
TUGUJOGJA – Kulon Progo benar-benar menggebrak arena Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025. Cabang olahraga (cabor) anggar tampil begitu perkasa dengan mendulang 11 medali emas dan 5 perak.
Prestasi ini tidak hanya memukau, tetapi juga membuktikan bahwa anggar Kulon Progo menjadi kekuatan baru yang sulit ditandingi di kancah olahraga DIY.
Arena pertandingan di Gunungkidul seolah berubah menjadi panggung supremasi atlet Kulon Progo.
Dari awal babak penyisihan hingga final, para pendekar anggar asal Kulon Progo memperlihatkan teknik, ketangkasan, dan semangat juang yang membara. Lawan-lawan dari kabupaten lain nyaris tak berkutik menghadapi kegigihan mereka.
Total raihan medali cabor anggar pada PORDA 2025 memperlihatkan jarak prestasi yang mencolok. Kulon Progo meraih 11 emas dan 5 perak, sementara Sleman hanya mengantongi 1 emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Kota Yogyakarta harus puas dengan 1 perak dan 5 perunggu, Gunungkidul membawa pulang 3 perunggu, dan Bantul meraih 2 perak serta 8 perunggu.
Dominasi Kulon Progo begitu mutlak. Dari 12 emas yang diperebutkan, hanya 1 emas yang lepas ke Sleman. Selebihnya, emas berpindah ke tangan atlet-atlet anggar Kulon Progo yang berjuang tanpa kenal lelah.
Kebanggaan dan Apresiasi untuk Atlet Anggar
Kebanggaan semakin membuncah ketika Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Drs. Nur Wahyudi, M.M., menyerahkan langsung piala kemenangan untuk cabor anggar Kulon Progo di Gunungkidul.
Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus apresiasi mendalam kepada para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah membawa nama harum daerah.
โSaya berterima kasih atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh para atlet anggar Kulon Progo. Kalian tidak hanya mengukir prestasi, tetapi juga mengharumkan nama Kulon Progo di panggung olahraga DIY,โ tegas Nur Wahyudi.
Raihan 11 emas dari cabor anggar langsung mendongkrak posisi Kulon Progo dalam perebutan juara umum PORDA XVII DIY 2025.
Medali-medali emas tersebut menjadi penopang utama yang memperkuat peluang Kulon Progo untuk bersaing di papan atas klasemen perolehan medali.
Wajah-wajah penuh senyum para atlet anggar terlihat jelas saat mereka mengangkat piala. Tangis haru bercampur sorak sorai suporter menambah dramatis suasana kemenangan.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan intensif, dan kekompakan tim mampu menghasilkan prestasi luar biasa.
Kemenangan besar di cabor anggar ini bukan sekadar catatan angka. Prestasi ini menandai momentum kebangkitan olahraga di Kulon Progo, memberikan teladan nyata bagi para atlet muda tentang bagaimana perjuangan dan disiplin mampu mengantarkan pada kemenangan tertinggi.
Dengan 11 emas di tangan, Kulon Progo seolah mengirim pesan tegas: mereka siap menjadi kekuatan utama olahraga DIY. PORDA XVII 2025 di Gunungkidul menjadi saksi lahirnya juara sejati dari bumi Binangun.