Menhub Perpanjang WFA setelah Lebaran, Apa Pertimbangannya?

Bagikan :
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, pada Rabu (12/3)/Dok. Tugujogja-Olive

TUGUJOGJA- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengusulkan adanya Work From Anywhere (WFA).

Tujuannya adalah mendistribusikan perjalanan para pemudik atau yang akan berlibur agar tidak menumpuk di tiga hari, yaitu 28-30 Maret 2025.

Pertimbangan WFA

“Dasar pertimbangan WFA kami adalah semula cuti bersama itu diperlakukan dari tanggal 28 Maret sampai tanggal 7 Juli 2025. Tanggal 28 Maret itu kita hanya memiliki waktu 3 hari. Kalau tidak ada halangan, Idulfitri akan jatuh pada tanggal 31,” kata Dudy, usai meninjau Back Office Smart Province, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (12/3/2025).

Terlebih, pihaknya telah memprediksi akan ada sekitar 146 juta penduduk Indonesia yang akan melakukan perjalanan selama libur Lebaran.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi salah satu wilayah yang akan menjadi tujuan banyak pemudik maupun pelancong.

“Itu terdiri dari yang melakukan Idulfitri, dan juga yang melakukan perjalanan berkaitan dengan liburan. Jadi, sekitar 20 persen untuk yang liburan dan sekitar 66 persen yang untuk Lebaran secara nasional,” ungkapnya.

Baca juga  Pemerintah Terapkan WFA bagi ASN Saat Libur Lebaran, Pemda DIY Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Kemudian, Duddy menjelaskan tanggal 29 Maret juga ada libur Nyepi. Jadi, perjalanan mudik ini tak hanya dilakukan umat Muslim.

Menhub Perpanjang WFA setelah Lebaran

“Umat Muslim dan Non Muslim juga melakukan perjalanan. Jadi, kami salah satu pertimbangannya Hari Raya Nyepi di Bali tanggal 29, ini jadi tantangan tersendiri. Makanya, kami mengusulkan ada WFA untuk biar kami bisa mendistribusikan perjalanan pemudik atau yang berlibur sehingga tidak menumpuk di tiga hari,” jelasnya.

Ia pun memprediksi, warga mulai berangkat mudik pada 21 Maret.

“Kami memprediksi bahwa akan mulai terjadi perjalanan itu pada hari Jumat tanggal 21 Maret 2025,” ujarnya.

Melihat prediksi peningkatan pemudik tersebut, untuk mengurai kemacetan selama momen Lebaran 2025, Dudy mengatakan WFA kemungkinan akan diperpanjang setelah lebaran.

“Setelah kami lihat ternyata antara perjalanan pulang lebaran dan juga balik itu punya jumlah yang cukup besar. Sekarang ini, kami masih berbicara dengan stakeholder terutama melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Bekasi (Kemenpan RB) untuk mengantisipasi arus baliknya memberlakukan WFA,” imbuhnya.

Baca juga  Pemda DIY Tak Berlakukan WFH bagi ASN Jelang Libur Lebaran 2025

“Ini sedang digodok. Sementara ini belum bisa diumumkan karena mereka sedang membutuhkan punya parameter sendiri dalam memberikan kebijakan WFA,” tandasnya.ย (Olive)

situs togel

link slot

link slot

link slot

slot resmi

toto togel

situs toto

situs gacor

situs toto

link slot

situs toto

situs togel

toto togel

situs togel

situs toto

situs slot

situs toto

situs toto

situs toto

situs togel

situs gacor

situs toto

situs toto

situs slot

situs toto

jacktoto

link slot

situs toto

situs toto

link slot

situs toto

link slot

situs toto

situs toto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs togel

jacktoto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs togel

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs toto

situs toto

jacktoto

situs togel

situs togel

jacktoto

jacktoto

jacktoto

link slot

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

link slot

jacktoto

link slot

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

Baca juga  Motor Sport Hancur Tabrak Pohon, Pengendara Misterius Kehilangan Nyawa Seketika di Bantul

jacktoto

situs gacor

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs toto

jacktoto

link slot

link slot

jacktoto

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan