
TUGUJOGJA – Pada September 2025, pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) penting seperti PKH, BPNT, Banpang, YAPI, PIP, hingga KIP Kuliah. Simak daftar lengkap, jadwal pencairan, serta cara cek status penerima di sini.
Bulan September 2025 kembali menjadi momen yang ditunggu jutaan masyarakat Indonesia. Pemerintah memastikan sejumlah program bantuan sosial tetap disalurkan guna menjaga daya beli, memperkuat ketahanan pangan, serta menjamin akses pendidikan bagi kelompok rentan.
Meski banyak pekerja masih menantikan kejelasan pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU), masyarakat dapat bergantung pada program lain yang sudah dijadwalkan cair.
Bantuan ini berasal dari berbagai kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), hingga Badan Pangan Nasional. Kelompok penerima pun beragam, mulai dari keluarga miskin, anak sekolah, mahasiswa, hingga anak yatim piatu.
Langkah pemerintah tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 1 Tahun 2019 yang menegaskan bahwa bansos dapat diberikan dalam bentuk uang, barang, maupun jasa demi meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat yang rentan.
Bagaimana dengan Bantuan Subsidi Upah (BSU)?
Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 5 Tahun 2025, BSU ditetapkan sebesar Rp600.000 untuk dua bulan sekaligus. Namun hingga pertengahan September 2025, pemerintah belum merilis jadwal resmi pencairannya.
Kementerian Keuangan memberi sinyal kuat bahwa BSU akan kembali dilanjutkan pada kuartal III dan IV tahun ini. Riznaldi Akbar, Analis Kebijakan DJF Kemenkeu, menyebutkan bahwa pelaksanaan BSU dinilai efektif sehingga kemungkinan besar tetap berlanjut. Terakhir kali, BSU cair pada periode JuniโJuli 2025.
Pekerja dapat mengecek status penerimaan BSU melalui beberapa kanal resmi, yakni:
- Website Kemnaker: bsu.kemnaker.go.id
- Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile): tersedia di Play Store dan App Store
- Aplikasi Pospay: tersedia di Play Store dan App Store
Pengecekan hanya memerlukan data sesuai KTP.
Daftar Bansos yang Cair September 2025
Sementara kepastian BSU masih menunggu, enam program bansos berikut sudah dipastikan cair sepanjang September 2025.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH memasuki pencairan tahap ketiga yang mencakup periode JuliโSeptember 2025. Bantuan ini diberikan setiap tiga bulan sekali dengan total empat tahap dalam setahun.
Nominal bantuan ditentukan berdasarkan kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
- Disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
- Lanjut usia: Rp600.000 per tahap
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap
Pencairan dilakukan melalui bank-bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri) dan Kantor Pos.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Program BPNT atau Kartu Sembako juga memasuki tahap ketiga di September 2025. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan Rp200.000 per bulan, sehingga total Rp600.000 dalam satu tahap.
Jika sebelumnya dana hanya bisa digunakan untuk berbelanja di e-warong, sejak 2023 mekanismenya berubah menjadi transfer langsung ke rekening KPM.
3. Bantuan Pangan (Banpang) Beras
Mulai September hingga Desember 2025, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menyalurkan Banpang berupa 10 kilogram beras per bulan kepada 18,27 juta KPM.
Distribusi dilakukan dua kali, yakni SeptemberโOktober dan NovemberโDesember. Program ini bertujuan menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi.
4. Bantuan Atensi Anak Yatim Piatu (YAPI)
Bansos ini ditujukan untuk anak yatim, piatu, maupun yatim piatu dari keluarga miskin atau rentan. Setiap anak mendapatkan Rp200.000 per bulan dalam bentuk non-tunai.
Bantuan diberikan hingga usia 18 tahun dan disalurkan di titik distribusi yang ditetapkan pemerintah daerah dengan pendampingan tenaga sosial.
5. Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP merupakan bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin atau rentan. Pada September 2025, program ini masuk termin kedua penyaluran.
Meski pencairannya dilakukan tiga kali dalam setahun, setiap siswa hanya berhak menerima satu kali bantuan sesuai tahun berjalan. Nominal bervariasi sesuai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah.
6. Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah
KIP Kuliah memberikan bantuan berupa pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta biaya hidup mahasiswa. Dana biaya hidup dibagi dalam lima klaster, mulai dari Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan.
Pada September 2025, pencairan masuk gelombang kedua yang berlaku untuk semester ganjil. Dana UKT langsung dibayarkan ke kampus, sementara biaya hidup ditransfer ke rekening mahasiswa penerima.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id dengan langkah-langkah berikut:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data domisili sesuai KTP.
- Ketik nama lengkap sesuai KTP.
- Masukkan kode captcha yang tersedia.
- Klik โCari Dataโ untuk mengetahui status penerimaan.
Selain itu, aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store juga bisa digunakan. Melalui aplikasi ini, penerima dapat memantau status bantuan hingga informasi anggota keluarga lain yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Meski Bantuan Subsidi Upah (BSU) belum dipastikan cair pada September 2025, pemerintah tetap menyalurkan enam bansos besar: PKH, BPNT, Banpang Beras, YAPI, PIP, dan KIP Kuliah.
Program-program tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, meningkatkan akses pendidikan, serta memperkuat ketahanan pangan.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek informasi resmi dari Kemensos, Kemendikbudristek, maupun BPJS Ketenagakerjaan agar terhindar dari hoaks dan penipuan.***