
TUGUJOGJA – Aktivitas penebangan pohon karet di Dusun Kayugerit, Kalurahan Terbah, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul berakhir dengan kecelakaan kerja.
Seorang warga bernama Paimo (62) meninggal dunia setelah tertimpa batang pohon yang sedang ditebang pada Kamis (9/7/2026).
Peristiwa ini terjadi di area permukiman warga. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah yang diderita.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Patuk AKP Solechan melalui Kasi Humas Polsek Patuk Iptu Purwanto menjelaskan, insiden bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, Paimo meminta bantuan kepada saksi bernama Kemin untuk menebang pohon karet yang berada di pekarangan milik Kartini.
Kemin kemudian memotong batang pohon tersebut menggunakan gergaji kayu. Saat proses penebangan berlangsung, posisi Paimo berada di bawah area pohon dan terhalang oleh rumpun bambu yang lebat.
Kondisi tersebut membuat saksi kesulitan memantau posisi korban. Ketika batang pohon mulai retak dan akan roboh, saksi sebenarnya sudah berteriak memberi peringatan agar korban menjauh. Namun, diduga korban tidak mendengar teriakan tersebut.
“Saksi sebenarnya sudah memperingatkan korban dengan berteriak bahwa pohon akan patah. Namun diduga korban tidak mendengar sehingga tidak sempat menghindar,” ujar Iptu Purwanto.
Batang pohon yang roboh menimpa bagian kepala korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung datang memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban.
Paimo segera dibawa menuju RS Soeradji Tirtonegoro Klaten. Namun, akibat luka berat yang dialaminya, korban dinyatakan meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.
“Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,” jelas Iptu Purwanto.
Hasil Penyelidikan Polisi
Petugas kepolisian dari Polsek Patuk yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi memastikan bahwa peristiwa ini merupakan murni kecelakaan kerja. Petugas tidak menemukan adanya unsur tindak pidana dalam insiden tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas penebangan pohon.
Komunikasi yang jelas antara penebang dan orang di sekitarnya sangat penting. Area di sekitar pohon yang akan ditebang harus dipastikan steril dan berada di luar radius rebah pohon untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (Eln)