Disnaker Kulon Progo Berdayakan Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Tata Boga, Dorong Kemandirian dan Kreativitas Kuliner Lokal

Bagikan :
Peserta pelatihan tata boga khusus disabilitas di UPT BLK Kulon Progo mempraktikkan pengolahan bahan lokal seperti singkong dan pisang. (Dok Pemkab Kulon Progo)

TUGUJOGJA — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kulon Progo menggelar Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis dan membuka akses usaha di bidang kuliner.

Pelatihan tersebut diikuti oleh sepuluh peserta penyandang disabilitas dari Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan. Mereka tergabung dalam Kelompok Disabilitas Kalurahan “Ikhlas”, yang aktif memperjuangkan kesetaraan dan kemandirian anggotanya.

Selama lima hari, mulai 7 hingga 13 Oktober 2025, para peserta mengikuti pelatihan di UPT BLK Kulon Progo.

Kegiatan mencakup pelatihan dasar hingga lanjutan dalam pengolahan makanan, termasuk praktik pemanfaatan bahan lokal menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Fokus pada Bahan Lokal dan Potensi Usaha

Kepala Disnaker Kulon Progo, Bambang Sutrisno, menjelaskan bahwa pelatihan ini disusun dengan memperhatikan potensi lokal. Bahan-bahan seperti singkong dan pisang dijadikan fokus utama pelatihan karena mudah ditemukan dan memiliki nilai jual yang stabil.

“Kami ingin para peserta mampu menciptakan produk yang unik, khas Kulon Progo, dan diminati pasar,” ujar Bambang.

Baca juga  Residivis Asal Sukoharjo Bobol Kotak Infak Masjid di Banguntapan Bermodal Lidi dan Selotip

Menurutnya, selain mengasah kemampuan teknis memasak, peserta juga dibimbing dalam aspek pengemasan dan pengelolaan usaha kecil. Tujuannya agar produk yang dihasilkan tidak hanya bernilai gizi, tetapi juga memiliki daya saing di pasar lokal maupun regional.

Pelatihan ini juga diharapkan menjadi langkah awal bagi para peserta untuk membuka usaha kuliner rumahan berbasis potensi desa.

Dengan keterampilan yang diperoleh, mereka dapat memanfaatkan hasil bumi sekitar menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.

Kunjungan Usaha dan Harapan Keberlanjutan

Sebagai bagian dari kegiatan, peserta pelatihan dijadwalkan mengikuti Tracer Study ke UMKM Putri 21 di Gunung Kidul pada hari terakhir. Kunjungan ini bertujuan memberikan gambaran nyata tentang manajemen usaha kuliner, mulai dari proses produksi hingga strategi pemasaran.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memahami bagaimana bisnis kuliner dijalankan secara profesional. Pendekatan praktis ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mereka dalam membangun usaha mandiri di kampung masing-masing.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kulon Progo, Siti Isnaini, menilai pelatihan ini sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian kelompok disabilitas. Ia berharap keterampilan tata boga yang diperoleh bisa menjadi bekal ekonomi yang berkelanjutan.

Baca juga  Daop 6 Yogyakarta Siapkan Program Motis Nataru 2025/2026 dari DJKA Kemenhub, Ini Syaratnya

“Kami ingin menciptakan kesetaraan kesempatan kerja dan wirausaha. Semua warga, termasuk penyandang disabilitas, punya hak yang sama untuk hidup sejahtera,” ujarnya.

Isnaini menegaskan, pemberdayaan disabilitas tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan inklusif di Kulon Progo.

Pemerintah daerah berupaya agar pelatihan serupa terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak peserta di masa mendatang.

situs togel

link slot

link slot

slot resmi

toto togel

situs toto

situs gacor

situs toto

link slot

situs toto

situs togel

toto togel

situs togel

situs toto

situs slot

situs toto

situs toto

situs toto

situs togel

situs gacor

situs toto

situs toto

situs slot

situs toto

jacktoto

link slot

situs toto

situs toto

link slot

situs toto

link slot

situs toto

situs toto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs togel

jacktoto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs togel

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

Baca juga  Prediksi 1.047.058 Penumpang Selama Nataru 2025/2026, KAI Daop 6 Yogyakarta Siagakan 342 Petugas Pengamanan dan 28 Customer Service Mobile

jacktoto

situs toto

situs toto

jacktoto

situs togel

situs togel

jacktoto

jacktoto

jacktoto

link slot

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

link slot

jacktoto

link slot

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs gacor

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs toto

jacktoto

link slot

link slot

jacktoto

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus