Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap dengan Niat, Bacaan, dan Panduan Sesuai Sunnah

Bagikan :
Ilustrasi Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap dengan Niat, Bacaan, dan Panduan Sesuai Sunnah/Unsplash

TUGUJOGJA – Simak panduan lengkap shalat Idul Fitri mulai dari niat, tata cara, jumlah takbir, hingga adab khutbah sesuai sunnah dan mazhab Syafi’i.

Shalat Idul Fitri menjadi salah satu ibadah penting yang sangat dianjurkan bagi umat Islam saat merayakan hari kemenangan. Ibadah sunnah muakkadah ini dilaksanakan sebanyak dua rakaat, umumnya secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, lalu dilanjutkan dengan khutbah sebagai pelengkap.

Meski lebih utama dilakukan secara berjamaah, shalat Id tetap sah jika dikerjakan sendiri di rumah. Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang terlambat mengikuti jamaah atau memiliki halangan tertentu. Dalam kondisi tersebut, melaksanakan shalat Id secara mandiri tetap lebih baik dibandingkan meninggalkannya.

Panduan pelaksanaan shalat Idul Fitri ini merujuk pada penjelasan ulama dalam kitab Fashalatan karya Syekh KHR Asnawi serta kitab al-Fiqh al-Manhajî ‘ala Madzhabil Imâm asy-Syâfi‘î, sehingga sesuai dengan praktik mazhab Syafi’i yang umum dianut di Indonesia.

Niat Shalat Idul Fitri

Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah. Dalam shalat Idul Fitri, niat cukup dihadirkan dalam hati, sementara melafalkannya hanya bersifat sunnah untuk membantu kekhusyukan.

Berikut lafaz niat shalat Idul Fitri:

Sebagai makmum:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak‘ataini ma’mûman lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

Baca juga  Sudah Shalat Idul Fitri Apakah Masih Harus Shalat Jumat? Ternyata Ini Hukumnya

Sebagai imam:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak‘ataini imâman lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.

Perlu diketahui, shalat Id tidak diawali dengan azan maupun iqamah. Sebagai gantinya, biasanya dikumandangkan seruan “ash-shalâtu jâmi‘ah” sebagai tanda dimulainya ibadah.

Tata Cara Shalat Idul Fitri Rakaat Pertama

Pelaksanaan shalat Id memiliki perbedaan dengan shalat pada umumnya, terutama pada jumlah takbir tambahan.

Setelah takbiratul ihram dan membaca doa iftitah, jamaah dianjurkan membaca takbir tambahan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama.

Di sela-sela takbir tersebut, dianjurkan membaca tasbih dan tahmid, seperti:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Atau:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Setelah selesai takbir, dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah, kemudian disunnahkan membaca Surah Al-A’la. Selanjutnya, gerakan shalat dilanjutkan seperti biasa hingga berdiri untuk rakaat kedua.

Tata Cara Shalat Idul Fitri Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua, terdapat takbir tambahan sebanyak lima kali yang dilakukan setelah berdiri.

Baca juga  Cara Cek Desil KIP Kuliah 2026 Terbaru, Apakah Desil 6 Masih Bisa Daftar?

Setiap takbir disertai dengan mengangkat tangan, dan di sela-selanya dianjurkan membaca bacaan tasbih seperti pada rakaat pertama.

Setelah takbir selesai, dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah, kemudian dianjurkan membaca Surah Al-Ghâsyiyah. Setelah itu, shalat dilanjutkan hingga salam seperti biasa.

Sebagai catatan, takbir tambahan pada kedua rakaat tersebut hukumnya sunnah. Artinya, jika terlupa, shalat tetap sah dan tidak perlu diulang.

Khutbah Idul Fitri dan Adab Mendengarkannya

Setelah shalat selesai, jamaah dianjurkan tetap berada di tempat untuk menyimak khutbah. Khutbah menjadi bagian penting dalam rangkaian shalat Id berjamaah.

Khutbah Idul Fitri umumnya disampaikan dalam dua bagian dan dipisahkan dengan duduk sejenak. Dalam praktiknya, khatib biasanya memulai khutbah pertama dengan sembilan kali takbir, sedangkan khutbah kedua diawali dengan tujuh kali takbir.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits:

“السنة أن يخطب الإمام في العيدين خطبتين يفصل بينهما بجلوس”

“Sunnah seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha), dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk.” (HR Asy-Syafi’i)

Mendengarkan khutbah dengan penuh perhatian merupakan bagian dari adab yang dianjurkan dalam pelaksanaan shalat Id.

Shalat Idul Fitri bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga menjadi momentum spiritual untuk menyempurnakan ibadah setelah menjalani bulan Ramadan. Dengan memahami niat, tata cara, serta bacaan yang benar, ibadah ini dapat dilakukan secara sah, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Baca juga  SKTP Februari 2026 Resmi Terbit, Ini Jadwal dan Mekanisme Pencairan Tunjangan Profesi Guru

Selain itu, kehadiran khutbah setelah shalat menjadi sarana refleksi sekaligus penguat nilai-nilai kebersamaan dan saling memaafkan di hari kemenangan.***

situs togel

link slot

link slot

slot resmi

toto togel

situs toto

situs gacor

situs toto

link slot

situs toto

situs togel

toto togel

situs togel

situs toto

situs slot

situs toto

situs toto

situs toto

situs togel

situs gacor

situs toto

situs toto

situs slot

situs toto

jacktoto

link slot

situs toto

situs toto

link slot

situs toto

link slot

situs toto

situs toto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs togel

jacktoto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs toto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs togel

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs toto

situs toto

jacktoto

situs togel

situs togel

jacktoto

jacktoto

jacktoto

link slot

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

link slot

jacktoto

link slot

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs gacor

jacktoto

jacktoto

jacktoto

jacktoto

situs toto

jacktoto

link slot

link slot

jacktoto

Berita Terbaru

Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir
tol jogja bawen
Update Tol Yogyakarta-Bawen Terkini: Seksi Ambarawa-Bawen Rampung Konstruksi, Ruas Jogja-Banyurejo Capai 97 Persen
kebakaran lahan kota jogja
Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah
pexels-defrinomaasy-31679224 (2)
Cara Cek PIP 2026 yang Belum Cair Lewat HP, Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus