Dinsos Gunungkidul Siap Coret Penerima Bansos yang Berjudi Online, PPATK Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Miliaran Rupiah

Bagikan :
Pencoretan Penerima Bansos yang Berjudi Online/Foto Ilustrasi: Freepik

TUGUJOGJA – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Gunungkidul mengancam akan mencoret penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti nekat menggunakan dana bantuan untuk judi online.

Pernyataan tegas itu meluncur setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mencengangkan soal dugaan penyalahgunaan bansos untuk aktivitas haram tersebut.

Pencoretan Penerima Bansos yang Berjudi Online

Sekretaris Dinsos PPPA Gunungkidul, Nuruddin Araniri, menegaskan pihaknya tak akan ragu menindak penerima bansos yang berkhianat pada tujuan program tersebut. Nuruddin memastikan pencabutan hak sebagai penerima bansos menjadi salah satu sanksi tanpa kompromi.

“Kami akan mengusulkan penonaktifan penerima bansos jika terbukti memakai dana untuk judi online. Begitu ada catatan resmi, kami langsung tindaklanjuti,” tegas Nuruddin pada Rabu (9/7/2025).

PPATK sebelumnya mengguncang publik dengan laporan hasil pemadanan data mereka dengan Kementerian Sosial (Kemensos). Sebanyak 571.410 nomor induk kependudukan (NIK) penerima bansos di seluruh Indonesia tercatat aktif bermain judi online sepanjang 2024. Transaksi itu mencapai angka fantastis, yaitu Rp957 miliar yang tersebar dalam 7,5 juta transaksi.

Baca juga  Cara Mengecek PIP 2026 Cair, Ketahui Status Penerima Bantuan

Namun, hingga kini Nuruddin mengaku masih menunggu data rinci dari pemerintah pusat untuk memastikan ada tidaknya warga Gunungkidul yang masuk dalam daftar hitam tersebut. Nuruddin berjanji segera menindak jika nanti ada nama penerima bansos dari Gunungkidul yang terbukti menyelewengkan bantuan.

“Kami belum menerima data siapa saja warga Gunungkidul yang terlibat. Kalau nanti datanya turun dan memang ada, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pengawasan Penyaluran Bansos

Nuruddin menilai potensi penyimpangan bansos memang selalu mengintai karena pemerintah mentransfer langsung bantuan ke rekening penerima. Namun, pihaknya mengaku sudah berulang kali mengingatkan agar penggunaan bansos hanya untuk kebutuhan pokok, bukan untuk keperluan konsumtif apalagi berjudi.

“Sejak awal kami selalu mengingatkan, bansos itu untuk makan dan kebutuhan dasar, bukan buat njagong atau judi. Tapi kadang masalah seperti ini langsung ditangani di lapangan, jadi tidak semua sampai ke kami,” ucapnya dengan nada prihatin.

Ia menjelaskan bahwa proses pengawasan dan verifikasi sejauh ini tetap berjalan. Para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Gunungkidul terus memantau penggunaan dana bansos dan melakukan pembinaan jika menemukan penyimpangan.

Baca juga  Panduan Lengkap Cara Cek Bansos November 2025 Lewat Aplikasi dan Website Resmi Kemensos

“Pendamping PKH selalu memantau. Kalau pembinaan tidak berhasil, ya kami ajukan penonaktifan. Tapi untuk verifikasi ulang menyeluruh, kami masih menunggu arahan resmi dari pusat,” tambahnya menegaskan sikap tegas Dinsos.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan pihaknya akan mengevaluasi pola penyaluran bansos pasca temuan PPATK tersebut. Gus Ipul menyatakan Kementerian Sosial akan menindak tegas rekening penerima bansos yang terbukti menggunakan untuk berjudi.

“Kami akan evaluasi rekening penerima bansos yang digunakan untuk judi online. Bahkan bisa dihentikan,” tegas Gus Ipul dalam keterangan resmi, Senin (7/7/2025).(ef linangkung)

situs toto

toto togel

bandar togel

situs toto

toto togel

toto togel

toto slot

slot resmi

situs togel

toto slot

link gacor

situs toto

slot gacor

toto togel

situs togel

toto slot

slot gacor

situs slot

slot gacor

slot resmi

situs toto

slot gacor

situs gacor

link gacor

bandar togel

togel online

slot gacor hari ini

link slot

link togel

situs togel

Baca juga  Siapa Itu Nuray Istiqbal? Sosok Perempuan Jepang Jadi Sorotan Usai Ganti Profesi

situs slot

situs toto

Berita Terbaru

Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir
tol jogja bawen
Update Tol Yogyakarta-Bawen Terkini: Seksi Ambarawa-Bawen Rampung Konstruksi, Ruas Jogja-Banyurejo Capai 97 Persen
kebakaran lahan kota jogja
Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah
pexels-defrinomaasy-31679224 (2)
Cara Cek PIP 2026 yang Belum Cair Lewat HP, Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus