Pemuda Kasihan Dikeroyok Tetangga: Dituding Curi Motor, Polisi Tangkap 4 Pelaku

Bagikan :
Pelaku Pengeroyokan Pemuda Kasihan/Foto: ef linangkung

TUGUJOGJA — Pria muda asal Kasihan, Bantul, bernama Wahyu Adi Setiawan (24), meningg*l dunia setelah mengalami pengeroyokan brutal empat orang tetangganya sendiri.

Para pelaku nekat menganiaya korban hingga tak sadarkan diri karena menuduh Wahyu hendak mencuri motor milik salah satu dari mereka. Wahyu sempat mendapat perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Korban sempat dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, dalam kondisi tidak sadar pada Senin (19/5/2025). Namun tiga hari setelah perawatan intensif, nyawa Wahyu tak tertolong.

Terkuaknya Kasus Pemuda Kasihan Dikeroyok

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Achmad Mirza, menjelaskan bahwa kasus ini mulai terkuak setelah sang ayah menerima sebuah video dari seseorang.

Dalam rekaman itu terlihat jelas Wahyu tengah dikeroyok secara brutal oleh beberapa pria. Video tersebut memperlihatkan tubuh Wahyu yang tak berdaya dipukuli bertubi-tubi di sebuah lokasi terbuka.

“Pelapor awalnya hanya tahu anaknya masuk rumah sakit dalam kondisi koma. Setelah menerima video pengeroyokan itu, ia segera melaporkan kejadian ke Polres Bantul,” ujar Mirza kepada wartawan saat konferensi pers, Rabu (25/6/2025).

Baca juga  Cara Daftar CPNS 2026 di SSCASN BKN, Lengkap Syarat, Tahapan Seleksi, dan Solusi Kendala Pendaftaran

Polisi langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Tim Reskrim Polres Bantul melakukan penyelidikan intensif dan berhasil mengidentifikasi para pelaku dalam waktu singkat. Tanpa membuang waktu, polisi menggerebek rumah masing-masing pelaku dan mengamankan empat tersangka.

Penyelidikan polisi mengungkap bahwa keempat pelaku merupakan warga Kasihan yang tinggal tak jauh dari rumah korban. Mereka adalah AW (31) alias Bowo, NP (29) alias Sinug, AFS (20) alias Uzan, dan DAK (20) alias Sipee.

“Keempat pelaku kami amankan dari rumah masing-masing. Mereka masih satu lingkungan dengan korban,” jelas Mirza.

Motif kekerasan itu berakar dari dugaan pencurian motor. NP menuduh Wahyu hendak mencuri motornya. Tanpa menyerahkan kasus tersebut ke pihak berwajib, para pelaku malah bertindak brutal dengan main hakim sendiri.

Ajakan Minum jadi Perangkap Maut

Dengan skenario kejam, para pelaku mengajak Wahyu ke area sekitar makam Sutopadan. Di tempat sepi itu, mereka mengajak Wahyu berpesta minuman keras. Saat suasana mulai larut, salah satu pelaku mulai menanyakan soal tuduhan pencurian.

Baca juga  Geger Ojek Online Cabul di Paseban Bantul: Perlihatkan Kelamin ke Dua Wanita, Pelaku Diringkus Warga

“AW sempat bertanya langsung kepada Wahyu, apakah benar dia berniat mencuri motor NP. Saat itu Wahyu mengakui,” tutur Kasat Reskrim.

Pengakuan itu justru menjadi pemicu kekerasan mematikan. Keempat pelaku memukuli dan menendang Wahyu secara membabi buta hingga tubuhnya tak berdaya. Dalam keadaan sekarat, para pelaku akhirnya membawa Wahyu ke rumah sakit.

Sayangnya, upaya penyelamatan nyawa Wahyu berakhir sia-sia. Tiga hari kemudian, Wahyu meninggal dunia akibat luka-luka serius.

“Korban tidak mampu bertahan. Tiga hari setelah kejadian, korban meninggal dunia di rumah sakit,” ungkap Mirza.

Polisi langsung menetapkan keempat pelaku sebagai tersangka. Mereka terjerat Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan kematian.

“Ancaman hukuman maksimal untuk pasal ini adalah 12 tahun penjara,” tegasnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menyerahkan setiap dugaan kejahatan kepada aparat penegak hukum.

“Jangan pernah mengambil hukum di tangan sendiri. Hukum ada untuk menegakkan keadilan secara beradab,” pungkas AKP Mirza. (ef linangkung)

toto togel

situs togel

togel online

Baca juga  Anaknya Dikeroyok dan Dipukul Botol Kaca, Seorang Ibu di Bantul Lapor Polisi

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

situs toto

toto slot

toto online

situs slot

situs toto

slot gacor

kawijitu

kawijitu

kawijitu

slot gacor

rtp slot

situs toto

Berita Terbaru

bisma-mahendra-W9EJYyCZ5HI-unsplash (2)
Link Resmi War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar, dan Tata Tertibnya
didier-provost-hjATSdtr6fM-unsplash
5 Rekomendasi Penginapan Pinggir Pantai Gunungkidul dengan View Laut yang Memanjakan Mata
images (15)
Rute Trans Jogja Terbaru 2026 Lengkap Semua Jalur, Tarif, Cara Bayar, dan Area Layanannya
WhatsApp Image 2026-08-05 at 11.32
Dipepet dan Diancam Sajam, Warga Pakem Jadi Korban Begal di Candibinangun saat Berangkat Kerja sebelum Subuh
raperda hpr
Terungkap 126 Anjing Dibunuh per Hari, DIY Resmi Larang Perdagangan Hewan Penular Rabies untuk Pangan

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

Sejarah Monumen Kecelakaan Kulon Progo

Bukan Pajangan Biasa, Ini Kisah Pilu di Balik Monumen Kecelakaan Kulon Progo

Sapi-sapi keluar dari Pasar Hewan Siyonoharjo.

Antraks Menghantui, Pasar Hewan di Gunungkidul Justru Makin Ramai