
TUGUJOGJA – Seorang mahasiswa asal Papua meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan sesama mahasiswa di wilayah Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu pagi, 17 Januari 2026. Kepolisian Resor Bantul mengamankan terduga pelaku pada hari yang sama di wilayah Banguntapan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di Sidorejo RT 02, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan. Korban berinisial AG, pelajar/mahasiswa asal Kabupaten Paniai, Papua Tengah, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban berinisial AG, laki-laki, lahir di Badauwo pada 20 Desember 2006, beragama Katholik, dan berstatus sebagai pelajar/mahasiswa. Berdasarkan data kepolisian, korban beralamat di Wegee Muka, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Menurut keterangan kepolisian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah terlibat perkelahian dengan pelaku di lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa bermula dari kecelakaan sepeda motor yang ditumpangi korban dan pelaku.
“Pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.30 WIB, saksi pertama melihat dua orang berboncengan sepeda motor Honda Beat warna hitam. Motor tersebut menabrak pohon hingga keduanya terjatuh,” ujar Iptu Rita Hidayanto.
Setelah terjatuh, kedua pria tersebut terlibat perkelahian di sekitar lokasi. Situasi kemudian berkembang menjadi perkelahian yang berujung pada luka fatal.
Saksi kedua melihat korban dalam posisi tengkurap. Pelaku sempat membalikkan tubuh korban dan mendudukkan korban di pinggir rumah warga, kemudian meninggalkan korban di lokasi.
Beberapa saat kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.
Penyelidikan dan Penangkapan
Polres Bantul menerima laporan pada Sabtu, 17 Januari 2026, dan Tim Opsnal Jatanras segera melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi seorang terduga pelaku berinisial AA. Pada hari yang sama sekitar pukul 16.30 WIB, terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Banguntapan, Kabupaten Bantul.
Penangkapan dipimpin oleh Kanit Jatanras Polres Bantul, IPDA Daffa Bisma Pandito, S.Tr.K, bersama Tim Opsnal Jatanras.
Terduga pelaku diketahui berinisial AAU (22), berstatus sebagai pelajar/mahasiswa asal Kecamatan Pugo Dadi, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Dalam pemeriksaan awal, AAU mengakui keterlibatannya dalam perkelahian yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Motif masih kami dalami dan terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif,” kata Iptu Rita Hidayanto.
Polres Bantul menyatakan penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab terjadinya perkelahian tersebut. Pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan saksi-saksi terus dilakukan guna melengkapi berkas perkara.