
TUGUJOGJA – Pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2025 resmi dibuka sejak tanggal 29 Juni hingga 18 Juli 2025.
Proses seleksi ini diselenggarakan secara nasional dan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat resmi bernomor 021/RILIS/BKN/VI/2025.
Adapun proses pendaftaran bisa dilakukan secara daring melalui situs resmi https://dikdin.bkn.go.id.
Sementara itu, kini banyak calon peserta yang telah menyiapkan diri jauh-jauh hari, mulai dari dokumen hingga persyaratan teknis lainnya.
Salah satu persyaratan yang kerap menimbulkan pertanyaan adalah soal tinggi badan.
Pasalnya, beberapa Sekolah Kedinasan mewajibkan tinggi badan minimum sebagai syarat utama, terutama yang berkaitan dengan instansi militer, keamanan, atau pelayanan publik.
Namun, apakah ada Sekolah Kedinasan tanpa syarat tinggi badan? Jawabannya adalah ada.
Dan berikut ini daftar serta syarat lengkapnya.
Daftar Sekolah Kedinasan yang Tidak Mewajibkan Tinggi Badan
1. Politeknik Statistika STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)
Politeknik Statistika STIS adalah institusi pendidikan tinggi kedinasan yang berada di bawah Badan Pusat Statistik (BPS).
Sekolah ini membuka kesempatan luas bagi peserta yang ingin terjun ke dunia statistik dan analisis data, tanpa membatasi tinggi badan dalam proses seleksi.
Berdasarkan laman resminya, berikut ini adalah persyaratan umum pendaftaran STIS:
- Sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), dan bebas narkoba;
- Tidak buta warna (baik total maupun parsial). Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri;
- Lulusan atau siswa kelas 12 SMA/MA/SMK/MAK semua jurusan;
- Nilai Matematika (Kelompok A/Umum) dan Bahasa Inggris minimal 80,00 (skala 1 s.d. 100) pada Ijazah atau nilai rapor semester ganjil kelas 12;
- Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 September 2025;
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan sampai dengan pengangkatan PNS;
- Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
- Tidak pernah menjadi mahasiswa Politeknik Statistika STIS;
- Bersedia mematuhi peraturan yang berlaku dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi;
- Setelah lulus pendidikan, bersedia ditempatkan sesuai pilihan wilayah penempatan pada saat pendaftaran dan tidak mengajukan pindah wilayah penempatan dengan alasan apapun sekurang-kurangnya 7 (tujuh) tahun sejak diangkat sebagai PNS, kecuali terdapat kebutuhan organisasi.
2. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)
Selanjutnya, PKN STAN yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan juga menjadi salah satu Sekolah Kedinasan yang tidak mencantumkan syarat tinggi badan dalam persyaratan pendaftaran tahun sebelumnya.
Berikut sejumlah persyaratan umumnya:
- Lulusan dua sampai tiga tahun terakhir
- Peserta yang mengambil jalur reguler dan afirmasi kewilayahan diwajibkan memiliki nilai rata-rata 70,00 dengan skala 100,00. Sedangkan untuk jalur pembibitan, peserta wajib memiliki nilai 75,00.
- Peserta memiliki usia maksimal 21 tahun dan minimal 14 tahun pada 1 September tahun berjalan.
- Khusus peserta yang mengambil jalur pembibitan tidak diberikan syarat nilai UTBK-SNBT.
- Memiliki jasmani dan rohani yang sehat serta bebas dari ketergantungan narkoba.
- Peserta laki-laki tidak bertato atau bekas tato dan tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali ketentuan agama atau adat.
- Peserta perempuan tidak bertato atau bekas tato dan tidak bertindik atau bekas ditindik anggota badan lainnya, selain telinga dan tidak ditindik di telinga lebih dari satu pasang.
- Peserta belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
- Peserta tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman SPMB PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.
Ada Sekolah Kedinasan Tanpa Syarat Tinggi Badan
Jadi kesimpulannya, ada dua Sekolah Kedinasan tanpa syarat tinggi badan yaitu Politeknik Statistika STIS dan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.
Namun, penting halnya bagi para calon peserta untuk memperhatikan persyaratan lain pada masing-masing sekolah tersebut.
Yang jelas, para pelamar harus segera mendaftar sebelum batas waktu yang ditentukan berakhir.***