Gowes Bareng ISSI, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Ingin Gelorakan Sport Tourism lewat Yogya Criterium League

Bagikan :
Gowes Bareng ISSI/Foto: Pemkot Yogyakarta

TUGUJOGJA- Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo secara langsung mengayuh sepeda bersama Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Yogyakarta pada Minggu pagi (20/12).

Kegiatan gowes bersama ini menjadi simbol kuat dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta terhadap penyelenggaraan, sebuah kejuaraan balap sepeda yang digadang-gadang mampu menggerakkan sport tourism di Kota Gudeg.

Gowes Bareng ISSI

Sejak pukul 06.30 WIB, rombongan gowes mulai bergerak dari Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta. Puluhan pesepeda melintasi sejumlah ruas jalan ikonik, mulai dari Jalan Sultan Agung, Perempatan Gondomanan, kawasan Alun-alun Utara, hingga Jembatan Kewek Kotabaru.

Rombongan kemudian menuntaskan perjalanan di Kopi Nako Kotabaru dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Melalui kegiatan tersebut, Hasto Wardoyo menegaskan komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mendukung olahraga sepeda sebagai bagian dari strategi pembangunan kota.

Ia menyampaikan bahwa Yogya Criterium League menjadi kejuaraan kota balap sepeda criterium race pertama yang secara resmi terselenggara di Kota Yogyakarta.

Hasto menjelaskan bahwa ajang tersebut mempertandingkan berbagai kelas bergengsi. Panitia membuka kategori road bike untuk kelas pra youth, youth, dan junior.

Panitia juga membuka kategori fixie untuk kelas junior, senior, hingga women open. Menurutnya, kehadiran berbagai kelas ini menunjukkan keseriusan penyelenggara dalam membangun ekosistem balap sepeda yang inklusif dan berjenjang.

Baca juga  Wali Kota Yogyakarta Tolak Mobil Dinas Baru, Dialihkan untuk Pengadaan Gerobak Sampah

โ€œIni sesuatu yang luar biasa. Selama ini atlet-atlet kita harus ikut kejuaraan di kabupaten lain. Sekarang Kota Yogyakarta bisa menyelenggarakan kejurkot sendiri. Mimpi besar kita adalah menjadikan event seperti ini sebagai bagian dari sport tourism,โ€ tegas Hasto Wardoyo dengan penuh optimisme.

Ia menilai bahwa event balap sepeda tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan atlet muda sejak dini.

Selain itu, Hasto menekankan bahwa Yogya Criterium League mampu memberikan dampak ekonomi dan pariwisata yang luas bagi Kota Yogyakarta, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Korda 2027.

Hasto juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat terhadap event ini. Ia mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar telah melampaui 200 orang, padahal panitia baru membuka pendaftaran dalam waktu singkat. Fakta tersebut menurutnya menunjukkan besarnya potensi olahraga sepeda di Kota Yogyakarta.

Dalam konteks dukungan ke depan, Hasto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia mendorong keterlibatan pemerintah, sponsor, komunitas, dan masyarakat untuk saling bergotong royong demi keberlanjutan event olahraga di Kota Yogyakarta.

โ€œPemerintah kota harus mendukung, sponsor juga harus kita gerakkan. Gotong royong menjadi kunci. Kalau kita rajin mengadakan event kecil dan menabung kekuatan, saya percaya Kota Yogyakarta bisa menjadi kota sport tourism yang diperhitungkan,โ€ ujar Hasto.

Baca juga  Kapan Lebaran 2026? Ini Tanggal Resmi Idul Fitri, Libur Nasional, dan Cuti Bersama

Yogya Criterium League

Sementara itu, Ketua Umum ISSI Kota Yogyakarta Danang Samsurizal menjelaskan bahwa Yogya Criterium League bertujuan untuk mencari, menjaring, dan membina bibit-bibit pesepeda potensial yang jumlahnya sangat besar di Kota Yogyakarta.

Ia menegaskan bahwa ISSI ingin menjadikan kota ini sebagai lumbung atlet balap sepeda masa depan.

Danang menyampaikan bahwa event utama Yogya Criterium League akan berlangsung pada 23 Januari 2026 mulai pukul 06.00 hingga 19.00 WIB.

Panitia akan memusatkan perlombaan di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, yang dinilai memiliki fasilitas dan akses yang memadai untuk event balap sepeda berskala kota.

โ€œKami mengundang Wali Kota, stakeholder, kepala OPD, pengusaha, komunitas sepeda, hingga masyarakat umum. Sambutan terhadap event ini sangat baik dan kuota peserta hampir penuh,โ€ ungkap Danang.

Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan event balap sepeda di Kota Yogyakarta tetap akan mengedepankan karakter khas Jogja.

Panitia akan menghadirkan suasana yang fun, penuh kekeluargaan, dan menjunjung tinggi nilai toleransi. Menurut Danang, nilai-nilai tersebut menjadi identitas yang membedakan event olahraga di Yogyakarta dengan daerah lain.

Baca juga  Wali Kota Yogyakarta Langsung Benahi Kota Lewat Inovasi Quick Wins

Danang menambahkan bahwa sepeda dapat menjadi magnet bagi sektor lain, khususnya pariwisata dan kampanye kota ramah pesepeda. Ia meyakini bahwa kenyamanan bersepeda akan mencerminkan kenyamanan hidup di Kota Yogyakarta secara keseluruhan.

โ€œKalau bersepeda saja nyaman di kota ini, tentu aktivitas lainnya juga akan semakin nyaman,โ€ pungkasnya. (ef linangkung)

link slot

situs toto

link gacor

toto

situs gacor

link slot

slot gacor

situs gacor

link gacor

toto togel

link slot

toto togel

situs gacor

link gacor

toto togel

link gacor

toto togel

link gacor

link gacor

slot gacor

link slot

situs slot

toto togel

situs gacor

judi bola

situs toto

situs togel

link gacor

link slot

link slot

situs gacor

kotabet daftar

situs gacor

toto togel

situs toto

situs toto

situs toto

situs toto

kampungbet login

kampungbet login

kampungbet login

kampungbet login

kampungbet login

situs toto

situs bola

situs toto

kampungbet

situs toto

situs slot

slot gacor

situs toto

situs togel

hk pools

situs toto togel

situs togel

https://frankspizzapalace.com/menu

toto slot

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

anton-dmitriev-kBKOaghy8mU-unsplash

Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Secara Real Time, Ini Kanal Resmi yang Bisa Diakses Pelanggan

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian