
TUGUJOGJA – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar meninggal dunia pada Sabtu, 8 November 2025.
Jenazah disalatkan di Masjid Asy Syarif, Serpong, Tangerang Selatan. Berikut profil dan perjalanan kariernya di dunia hukum.
Kabar duka datang dari dunia penegakan hukum Indonesia. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar meninggal dunia pada Sabtu, 8 November 2025 dalam usia 72 tahun.
Informasi wafatnya Antasari dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Boyamin Saiman, yang menyebutkan bahwa jenazah akan disalatkan di Masjid Asy Syarif, kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, setelah salat Asar.
Profil Singkat Antasari Azhar
Antasari Azhar dikenal sebagai tokoh penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia merupakan Ketua KPK ke-2, menggantikan Taufiqurahman Ruki pada 18 Desember 2007. Lahir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 18 Maret 1953, Antasari menghabiskan masa remajanya di Jakarta.
Ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya dan memulai kariernya di dunia hukum melalui jalur kejaksaan. Ketekunannya dalam menegakkan hukum menjadikannya salah satu figur penegak hukum yang disegani pada masanya.
Perjalanan Panjang di Dunia Hukum
Karier Antasari di dunia hukum dimulai pada awal 1980-an. Berikut beberapa posisi penting yang pernah ia emban sepanjang perjalanan profesionalnya:
- BPHN Departemen Kehakiman (1981โ1985)
- Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang (1989โ1992)
- Kasi Penyidikan Korupsi Kejaksaan Tinggi Lampung (1992โ1994)
- Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (1994โ1996)
- Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja (1997โ1999)
- Kasubdit Upaya Hukum Pidana Khusus Kejaksaan Agung (1999)
- Kasubdit Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Agung (1999โ2000)
- Kepala Bidang Hubungan Media Massa Kejaksaan Agung (2000)
- Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (2000โ2007)
Puncak kariernya terjadi ketika ia diangkat menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode 2007โ2009 di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Jejak Kepemimpinan di KPK
Selama menjabat sebagai Ketua KPK, Antasari dikenal berani dan tegas dalam menindak kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi negara. Di bawah kepemimpinannya, KPK menangani berbagai perkara besar seperti kasus suap alih fungsi hutan di Tanjung Api-api, kasus cek pelawat terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, serta dugaan korupsi di Departemen Agama.
Dedikasinya menjadikan KPK semakin dikenal luas oleh publik sebagai lembaga yang berperan penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air. Antasari juga kerap menekankan pentingnya integritas dan transparansi dalam setiap proses hukum.
Kasus yang Mengubah Hidup
Namun, masa kepemimpinannya tidak berlangsung lama. Pada tahun 2009, Antasari harus menghadapi kasus hukum yang mengguncang publik. Ia ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnain, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 18 tahun penjara, dan keputusan itu diperkuat oleh Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung, hingga Peninjauan Kembali (PK). Akibatnya, ia diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua KPK oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Meski telah divonis, Antasari bersikeras tidak terlibat dalam kasus tersebut. Setelah menjalani dua pertiga masa hukuman, pada tahun 2015 tim kuasa hukumnya mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo. Permohonan itu dikabulkan, dan Antasari akhirnya bebas bersyarat pada 10 November 2016, sebelum bebas murni pada tahun 2017.
Warisan dan Pengaruh
Terlepas dari kontroversi yang sempat menyelimuti kehidupannya, Antasari Azhar tetap dikenang sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap keadilan dan pemberantasan korupsi.
Banyak pihak menilai bahwa di bawah kepemimpinannya, KPK menorehkan capaian penting dalam upaya menegakkan supremasi hukum.
Kini, kepergian Antasari Azhar menjadi duka mendalam bagi rekan-rekan seprofesinya, keluarga, serta masyarakat yang mengikuti perjalanan kariernya. Doa dan penghormatan terakhir terus mengalir bagi mantan Ketua KPK yang dikenal tegas dan idealis itu.
***
Agen Togel Terpercaya Sangkarbet