Pemda DIY dan Kemenkumham Evaluasi Perda Pangan Demi Indonesia Emas 2045

Bagikan :
Pemda DIY dan Kanwil Kemenkumham DIY saat menggelar forum evaluasi Perda ketahanan pangan. (Dok. Kemenkumham DIY)

TUGUJOGJA – Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) DIY menggelar evaluasi mendalam terhadap sejumlah Peraturan Daerah (Perda) yang berkaitan dengan swasembada pangan.

Langkah ini mendukung visi Indonesia Emas 2045 serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan analisis regulasi ini sejalan dengan visi Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang dalam pidato pelantikannya menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai pilar utama pembangunan jangka panjang.

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkumham DIY, Soleh Joko Sutopo, menegaskan bahwa pihaknya memilih tema swasembada pangan karena relevansi strategisnya terhadap kondisi agraris di Yogyakarta.

“BPHN memberikan beberapa opsi tema evaluasi, tetapi kami memprioritaskan swasembada pangan karena ini isu fundamental. Ketahanan pangan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan selaras dengan komitmen pemerintah pusat,” ujar Soleh.

Fokus Evaluasi Perda dan Tantangan Ketahanan Pangan

Kanwil Kemenkumham DIY dan Pemprov DIY memfokuskan kajian pada lima Perda utama, yaitu:

  • Perda DIY No. 6/2021 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)
  • Perda DIY No. 4/2018 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan
  • Perda DIY No. 2/2014 tentang Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan
  • Perda Sleman No. 6/2020 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan
  • Perda Sleman No. 17/2020 tentang Pengawasan Keamanan Pangan
Baca juga  Upaya Pemkal Girikerto Sleman Wujudkan Ketahanan Pangan lewat Taman Semar Ndalil yang Terpadu dan Edukatif

Tim analisis mengevaluasi efektivitas Perda-perda tersebut dalam mendorong kemandirian pangan, menjaga keberlanjutan lahan pertanian, dan menjamin ketersediaan pangan berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Agung Rektono Seto, menyebutkan bahwa analisis dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek hukum, sosial, hingga ekonomi. Pihaknya tidak hanya mengkaji regulasinya, tetapi juga dampaknya di lapangan.

“Tantangan seperti alih fungsi lahan, daya saing produk lokal, dan distribusi pangan menjadi fokus perhatian,” jelas Agung.

Pemprov DIY telah memasukkan ketahanan pangan dalam sasaran strategis RPJMD 2022–2027 melalui Pergub DIY No. 21/2023. Fokus utamanya meliputi:

  • Peningkatan produksi pertanian
  • Sinergi tata ruang dengan sektor pangan
  • Penguatan cadangan pangan daerah

Namun, berbagai tantangan seperti fragmentasi lahan, minimnya insentif petani, dan perubahan iklim membutuhkan regulasi yang lebih adaptif.

Dari hasil kajian tersebut, sinergi Kemenkumham DIY dan Pemprov DIY menargetkan sejumlah rekomendasi kebijakan strategis, antara lain:

  • Revisi Perda yang tidak efektif
  • Penguatan implementasi aturan perlindungan lahan pertanian
  • Inovasi regulasi untuk mendukung petani dan UMKM pangan
  • Integrasi data pangan antarinstansi untuk mitigasi kerawanan pangan
Baca juga  Jangan Lewatkan: KAI Wisata Gelar Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Lawang Sewu Semarang

“Dengan kolaborasi ini, kami yakin DIY bisa menjadi percontohan nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi terhadap target besar Indonesia Emas 2045,” pungkas Soleh.

link gacor

situs slot

link togel

link slot

bandar togel

togel online

situs togel

bandar togel

slot online

link slot

situs toto

slot gacor

situs togel

link togel

toto togel

situs toto

slot mahjong

bandar togel

togel online

situs togel

situs slot

slot gacor hari ini

slot gacor

situs gacor

link gacor

situs slot

slot gacor

situs gacor

situs togel

link slot

slot gacor

slot resmi

situs toto

slot gacor hari ini

situs togel

link togel

togel online

slot online

togel 4d

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

anton-dmitriev-kBKOaghy8mU-unsplash

Cara Cek Info Pemadaman Listrik PLN Secara Real Time, Ini Kanal Resmi yang Bisa Diakses Pelanggan

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian