif.
Dari total 300 bibit, sebanyak 200 bibit ditanam di sekitar wilayah kerja bandara. Kemudian, 100 bibit lain menghijaukan kawasan hijau di dalam area bandara.
Seluruh bibit terdiri atas tanaman vegetasi pantai dan tanaman endemik khas DIY, termasuk pohon peneduh dan tanaman konservasi.
YIA sepanjang 2025 juga telah menyalurkan 100 bibit mangrove serta 500 bibit cemara laut di Kalurahan Banaran, Kulon Progo.
Upaya ini berlangsung konsisten sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat daerah penyangga ekosistem pesisir.
Program penanaman ini mengendalikan emisi karbon, menyerap polutan udara, meredam kebisingan, serta membentuk habitat sekunder.
YIA secara aktif mendorong budaya hijau sebagai identitas baru dalam pengembangan bandara modern yang ramah lingkungan.
Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia, Adi Nugroho, menegaskan keseriusan perseroan dalam membangun ekosistem hijau di seluruh bandara.
Kegiatan penanaman pohon ini adalah bukti nyata komitmen PT Angkasa Pura Indonesia terhadap kelestarian lingkungan.
“Selain menambah ruang hijau, program ini juga mendukung keseimbangan ekosistem di sekitar bandara dan memberdayakan masyarakat lokal,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperkuat posisi YIA sebagai bandara berwawasan lingkungan yang mampu menghadirkan harmoni antara operasional transportasi udara dan keberlanjutan ekologis.
Kolaborasi Kuat dengan Pemkab Kulon Progo dan Lembaga Lingkungan
Pelaksanaan Program InJourney Airports Alam Lestari 2025 di YIA terwujud melalui kolaborasi lintas lembaga, mulai dari Pemkab Kulon Progo, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kebudayaan, BKSDA, BPDASHL, hingga kelompok masyarakat kehutanan.
Adapun kelompok penerima bantuan bibit pohon adalah sebagai berikut.
- Kelompok Tani Hutan Wuni Lestari, Kalurahan Karang Wuni, Kapanewon Wates
- Kelompok Tani Hutan Margodadi Makmur, Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih
- Kelompok Tani Hutan Pasir Kadilangu, Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon
Kelompok-kelompok ini akan mengelola dan menanam bibit sesuai karakteristik lahan demi menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah masing-masing.
InJourney Airports di YIA sebelumnya telah menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan. Ada penanaman 1.000 pohon mangrove di kawasan Kadilangu, Kulon Progo.
Lalu, ada penyaluran bibit pohon produktif untuk masyarakat di wilayah Lendah, Kulon Progo.
Upaya berkelanjutan ini membuktikan bahwa YIA tidak hanya fokus pada pelayanan transportasi udara, tetapi juga pada pembangunan lingkungan yang sehat, lestari, dan berkesinambungan.
Acara penanaman semakin semarak dengan penampilan tarian tradisional Kulon Progo, hasil kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan.
Kehadiran unsur budaya ini mempertegas harmonisasi antara pelestarian lingkungan dan kearifan lokal, sekaligus menegaskan identitas Yogyakarta sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai tradisi dan keberlanjutan.
Melalui program ini, PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan kontribusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
- Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim
- Tujuan 15: Menjaga Ekosistem Daratan
Komitmen ini menunjukkan bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi bagian integral dari tanggung jawab sosial perusahaan bagi masyarakat Kulon Progo dan Daerah Istimewa Yogyakarta. (ef linangkung)