
TUGUJOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sepanjang semester satu tahun 2025, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogya berhasil mencatat 77.908 pengunjung. Mereka mengakses berbagai layanan dari 31 lembaga yang tergabung di dalamnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogya, Budi Santoso, mengungkapkan pihaknya selalu berupaya mempertegas standar pelayanan publik dari MPP. Ia menegaskan pelayanan perizinan maupun nonperizinan harus mampu menjawab ekspektasi masyarakat.
“Kami memastikan layanan publik berjalan sesuai standar. Masyarakat berhak mendapatkan kepastian atas layanan yang mereka butuhkan,” tegasnya di MPP Kota Yogya, Rabu (9/7/2025).
Layanan Mal Pelayanan Publik Yogyakarta
Budi menjelaskan MPP Kota Yogya saat ini menghadirkan 130 jenis layanan yang mencakup perizinan dan nonperizinan, termasuk layanan MPP digital. Seluruh layanan itu melibatkan 31 lembaga, baik dari unsur pemerintah maupun swasta.
Ia menyebutkan monitoring dan evaluasi pelayanan publik mencakup berbagai aspek yang berkaitan langsung dengan masyarakat, mulai dari persyaratan, mekanisme dan prosedur, jangka waktu layanan, biaya, produk layanan, hingga penanganan pengaduan dan saran.
“Kami ingin setiap aspek pelayanan jelas dan mudah dipahami masyarakat. Kami tidak ingin ada keraguan ketika warga mengakses layanan MPP,” tandasnya.
Budi juga menyebut pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Yogya menjadi layanan yang paling banyak diakses pengunjung. Menurutnya, kebutuhan masyarakat akan dokumen kependudukan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan mobilitas warga yang tinggi.
Pihaknya pun menambahkan inovasi layanan baru demi meningkatkan kepuasan masyarakat. Inovasi itu meliputi layanan Klinik Perizinan dan Investasi (Kliper Invest), Rakon Takon dan Kopi Jos pada ruang ICU Perizinan dan Investasi.
Selain itu, MPP Kota Yogya juga menghadirkan layanan penjemputan ke MPP dan layanan home care untuk masyarakat difabel dan lansia.
Kualitas Pelayanan
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogya, Kadri Renggono, menegaskan Pemkot Yogya terus mendorong seluruh instansi dan lembaga yang membuka layanan di MPP agar meningkatkan kualitas pelayanannya.
Ia menilai MPP merupakan implementasi nyata upaya Pemkot Yogya dalam memberikan kemudahan akses pelayanan publik bagi masyarakat.
“Pemkot Yogya berkomitmen untuk terus memperbaiki maupun menambah layanan dan inovasi agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan cepat, tepat, dan akurat di MPP Kota Yogya,” ungkapnya.
Kadri menilai keberadaan MPP menjadi bukti kuat bahwa Pemkot Yogya menempatkan pelayanan publik sebagai kewajiban utama pemerintah daerah. Ia menyadari masyarakat kini membutuhkan layanan praktis, cepat, dan aman di tengah kesibukan sehari-hari.
“Kami akan terus meningkatkan pelayanan karena masyarakat ingin segalanya serba praktis, cepat, dan aman,” tegas Kadri.
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Kota Yogya, Ipung Purwandari, menilai MPP Kota Yogyakarta sudah menunjukkan pelayanan yang baik dengan berbagai inovasi. Namun, ia tetap mengingatkan agar petugas MPP selalu responsif dan proaktif dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
“Saya mendukung penuh keberadaan MPP Kota Yogya. Inovasi yang mereka hadirkan luar biasa. Namun, pelayanan harus tetap responsif agar masyarakat benar-benar merasakan kualitas dan kecepatan layanan,” ujar Ipung.
Dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat, Pemkot Yogyakarta membuktikan keseriusannya menjadikan MPP sebagai pusat pelayanan terpadu yang mampu memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepastian bagi seluruh masyarakat Kota Yogya. (ef linangkung)
rtp gacor
pm toto
pm toto
pm toto
pm toto
link maxwin
pm toto
togel
data togel
pm toto
link maxwin
pm toto