Kembali Raih Opini WTP: 16 Kali Berturut-turut, Wali Kota Yogyakarta Ungkap Ini

Bagikan :
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menerima LHO LUPA Pemkot Yogyakarta tahun anggaran 2024 dari Kepala Perwakilan BPK DIY Agustin Suhartatik. (Foto: Pemkot Jogja)

TUGUJOGJA– Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Opini WTP ini menjadi yang ke-16 kali secara berturut-turut, menegaskan komitmen Pemkot Yogyakarta terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD tersebut diserahkan secara resmi oleh Kepala Perwakilan BPK DIY, Agustin Sugihartatik kepada Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dan Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Sinarbiyat Nujanat, pada Kamis (17/4/2025) di Kantor BPK Perwakilan DIY.

Sambutan Wali Kota

Dalam sambutannya, Hasto mengungkapkan rasa terima kasih kepada BPK yang telah melaksanakan pemeriksaan dan memberikan berbagai rekomendasi konstruktif.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian opini WTP bagi seluruh kabupaten/kota di DIY.

“Opini WTP tidak menjamin tidak ada fraud atau korupsi. Oleh karena itu, WTP saja tidak cukup. Harapan saya, dengan predikat WTP yang terbanyak di DIY ini, akan mencerminkan bahwa kita adalah pemerintahan yang benar-benar clear and clean,” ujarnya.

Baca juga  4.307 Anak Kunjungi Taman Edukasi Lalu Lintas Kota Yogyakarta Sepanjang 2025, Dishub Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini

Pemkot Yogyakarta juga tercatat telah menindaklanjuti 1.059 dari total 1.137 rekomendasi BPK sejak tahun 2005, atau sekitar 93,14 persen.

Hasto menegaskan komitmennya untuk mendorong tindak lanjut hingga 100 persen melalui pengawasan ketat bersama Inspektorat.

“Saya kawal langsung. Saya buat surat perintah ke masing-masing OPD, kita kasih tenggat waktu 60 hari. Targetnya, seluruh rekomendasi tertindaklanjuti,” tambahnya.

Rencana Pemkot

Hasto juga menyampaikan bahwa Pemkot telah menyusun Rencana Aksi Tindak Lanjut atas LHP LKPD 2024, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat sekaligus upaya penyempurnaan kinerja pemerintah.

Sementara itu, Agustin Sugihartatik menegaskan bahwa pemeriksaan LKPD berdasarkan standar pemeriksaan keuangan negara, dengan menguji bukti dan menerapkan empat kriteria utama.

Kriteria tersebut adalah kepatuhan terhadap peraturan, efektivitas pengendalian internal, penerapan standar akuntansi pemerintahan, serta pengungkapan informasi yang cukup.

“Kami mengapresiasi komitmen DPRD, kepala daerah, dan jajarannya dalam mendukung pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Namun, perlu diingat bahwa opini WTP bukan jaminan mutlak bebas dari kecurangan,” tegas Agustin.

Baca juga  Lahan Pertanian Terbatas dan Menyusut, Yogyakarta Bidik Konsep Agropolitan

Ia juga mengingatkan agar setiap pemerintah daerah menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK maksimal 60 hari setelah laporan disampaikan.

Dengan pencapaian ini, Pemkot Yogyakarta sekali lagi menunjukkan dedikasi tinggi terhadap tata kelola keuangan yang baik. Hal ini menjadi contoh positif bagi daerah lain di Indonesia. (Hari)

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

IMG_3413

UC Hotel UGM Tawarkan Ruang Meeting Jogja dan Paket Meeting Terjangkau di Lokasi Strategis

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai