Kampung Berkah, Upaya Baznas Entaskan Kemiskinan lewat Pemberdayaan Berbasis Zakat dan Wakaf

Bagikan :
Launching Kampung Berkah/Foto: Pemkab Bantul

TUGUJOGJA— Semangat pemberdayaan dan gotong royong menguat di Balai Desa Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Senin (6/10/2025). Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Kampung Berkah, sebuah program berbasis zakat dan wakaf yang bertujuan mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat.

Program Kampung Berkah hadir sebagai bentuk nyata peran zakat dan wakaf dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat miskin. Baznas menginisiasi program ini dengan fokus pada pengembangan potensi ekonomi produktif dan penyediaan fasilitas dasar di wilayah yang masih rentan kemiskinan.

Melalui program ini, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memperoleh pendampingan agar mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan.

Peluncuran Kampung Berkah di Gilingharjo

Ketua Baznas Kabupaten Bantul, Damanhuri, menjelaskan bahwa peluncuran Kampung Berkah di Gilangharjo menjadi yang kedua di wilayahnya. Sebelumnya, tiga tahun lalu, Baznas telah menginisiasi program serupa di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri.

Menurutnya, program ini bukan sekadar simbol, tetapi bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan yang selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Bantul.

“Kampung Berkah merupakan bentuk kolaborasi antara Baznas Kabupaten Bantul, Baznas Provinsi DIY, dan Baznas RI. Tujuannya agar masyarakat tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga meningkat kesejahteraannya secara berkelanjutan,” ungkap Damanhuri.

Baca juga  Prediksi Jadwal BSU Batch 5, Agustus 2025: Cek Kapan 600 Ribu Masuk Rekening

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, hadir langsung dalam acara peluncuran tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Baznas dan para muzakki (pembayar zakat) yang telah menyalurkan zakatnya untuk kemaslahatan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah dan lembaga zakat seperti ini terbukti efektif dalam menekan angka kemiskinan di Bantul.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan seluruh muzakki yang telah dengan ikhlas menyalurkan sedekahnya. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga solusi sosial. Dengan sinergi yang kuat, saya optimis angka kemiskinan di Bantul akan terus menurun hingga suatu saat bisa hilang,” ujar Halim.

Program Pemberdayaan

Sementara itu, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI, Saidah Sakwan menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Bantul atas keberhasilan mengintegrasikan potensi zakat dan wakaf untuk pembangunan daerah.

Ia menilai, program ini menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan berbasis keagamaan bisa diimplementasikan secara sistematis dan berdampak luas.

“Program Kampung Berkah merupakan inisiatif yang sangat baik. Ini bukan hanya tentang bantuan, tapi tentang menciptakan sistem pemberdayaan yang berkesinambungan. Tahun ini, Baznas juga akan membantu penyelesaian permasalahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sanitasi di Kalurahan Gilangharjo,” tutur Saidah.

Baca juga  KUR BRI 2025 Bunga Berapa Persen? Simak Syarat, Simulasi Cicilan, dan Cara Mengajukan

Berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga para penerima manfaat, menghadiri peluncuran program ini. Masyarakat terlihat antusias mengikuti acara yang menyertakan penyerahan simbolis bantuan modal usaha bagi warga penerima manfaat.

Program ini akan menciptakan model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat dan wakaf yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Dengan pendekatan yang terukur, Baznas berupaya memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang terkumpul benar-benar berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat miskin.

Lebih dari sekadar penyaluran dana, Kampung Berkah mencerminkan perubahan paradigma dalam pengelolaan zakat, dari konsumtif menjadi produktif. Masyarakat tidak hanya menerima, tetapi juga didorong untuk mandiri dan berdaya.

Melalui program ini, Baznas menegaskan komitmennya untuk menjadikan zakat dan wakaf sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial ekonomi.

Dengan dukungan semua pihak, Kampung Berkah di Gilangharjo diharapkan menjadi contoh keberhasilan transformasi zakat menjadi kekuatan pemberdayaan umat. (ef linangkung)

situs hk

situs gacor

togel online

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

Baca juga  Untung Mana, Investasi Emas Batangan atau Perhiasan? Simak Pertimbangannya!

situs toto

link togel

situs hk

situs gacor

situs toto

situs gacor

toto togel

situs togel

slot gacor hari ini

togel 4d

situs toto

situs gacor

slot online

situs togel

bandar togel

situs gacor

situs togel

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

anton-dmitriev-kBKOaghy8mU-unsplash

Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Secara Real Time, Ini Kanal Resmi yang Bisa Diakses Pelanggan

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian