
TUGUJOGJA – Simak bocoran materi TKA SD SMP 2026 terbaru dari BSKAP Kemendikdasmen. Cek kisi-kisi Matematika dan Bahasa Indonesia, level kognitif soal, tips belajar, serta jadwal lengkap pelaksanaan TKA 2026.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali membagikan informasi terbaru mengenai materi yang akan diujikan dalam Tes Kemampuan Akademik 2026.
Ujian ini diperuntukkan bagi siswa jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah serta Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah yang akan segera menyelesaikan tahun ajaran.
Setelah masa libur Lebaran berakhir, siswa kelas akhir akan menghadapi rangkaian TKA yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Untuk jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah, pelaksanaan utama akan digelar pada 20-30 April 2026.
Materi yang diujikan tidak hanya mengukur hafalan, tetapi juga pemahaman konsep serta kemampuan berpikir logis dan analitis. Oleh karena itu, memahami kisi-kisi menjadi langkah awal yang penting bagi siswa dan orang tua dalam menyusun strategi belajar.
Struktur dan Level Kognitif Soal TKA
Dalam pelaksanaannya, soal TKA dirancang ke dalam tiga level kognitif. Ketiga level tersebut meliputi pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, serta penalaran. Artinya, siswa tidak hanya dituntut mengenali konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dan menarik kesimpulan secara logis.
Pendekatan ini diterapkan untuk mengukur kemampuan akademik dasar yang menjadi fondasi pembelajaran di jenjang berikutnya.
Materi Matematika TKA SD atau Madrasah Ibtidaiyah
Matematika menjadi salah satu mata pelajaran utama yang akan diujikan. Fokus penilaian berada pada kemampuan menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi BSKAP pada Senin, 23 Februari 2026, terdapat tiga elemen utama dalam materi Matematika TKA jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah, yaitu bilangan, geometri dan pengukuran, serta data.
Elemen bilangan mencakup pecahan, baik senilai, desimal, maupun persen. Selain itu, siswa juga perlu menguasai operasi hitung bilangan cacah dan pecahan, serta konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil dan Faktor Persekutuan Terbesar.
Pada elemen geometri dan pengukuran, materi meliputi bangun datar, bangun ruang, satuan baku seperti panjang, berat, waktu, dan volume, sudut, hingga kecepatan.
Sementara pada elemen data, siswa akan diuji dalam membaca serta menyajikan informasi melalui tabel, piktogram, dan diagram batang.
Kompetensi yang Diukur dalam Matematika
TKA Matematika tidak hanya menilai kemampuan berhitung. Ujian ini juga mengukur sejumlah kompetensi penting, antara lain:
Kemampuan memahami konsep dan prinsip dasar matematika.
Kemampuan merepresentasikan informasi dalam bentuk gambar, simbol, atau grafik.
Kemampuan bernalar secara logis dalam menyelesaikan soal.
Kemampuan memecahkan masalah kontekstual.
Kemampuan menghubungkan konsep matematika dengan situasi nyata.
Dengan demikian, siswa perlu memahami konsep secara menyeluruh, bukan sekadar menghafal rumus.
Materi Bahasa Indonesia dan Fokus Keterampilan Membaca
Selain Matematika, Bahasa Indonesia menjadi mata pelajaran penting dalam TKA. Fokus utamanya adalah keterampilan membaca.
Dalam ujian ini, siswa akan dihadapkan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi. Teks informasi biasanya berisi fakta sederhana tentang lingkungan, pendidikan, atau kehidupan sehari-hari. Sementara teks fiksi dapat berupa cerita pendek, biografi sederhana, atau kisah rekaan.
Kemampuan yang diukur meliputi mengidentifikasi informasi dalam teks, memahami isi bacaan, menarik kesimpulan, menilai isi teks, serta memahami pesan yang disampaikan penulis.
Karakteristik teks yang digunakan relatif sederhana, dengan panjang sekitar 150 sampai 200 kata. Pilihan kata konkret, kalimat pendek, serta struktur yang mudah dipahami menjadi ciri utama soal Bahasa Indonesia di jenjang Sekolah Dasar.
Tips Belajar Menghadapi TKA 2026
BSKAP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga memberikan sejumlah arahan agar siswa lebih siap menghadapi ujian.
Pertama, fokus pada topik kunci. Untuk pecahan, siswa disarankan memahami keterkaitan antara pecahan biasa, desimal, dan persen. Pada pengukuran, penting menghafal hubungan antar satuan seperti kilometer ke milimeter, liter ke mililiter, serta satuan waktu. Untuk bangun ruang, pahami konstruksi kubus dan balok serta cara menghitung volumenya. Kemampuan visualisasi spasial juga perlu dilatih, termasuk melihat objek dari berbagai sudut pandang. Dalam analisis data, siswa diminta tidak hanya membaca angka, tetapi memahami maknanya.
Kedua, lakukan simulasi TKA secara rutin. Simulasi resmi dapat diakses melalui laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka dengan memilih jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah, mata pelajaran wajib, lalu Matematika Sekolah Dasar Sederajat. Peserta akan mengerjakan 30 soal dalam waktu 75 menit. Setelah selesai, sistem akan menampilkan hasil evaluasi jawaban benar dan salah.
Jadwal Lengkap TKA SD atau Madrasah Ibtidaiyah 2026
Berikut tahapan resmi pelaksanaan TKA 2026 jenjang Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah:
Pendaftaran: 19 Januari-28 Februari 2026
Simulasi: 2-8 Maret 2026
Gladi bersih: 9-17 Maret 2026
Pelaksanaan utama: 20-30 April 2026
Pelaksanaan susulan: 11-19 Mei 2026
Pengolahan hasil: 20-24 Mei 2026
Pengumuman hasil: 26 Mei 2026
Dengan memahami kisi-kisi, materi inti, serta jadwal yang telah ditetapkan, siswa diharapkan dapat mempersiapkan diri secara lebih terarah dan percaya diri saat menghadapi Tes Kemampuan Akademik 2026.***