KAI Daop 6 Yogyakarta Imbau Penumpang Datang Lebih Awal saat JLFR, Kemacetan Diprediksi Lumpuhkan Akses Kota Jogja

Bagikan :
Stasiun Yogyakarta/Foto: KAI Daop 6

TUGUJOGJA– Malam akhir pekan di Kota Yogyakarta dipastikan kembali dipenuhi lautan pesepeda. Ribuan warga akan turun ke jalan mengikuti agenda rutin Jogja Last Friday Ride (JLFR) pada Jumat malam, 29 Mei 2026.

Di tengah semarak gowes malam tersebut, PT KAI Daop 6 Yogyakarta justru mengeluarkan peringatan penting bagi para penumpang kereta api, khususnya calon penumpang yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta.

KAI Daop 6 meminta masyarakat datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang mungkin terjadi di sejumlah titik pusat Kota Yogyakarta.

Kepadatan kendaraan akan mulai terjadi sejak petang hingga malam hari. Sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur lintasan JLFR diprediksi mengalami perlambatan bahkan penumpukan kendaraan.

Kawasan Stadion Kridosono, Tugu Yogyakarta, Malioboro, Titik Nol Kilometer, hingga area sekitarnya akan menjadi pusat konsentrasi massa dan pesepeda.

Jogja Last Friday Ride

Jogja Last Friday Ride sendiri merupakan agenda bersepeda santai malam hari yang rutin pada setiap Jumat terakhir setiap bulan. Kegiatan ini tidak hanya diikuti komunitas sepeda, tetapi juga masyarakat umum dari berbagai wilayah di DIY dan sekitarnya.

Baca juga  Libur Panjang Iduladha: 250 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Padati Daop 6, Yogyakarta Kembali jadi Magnet Perjalanan

Situasi tersebut menjadi perhatian serius KAI Daop 6 Yogyakarta. Sebab, akses menuju Stasiun Yogyakarta berpotensi terdampak kemacetan cukup panjang. Kondisi ini mungkin membuat calon penumpang terlambat tiba di stasiun dan akhirnya tertinggal kereta.

Sebagai langkah antisipasi, KAI Daop 6 Yogyakarta langsung bergerak cepat. Petugas melakukan pengiriman pesan singkat melalui SMS dan WA Blast kepada pelanggan sesuai manifest keberangkatan pada Jumat, 29 Mei 2026.

Dalam pesan tersebut, KAI mengimbau pelanggan memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun. Lalu, segera berangkat lebih awal demi menghindari hambatan lalu lintas.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menegaskan seluruh perjalanan kereta api tetap berjalan normal sesuai jadwal keberangkatan yang telah ditentukan.

“KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau seluruh pelanggan KA yang akan berangkat khususnya dari Stasiun Yogyakarta untuk memperkirakan waktu perjalanan menuju stasiun dan datang lebih awal agar tidak tertinggal kereta dan perjalanan tetap nyaman karena seluruh perjalanan kereta api akan berangkat tepat sesuai jadwal,” ujar Feni.

Langkah Antisipasi KAI

Menurut Feni, lonjakan aktivitas masyarakat di pusat Kota Yogyakarta pada malam JLFR menjadi faktor utama yang perlu diantisipasi pelanggan kereta api. Karena itu, pihaknya meminta calon penumpang tidak mengambil risiko dengan datang terlalu mepet jadwal keberangkatan.

Baca juga  Ribuan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 dari Yogyakarta Masih Tersedia, Ini Daftar KA yang Masih Memiliki Kursi

KAI, katanya, tetap mengedepankan ketepatan waktu perjalanan kereta api. Seluruh rangkaian perjalanan tetap beroperasi normal dan tidak mengalami perubahan jadwal akibat kegiatan masyarakat di luar operasional perkeretaapian.

Feni menambahkan, langkah antisipasi tersebut memastikan pelanggan tetap dapat menikmati perjalanan arus balik dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan berarti.

“Daop 6 mengharapkan masyarakat dan pelanggan KA dapat berpartisipasi menjaga kelancaran mobilitas dan tetap dapat melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan nyaman,” katanya.

Di sisi lain, suasana Kota Yogyakarta pada malam JLFR memang selalu menghadirkan daya tarik. Deretan pesepeda memenuhi jalan-jalan utama kota sambil menikmati atmosfer malam Jogja. Lampu-lampu kendaraan, suara bel sepeda, hingga kerumunan warga menciptakan denyut kehidupan khas kota budaya.

Di balik semarak itu, mobilitas kendaraan bermotor kerap tersendat. Tidak sedikit pengguna jalan yang harus memutar arah atau mencari jalur alternatif untuk menembus pusat kota.

Kondisi itulah yang kini menjadi perhatian KAI Daop 6 Yogyakarta. Stasiun Yogyakarta merupakan salah satu simpul transportasi tersibuk di wilayah DIY, terutama pada masa arus balik libur panjang dan akhir pekan.

Baca juga  Daop 6 Yogyakarta Capai Target On Time Performance 2025, Ketepatan Waktu Kereta Api Nyaris Sempurna

KAI pun mengingatkan pelanggan untuk memanfaatkan layanan informasi resmi. Masyarakat dapat memperoleh informasi terkait jadwal perjalanan kereta api melalui aplikasi Access by KAI, Contact Center 121, maupun media sosial resmi KAI121.

Dengan langkah antisipasi tersebut, KAI berharap perjalanan masyarakat tetap berjalan lancar di tengah tingginya aktivitas warga yang memadati pusat Kota Yogyakarta pada malam JLFR. (ef linangkung)

situs toto

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025