Fenomena Live TikTok Demo Jogja: Ricuh di Jalan, Ramai di Layar HP

Bagikan :
Ilustrasi – Fenomena live TikTok demo di Jogja

TUGUJOGJA – Fenomena live streaming atau siaran langsung di TikTok saat demonstrasi berlangsung kian menjadi sorotan. Setelah Polda Metro Jaya memberikan imbauan agar platform tersebut tidak dipakai untuk menggerakkan massa, perhatian publik justru semakin tertuju pada tren ini.

Nyatanya, fenomena live streaming demo memang tidak bisa dibendung. Bukan hanya terjadi di ibu kota, tetapi juga mulai marak di sejumlah daerah, termasuk di Yogyakarta.

Berdasarkan pantauan tim TuguJogja.com di platform milik ByteDance itu, nampak bahwa tak sedikit pengguna TikTok menyiarkan langsung suasana di lokasi aksi demo di Mapolda DIY.

Mereka nampak mengarahkan kameranya ke jalanan yang penuh massa, sehingga terlihat jelas momen-momen menegangkan terjadi di sana.

Malam yang Ricuh di Mapolda Yogyakarta

Untuk diketahui, kericuhan pecah pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, di halaman Mapolda DIY.

Suasana yang semula hanya berupa teriakan protes berubah mencekam ketika api tiba-tiba melalap lantai dasar gedung.

Dikabarkan bahwa ada dua unit mobil terparkir yang ikut terbakar. Sehingga, asap hitam pun mengepul ke udara, menambah rasa panik sekaligus ketegangan di sana.

Baca juga  7 Restoran Kids Friendly di Jogja: Tempat Makan Nyaman dengan Playground Seru untuk Anak dan Keluarga

Satu unit pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Akan tetapi, pergerakan massa tidak juga reda.

Mereka tetap bertahan di halaman Mapolda, bahkan merangsek ke arah barat mendobrak gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu.

Alhasil, kaca pecah berhamburan, kursi terlempar berserakan, dan ruangan berantakan. Situasi semakin sulit dikendalikan. Kemudian, jalanan di depan Mapolda juga dilaporkan masih dipenuhi dengan massa aksi tersebut.

Demo di Jalan, Ramai di TikTok

Kondisi genting semacam itu faktanya juga tersaji secara langsung di layar HP,  dan ditonton ribuan pengguna TikTok.

Pasalnya, sejumlah pengguna platform tersebut melakukan siaran langsung di tengah kericuhan. Mereka tak hanya menyiarkannya, tetapi juga membaca komentar penonton serta memberikan penjelasan singkat soal apa yang terjadi di depan mata mereka.

Ada pula penonton yang mengajukan pertanyaan, ada yang hanya menekan lombol like, dan bahkan sebagian mengirimkan gift kepada kreator.

Bagi yang belum tahu, gift TikTok sendiri ialah hadiah virtual berbentuk item digital yang bisa dibeli penonton dengan koin, lalu kemudian dapat dicairkan menjadi uang nyata oleh si kreator.

Baca juga  Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan Terdampar di Pantai Gunungkidul, Misteri Kematian Satwa Langka Ini Bikin Miris

Sederhananya, di balik ricuhnya demo, ada orang-orang yang justru memperoleh pemasukan melalui tayangan live streaming ini.

Fenomena tersebut kemudian menimbulkan dilema. Di satu sisi, siaran langsung ini memberikan akses informasi secara cepat kepada publik soal apa yang benar-benar terjadi di lapangan.

Namun di sisi lain, hal ini juga memunculkan kekhawatiran, sebab ada potensi bahwa aksi demo yang seharusnya berfokus pada penyampaian aspirasi berubah menjadi ajang tontonan sekaligus ladang penghasilan.

Fenomena Baru dalam Aksi Massa

Kini publik semakin menyadari bahwa aksi demonstrasi tidak lagi hanya berlangsung di jalanan. Pasalnya, peristiwa seperti ini juga nampak jelas di layar smartphone.

Orang-orang yang tidak berada di lokasi bisa merasakan tegangnya suasana, berinteraksi, bahkan ikut memberikan hadiah.

Fenomena ini jelas berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu, ketika demo hanya bisa dilihat lewat TV atau liputan berita. Kehadiran platform digital ini menjadikan siapapun berpotensi menjadi penyiar sekaligus saksi peristiwa penting.

Meski demikian, harapan masyarakat tetap sama yaitu situasi di Yogyakarta bisa segera mereda dan tidak berlarut-larut dalam kericuhan.

Baca juga  Jadwal Khusus KRL Jogja Solo Hari Ini 7 Juni 2025: Long Weekend Idul Adha

Aksi demonstrasi sejatinya adalah ruang untuk menyampaikan pendapat, bukan arena yang berakhir dengan kekacauan atau bahkan menjadi tontonan viral di media sosial.***

Berita Terbaru

kebakaran lahan kota jogja
Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah
pexels-defrinomaasy-31679224 (2)
Cara Cek PIP 2026 yang Belum Cair Lewat HP, Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening
christian-wiediger-GWkioAj5aB4-unsplash
Bot Telegram EDABU BPJS BOT Resmi atau Penipuan? BPJS Kesehatan Buka Suara Soal Isu Kebocoran Data
6307631852319086698
KAI Daop 6 Tutup Perlintasan Tak Terjaga di Sentolo, Sudah 10 Titik Ditutup Sepanjang 2026
Screenshot_2026-08-04-09-19-28-849_com.google.android.apps
Pantai Wediombo Kembali Jadi Habitat Penyu Lekang, Puluhan Tukik Dilepas ke Laut

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus