
TUGUJOGJA — Pemerintah Kalurahan Girikarto bersama warga dan pelaku wisata mulai melakukan normalisasi serta pelebaran badan jalan menuju Pantai Gesing, Kapanewon Panggang.
Kegiatan swadaya yang menyasar jalur sepanjang sekitar lima kilometer itu dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir selatan Gunungkidul.
Sejak pagi, warga terlihat menyebar di sejumlah titik jalur wisata.
Mereka membawa peralatan kerja sederhana, memangkas semak di bahu jalan, membersihkan area yang mengganggu pandangan pengendara, hingga memperlebar badan jalan pada beberapa lokasi yang selama ini dikenal sempit saat kendaraan berpapasan.
Aktivitas gotong royong tersebut menjadi pemandangan yang cukup sibuk di sepanjang akses menuju Pantai Gesing.
Beberapa kendaraan bahkan harus melambat ketika melintas karena warga sedang melakukan penataan di sisi jalan.
Ruas Sempit Jadi Prioritas Pelebaran
Dalam kegiatan tersebut, pelebaran dilakukan pada sejumlah titik yang dianggap rawan dan sering menjadi keluhan pengguna jalan.
Lebar jalan ditambah sekitar satu hingga dua meter pada beberapa ruas yang selama bertahun-tahun memiliki ruang terbatas bagi kendaraan roda empat.
Kondisi itu kerap menimbulkan antrean singkat saat musim liburan atau akhir pekan ketika jumlah wisatawan meningkat.
Selain pelebaran, peserta kegiatan juga menata lingkungan di sepanjang jalur wisata agar terlihat lebih bersih dan tertata.
Upaya ini diharapkan memberikan kesan positif sejak wisatawan memasuki kawasan Girikarto hingga tiba di Pantai Gesing.
Lurah Girikarto, Sumardiyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi masyarakat dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penopang ekonomi warga.
“Ini merupakan bentuk kebersamaan antara pemerintah kalurahan, masyarakat, dan pelaku wisata dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata. Kami ingin wisatawan merasa lebih nyaman dan aman ketika berkunjung ke Pantai Gesing,” ujarnya.
Infrastruktur Jadi Kunci Pertumbuhan Wisata
Menurut Sumardiyono, kualitas akses jalan memiliki pengaruh besar terhadap tingkat kunjungan wisatawan. Semakin mudah destinasi dijangkau, semakin besar peluang aktivitas ekonomi masyarakat ikut tumbuh.
Di kawasan pesisir Girikarto, banyak warga menggantungkan penghasilan dari sektor wisata. Mulai dari usaha kuliner seafood, jasa parkir, penyewaan perahu, perdagangan hasil laut, hingga berbagai usaha mikro yang berkembang seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.
Karena itu, perbaikan akses jalan dinilai tidak hanya berdampak pada kenyamanan perjalanan, tetapi juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi lokal.
Warga Minta Dukungan Perbaikan Permanen
Meski normalisasi dan pelebaran jalan mulai dilakukan, pemerintah kalurahan menilai masih dibutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh.
Pasalnya, masih terdapat sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan berupa lubang dan permukaan bergelombang yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengendara.
Saat musim hujan, kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika arus kendaraan menuju kawasan wisata sedang padat.
Karena ruas tersebut berstatus jalan kabupaten, Sumardiyono berharap Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dapat memberikan dukungan melalui program peningkatan infrastruktur secara permanen.
Menurutnya, pembangunan jalan yang lebih baik akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat maupun wisatawan.
Pantai Gesing Terus Berkembang
Pantai Gesing dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu destinasi unggulan di wilayah Panggang.
Aktivitas nelayan tradisional, panorama pantai yang khas, serta deretan warung seafood menjadi daya tarik utama yang banyak dicari wisatawan.
Kesadaran akan potensi tersebut membuat masyarakat semakin aktif menjaga dan memperbaiki lingkungan sekitar kawasan wisata.
Warga berharap akses yang lebih lebar dan tertata dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman bagi wisatawan, sekaligus menjadi langkah awal menuju perbaikan infrastruktur yang lebih permanen di masa mendatang.