
TUGUJOGJA– Pagi ini, pegawai negeri sipil dari seluruh Yogyakarta berbaris rapi di Stadion Mandala Krida. Mereka mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2025.
Upacara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat. Lalu, Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menjadi inspektur upacara.
Dalam suasana yang penuh wibawa itu, KGPAA Paku Alam X membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif Fakrulloh.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa KORPRI adalah bagian tak terpisahkan dari pemerintahan yang harus terus diperkuat sebagai penggerak profesionalisme dan integritas aparatur negara.
Peringatan HUT ke-54 KORPRI
Momentum HUT ke-54 KORPRI ini juga menjadi ajang Apel Kesiapsiagaan, menutup tahun 2025 dan menyongsong 2026. Seluruh anggota KORPRI harus mengambil sikap KORPRI Siaga.
“Kita tidak hanya merayakan, tetapi juga menegaskan kesiapan kita menghadapi tantangan baru,” tegas Sri Paduka.
Sri Paduka mengingatkan, 5,5 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melaksanakan Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI dengan penuh kekompakan.
- Memperkuat persatuan dan soliditas KORPRI. Semua anggota harus menjaga persatuan, saling mendukung, dan mengedepankan kebersamaan demi kekuatan korps.
- ASN juga harus menegakkan netralitas dan integritas. ASN berdiri di atas kepentingan politik manapun, menjunjung tinggi etika jabatan, dan menjaga profesionalisme, serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi
- “ASN harus bisa membangun budaya kerja unggul, berbasis merit, dan berorientasi hasil agar pelayanan publik semakin cepat, efisien, dan berkualitas,” ungkapnya.
- ASN harus menanamkan kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab di mana semua anggota harus menjauhi korupsi, kolusi, nepotisme, dan berbagai bentuk penyimpangan lainnya.
- Siaga bencana dan membantu sesama karena KORPRI harus menumbuhkan empati, siap turun tangan membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
- Meningkatkan pendapatan negara dan daerah di mana ASN perlu fokus memperbaiki tata kelola belanja negara dan daerah agar efektif dan efisien, mendukung tercapainya ASTA CITA.
- mengawal Reformasi Birokrasi, KORPRI mendorong penyelesaian masalah kemiskinan, anak tidak sekolah, pertumbuhan ekonomi hingga 8%, serta pencegahan kebocoran anggaran.
- “ASN harus menjaga Nama Baik KORPRI dan ASN. Karena setiap karya dan langkah ASN harus mencerminkan pengabdian terbaik kepada bangsa, membangun reputasi positif KORPRI dan pemerintahan,”katanya.
Rumah Besar ASN
Sri Paduka menekankan bahwa KORPRI tidak memiliki pilihan selain kompak, solid, satu suara, dan satu langkah. Ia menyebut KORPRI sebagai rumah besar yang menyatukan seluruh ASN tanpa terkecuali.
Tema HUT ke-54 KORPRI, “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”, menegaskan semangat persatuan, integritas, dan profesionalisme ASN.
Dengan kebersamaan, KORPRI menjadi penggerak birokrasi, kekuatan moral, dan sosial demi terciptanya Indonesia maju, adil, dan berdaya saing.
“Mari terus berinovasi, perkuat pengabdian, dan bekerja sepenuh hati untuk kemajuan bangsa. Pengabdian saudara semua dinantikan masyarakat,” ujar Sri Paduka.
Usai upacara, penyerahan penghargaan Kompetisi Budaya Pemerintahan Tahun 2025 berlangsung. Dalam kategori Perangkat Daerah, Dinas Sosial DIY meraih peringkat pertama, lalu Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Biro Tata Pemerintahan Setda DIY, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY.
Untuk kategori Unit Pelaksana Teknis Non Sekolah, Balai Pelatihan Kesehatan menempati peringkat pertama, lalu Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi, Balai Layanan Perpustakaan, Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan, dan Balai Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
Untuk kategori Unit Pelaksana Teknis Sekolah, SMKN 1 Saptosari berada di peringkat pertama, lalu SMAN 1 Bantul, SMAN 1 Yogyakarta, SMKN 4 Yogyakarta, dan SMAN 1 Mlati. (ef linangkung)