86,20 Hektar Kawasan Kumuh Akan Disulap jadi Ruang Terbuka Publik di Sleman 

Bagikan :
Bupati Sleman, Harda Kiswaya tinjau Ruang Terbuka Publik di Mrican/Foto: Pemkab Sleman

TUGUJOGJA — Pemerintah Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia akan merevitalisasi 86,20 hektar kawasan kumuh. Lokasi tersebar di 14 lokasi menjadi Ruang Terbuka Publik (RTP).

Upaya ini terbukti dengan peninjauan langsung oleh Bupati Harda Kiswaya ke RTP Gatotkaca Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, pada Jumat (9/5).

Bupati Harda juga menyempatkan diri meninjau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Condongcatur serta menyapa warga sekitar kawasan RTP.

Asisten Deputi Pengembangan dan Penataan Kawasan Permukiman Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Radian Nurcahyo, mendampinginya.

Revitalisasi Kawasan Kumuh

Revitalisasi kawasan kumuh ini merupakan inisiasi Kementerian PUPR bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) DIY serta Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY.

Khusus untuk kawasan Mrican yang memiliki luas 21,16 hektar, revitalisasi berjalan secara bertahap. Pendekatan kolaboratif ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Saya mewakili masyarakat Sleman berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kemenko Infrastruktur dan Kementerian PU, atas bantuan pembangunan RTP di kawasan Mrican ini. Mudah-mudahan ke depan zona 2 dan 3 juga dapat diselesaikan agar penataan kawasan kumuh bisa tuntas,” ujar Bupati Harda.

Baca juga  Update Terkini Demo: Apakah Ada Aksi Lanjutan di Jogja?

Kawasan Mrican sendiri menghadapi berbagai permasalahan kekumuhan akibat kepadatan penduduk dan urbanisasi yang melampaui kapasitas lingkungan.

Radian Nurcahyo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah ini, dengan dukungan pendekatan ekologi, desain inklusif, dan keterlibatan aktif warga.

Transformasi kawasan kumuh di Sleman ini merupakan kelanjutan dari inisiasi yang berawal dari Pemkab Sleman sejak 2018. Ini terintegrasi dalam Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) oleh Kementerian PUPR sejak 2021.

Komitmen tersebut makin kuat dengan terbitnya Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 83.2/Kep.KDH/A/2022 tentang penetapan lokasi pemukiman kumuh di Kabupaten Sleman.

Dengan hadirnya ruang terbuka publik, pemerintah berharap kualitas lingkungan dan taraf hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Hal ini sekaligus menciptakan ruang sosial yang sehat, aman, dan inklusif bagi semua kalangan.(ef linangkung)

situs pools

situs togel

link gacor

situs hk

togel online

sangkarbet

situs togel

slot resmi

slot online

slot gacor

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian