Mengapa Berbagi Ilmu Adalah Kewajiban Bagi yang Makrifat? Simak Penjelasan M. Nur Kholis Setiawan

Bagikan :
Dalam ulasan terbaru mengenai Kitab Al-Hikam karya Ibnu Atha’illah as-Sakandari, M. Nur Kholis Setiawan menegaskan bahwa pencapaian spiritual tertinggi atau makrifat justru membawa tanggung jawab sosial yang besar. (Youtube/ Prof. Dr. M. Nur Kholis Setiawan Channel)

TUGU JOGJA – Kajian mendalam mengenai tasawuf sering kali dianggap sebagai perjalanan personal yang eksklusif. Namun, dalam ulasan terbaru mengenai Kitab Al-Hikam karya Ibnu Atha’illah as-Sakandari, M. Nur Kholis Setiawan menegaskan bahwa pencapaian spiritual tertinggi atau makrifat justru membawa tanggung jawab sosial yang besar.

Berdasarkan Hikmah ke-30, terdapat penekanan bahwa mereka yang telah “sampai” kepada Allah memiliki kewajiban untuk membagikan anugerah pengetahuan tersebut kepada sesama.

Memahami Konsep Al-Wasilun dan Kewajiban Berbagi

Dalam perspektif Kitab Al-Hikam, M. Nur Kholis Setiawan menjelaskan adanya kategorisasi antara Al-Wasilun (mereka yang sudah sampai pada derajat makrifat) dan As-Sairun atau As-Salik (mereka yang masih dalam perjalanan),. Bagi kelompok Al-Wasilun, keluarnya mereka dari “penjara” pandangan selain Allah menuju puncak tauhid menuntut sebuah kepekaan sosial.

M. Nur Kholis Setiawan menekankan bahwa ketika seseorang telah dianugerahi kejernihan mata batin (bashirah), maka anugerah tersebut tidak boleh dinikmati sendiri.

“Orang-orang ini (Al-Wasilun) memiliki kewajiban untuk peka untuk kemudian memiliki kepedulian kepada orang lain. Jadi diminta untuk menafkahkan mensedekahkan pengetahuannya kepada orang-orang lain,โ€ ujarnya.

Kewajiban ini didasarkan pada ayat Al-Qur’an, liyunfiq dhu sa’atin min sa’atih, yang memerintahkan setiap orang untuk menafkahkan apa yang dikaruniakan kepadanya. Dalam konteks ini, “harta” yang dimaksud bukan sekadar materi bendawi, melainkan ilmu pengetahuan dan anugerah makrifat.

Baca juga  Waspada 'Ngelulu' Ilahi: M. Nur Kholis Setiawan Jelaskan Mengapa Istidraj Adalah Alarm Bagi yang Jauh dari Tuhan

Sufistik Tidak Egois: Kepedulian Terhadap Sesama

Salah satu poin penting yang disampaikan M. Nur Kholis Setiawan adalah bantahan terhadap pandangan bahwa dunia sufistik bersifat individualis. Sebaliknya, kematangan spiritual diukur dari sejauh mana seseorang mampu memberikan kontribusi bagi orang lain.

“Dunia sufistik itu tidak egois, tidak hanya mementingkan dirinya sendiri tapi justru memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar M. Nur Kholis Setiawan.

Bagi para guru spiritual atau Mursyid yang telah mencapai maqam Al-Arif Billah, membagikan ilmu adalah bentuk bimbingan agar para murid juga dapat merasakan kedekatan dengan Sang Pencipta,. Proses “menularkan” pengalaman spiritual ini menjadi sangat penting agar transformasi batin tidak berhenti pada satu individu saja.

Ilmu untuk Kemanusiaan dan Peradaban

Lebih lanjut, M. Nur Kholis Setiawan menjelaskan bahwa setiap profesi, baik itu ASN, pengusaha, maupun petani, memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi Al-Wasil atau orang yang dekat dengan Allah,. Kuncinya terletak pada bagaimana setiap individu menjadikan profesinya sebagai piranti untuk beribadah dan berkontribusi bagi kemanusiaan.

“Bagi yang dianugerahi ilmu pengetahuan maka ibadah yang bisa dilakukan dengan optimal adalah bagaimana mentasarufkan pengetahuan menjadi ilmu tidak hanya untuk ilmu tapi juga untuk kemanusiaan. Science is not only for science, but also for humanism,โ€ tutur M. Nur Kholis Setiawan.

Baca juga  Kumpulan Ide Tema Kegiatan Nuzulul Quran 2026 yang Inspiratif, Cocok untuk Sekolah hingga Remaja Masjid

Perbedaan Peran Al-Wasilun dan As-Sairun

Meskipun semua pihak didorong untuk berupaya, M. Nur Kholis Setiawan mengingatkan bahwa terdapat perbedaan kapasitas antara mereka yang sudah sampai (Al-Wasilun) dengan yang masih berproses (As-Sairun). Kelompok yang masih berproses sering kali menghadapi keterbatasan, baik dari segi pemahaman maupun rezeki,. Namun, keterbatasan tersebut justru harus dijadikan modal dan pemicu untuk terus mendekatkan diri kepada Allah melalui evaluasi diri atau muhasabah secara rutin.

Dengan demikian, ajaran dalam Hikmah 30 ini memberikan wawasan bahwa ilmu makrifat bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas kepada umat manusia melalui sedekah ilmu. M. Nur Kholis Setiawan mengajak semua pendengar untuk terus melakukan introspeksi agar kualitas diri meningkat dari hari ke hari demi mencapai kedekatan dengan-Nya.

slot gacor

situs toto

situs togel online

situs togel

sydney night

bento4d

situs slot

toto slot

situs togel

togel resmi

situs gacor

toto togel

thepubtheatre

toto togel

slot gacor

togel

toto togel

toto togel

pafiboalemokab.org

toto togel

togel online

slot thailand

toto slot

toto slot

slot gacor

toto

situs slot gacor

toto togel

situs toto

toto slot

situs slot gacor

situs togel

toto togel

Baca juga  Dzikir Agar Hajat Terkabul: Bacaan, Dalil, dan Waktu Mustajab Mengamalkannya

slot online

situs toto

slot gacor

slot gacor

link gacor

slot resmi

slot gacor

slot gacor

situs toto

toto

link gacor

toto

situs togel

toto togel

situs toto

situs toto

link bento4d

link slot

situs toto

situs slot gacor

situs togel

situs togel

situs slot

slot resmi

slot online

situs gacor

situs slot

rtp slot

slot resmi

link slot

toto togel

slot gacor

situs slot gacor

slot online

toto slot

toto slot

slot gacor

toto togel

slot gacor hari ini

link slot

link gacor

toto slot

slot online

situs toto

toto slot

slot online

situs slot gacor

toto macau

situs togel

bento4d

toto

situs toto

situs toto

login bento4d

situs togel

slot resmi

toto

link gacor

situs gacor

slot gacor

situs slot

situs slot gacor

slot gacor

situs toto

situs slot gacor

toto slot

toto

situs toto

toto togel

link gacor

toto slot

situs toto

toto slot

bento4d

toto togel

slot thailand

toto togel

bento4d

situs toto

situs togel

togel online

situs slot gacor

link slot

toto togel

situs toto

toto slot

situs togel

situs toto

slot gacor

bento4d

situs toto

situs gacor

toto slot

situs toto

slot gacor

situs slot

Berita Terbaru

kulinarea-1
Kulinarea 2026 Hadir di GIK UGM, Festival Kuliner yang Satukan Pelaku Industri hingga Pecinta Kuliner
images (14)
Panduan Rute ke KVille Kaliurang dari Pusat Kota Yogyakarta, Lewat Mana yang Paling Mudah?
fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13โ€“19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus

Bisnis Truk Tangki Air Gunungkidul

Krisis Air Bersih Meluas, Pengusaha Truk Tangki Gunungkidul Panen Permintaan

Fenomena Kekeringan Gunungkidul

Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir