
TUGUJOGJA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Semin–Cawas, tepatnya di Dusun Jentir, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 10.20 WIB. Sebuah truk mengalami kendala mesin saat melintas di turunan jalan dan kemudian menabrak kendaraan dari arah berlawanan.
Akibat peristiwa tersebut, sopir Suzuki Carry yang terlibat dalam kecelakaan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat adalah Isuzu Light Truck bernomor polisi AD-9194-HF dan Suzuki Carry bernomor polisi B-1055-POO.
Truk dikemudikan oleh Wahyu Saptoaji (34), warga Jemawan, Jatinom, Klaten. Kendaraan tersebut melaju dari arah selatan atau Semin menuju utara ke arah Cawas saat kecelakaan terjadi.
Truk Alami Kendala Mesin di Turunan
Menurut keterangan polisi, kecelakaan bermula ketika truk melintas di kawasan Dusun Jentir yang memiliki kontur jalan menurun. Pada saat melaju di turunan tersebut, kendaraan mengalami kendala pada mesin.
Gangguan tersebut menyebabkan kendaraan tidak dapat dikendalikan dengan baik. Truk kemudian bergerak ke arah kanan hingga melewati marka jalan.
Kendaraan yang meluncur di jalur turunan tersebut akhirnya terguling di badan jalan.
Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju Suzuki Carry yang dikemudikan Samsu Deni Saputra (29), seorang karyawan pabrik roti asal Karanganyar, Silebu, Pancalang, Kabupaten Kuningan.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari.
Benturan Terjadi di Jalur Turunan
Benturan antara kedua kendaraan terjadi di jalur turunan yang relatif sempit. Bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat tabrakan tersebut.
Petugas bersama warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan kepada para korban setelah kecelakaan terjadi.
Namun pengemudi Suzuki Carry mengalami kondisi paling serius akibat benturan tersebut.
Sopir Carry Meninggal Dunia
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban Samsu Deni Saputra mengalami sejumlah luka berat di beberapa bagian tubuh.
Korban mengalami luka robek pada tangan kanan dan kiri, luka robek pada pipi kanan, luka robek pada kaki kiri, serta luka lecet pada bagian dada. Selain itu, korban juga mengalami pendarahan dari telinga kanan dan cedera kepala berat.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadar dan kemudian dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, penumpang Suzuki Carry bernama Misna (34), yang juga merupakan karyawan pabrik roti asal Sukamantri, Karangtengah, Cianjur, selamat dari kecelakaan tersebut.
Misna mengalami luka robek pada kepala serta luka lecet pada tangan dan kaki. Korban masih dalam kondisi sadar ketika petugas memberikan penanganan awal di lokasi.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Petugas Satlantas Polres Gunungkidul segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan kecelakaan.
Polisi juga mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan serta mengatur arus lalu lintas di lokasi yang sempat mengalami gangguan.
Ipda Nur Ikhwan menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi setelah truk mengalami kendala mesin saat melintas di jalur turunan.
“Truk berjalan dari arah Semin menuju Cawas. Sesampainya di lokasi, kendaraan mengalami kendala mesin sehingga berjalan tidak terkendali, melewati marka jalan ke kanan dan akhirnya terguling serta bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” ujarnya.
Jalur Semin–Cawas Dikenal Rawan
Ruas Jalan Semin–Cawas, khususnya di wilayah Sambeng Ngawen, dikenal memiliki kontur jalan yang menurun cukup tajam serta beberapa tikungan.
Kondisi tersebut sering menjadi perhatian aparat karena berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas apabila kendaraan mengalami gangguan teknis atau pengemudi tidak mengantisipasi kondisi jalan.
Polisi masih melakukan penanganan dan pendataan lebih lanjut terkait peristiwa kecelakaan tersebut.