
TUGUJOGJA – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengembangkan pendidikan inklusif. Pada hari Rabu, 23 April 2025, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, meresmikan pembangunan dan rehabilitasi gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Ponjong yang berlokasi di Sumber Kidul, Ponjong.
Dalam acara tersebut, Bupati Endah hadir langsung dan menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus.
Ia menegaskan bahwa gedung baru ini merupakan simbol nyata dari komitmen bersama dalam menjamin hak pendidikan bagi semua anak.
“Gedung ini bukan sekadar sarana fisik, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kita terhadap masa depan anak-anak luar biasa. SLB Muhammadiyah Ponjong telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi,” ujar Bupati Endah dalam sambutannya.
Fasilitas Baru dan Harapan Baru
Pemerintah membangun ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang bina diri, ruang kelas baru, dan kantin. Selain itu, beberapa ruang kelas lama juga direhabilitasi guna menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan mendukung.
Pembangunan ini merupakan bagian dari program penguatan fasilitas pendidikan inklusif yang telah dimulai sejak tahun 2024.
SLB Muhammadiyah Ponjong kini melayani 62 siswa dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Kejuruan.
Sejak berdiri pada tahun 2014 dan memperoleh izin operasional pada tahun 2016, sekolah ini terus berkembang menjadi salah satu rujukan pendidikan luar biasa di wilayah timur Kabupaten Gunungkidul.
Selain layanan pendidikan formal, sekolah ini juga menyediakan terapi wicara, fisioterapi, layanan antar-jemput, serta pelatihan vokasi seperti tata boga, pertanian, dan kecantikan.
“Saya yakin anak-anak dari sekolah ini akan menjadi inspirasi dan membawa harapan baru bagi keluarga serta masyarakat,” tutur Bupati Endah dengan penuh semangat.
Kepala SLB Muhammadiyah Ponjong, Luluk Bambang Sulistiyo, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah. Ia berharap peresmian ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
“Gedung baru ini memberikan semangat baru bagi siswa dan guru. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik,” ungkap Luluk.
Dalam peresmian ini turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul serta perwakilan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah. Mereka menyatakan dukungan penuh untuk terus mendorong pemerataan pendidikan inklusif di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul.***