Polda DIY Ungkap Fakta Baru, Satu Tersangka Kasus Mbah Tupon Terlibat Mafia Tanah Lain

Bagikan :
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus mafia tanah Mbah Tupon. (Ef Linangkung)

TUGUJOGJA – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) kembali membuat gebrakan besar. Dalam waktu singkat, hanya dua bulan, mereka berhasil menetapkan tujuh tersangka dalam kasus mafia tanah Mbah Tupon yang mengguncang publik. Namun, drama hukum belum berhenti di situ.

Fakta mencengangkan pun terungkap, salah satu dari tujuh tersangka ternyata juga terlibat dalam kasus mafia tanah lainnya!

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, dengan tegas menyampaikan perkembangan mengejutkan itu kepada awak media pada Jumat, 20 Juni 2025. Ihsan menegaskan bahwa penyidik tak hanya fokus pada kasus Mbah Tupon, tetapi juga menggali keterlibatan para tersangka dalam kasus serupa.

“Kami berhasil menuntaskan perkara Mbah Tupon dalam waktu hanya dua bulan. Itu luar biasa! Biasanya prosesnya sangat rumit dan makan waktu lama. Tapi berkat sinergi dari berbagai instansi, kami bisa bergerak cepat,” ujar Ihsan dengan nada tegas.

Modus Serupa, Korban Baru Terungkap

Polda DIY bergerak masif. Mereka menyisir dokumen-dokumen penting di bank, menelusuri transaksi keuangan, dan mendalami aliran dana yang mencurigakan. Setiap hari, tim penyidik turun tangan langsung untuk melakukan pendalaman.

Baca juga  Polisi Yakin Ada Aliran Uang Terselubung, 7 Tersangka Mafia Tanah Mbah Tupon Dikejar hingga ke Akar

Hasilnya tak main-main, penyidik tidak hanya menyita dokumen penting, tetapi juga membuka pintu ke kasus baru yang menyeret pelaku yang sama.

“Kami juga sedang menangani kasus serupa dengan korban berbeda, yaitu Brian, warga Kasihan, Bantul. Ia melaporkan kejadian tersebut pada 30 April. Kami nyatakan, perkaranya kini sudah naik ke tahap penyidikan,” ungkapnya.

Tim penyidik mengantongi sejumlah nama yang memiliki pola kejahatan serupa. Dari modus operandi, alur transaksi, hingga dokumen-dokumen palsu, semuanya menunjukkan kesamaan mencolok.

Fakta ini memperkuat dugaan bahwa kasus Mbah Tupon bukanlah satu-satunya, dan jaringan mafia tanah ini bisa jauh lebih besar dari yang selama ini diketahui publik.

Polda DIY menyatakan komitmennya: mereka akan terus mengawal setiap laporan masyarakat, menindak tegas para pelaku, serta membuka tabir gelap praktik mafia tanah yang selama ini tersembunyi di balik meja notaris dan kantor pertanahan.

slot gacor

toto togel

situs togel

link slot

toto togel

situs slot

toto togel

toto togel

situs hk pools

Baca juga  Dramatis! Dua Anggota DPR RI Datangi Mbah Tupon, Bawakan Surat Pemblokiran Sertifikat dari Kementerian ATR/BPN

situs slot gacor

toto togel

situs slot gacor

situs togel

situs togel

slot gacor

toto togel

situs slot

situs hk pools

situs hk pools

situs togel

situs togel

toto togel

situs togel

situs slot

situs slot

jakartahoki

toto togel

situs slot

toto togel

Berita Terbaru

fky 2025
Angkat Tema Aksara dan Literasi Budaya, Sleman Jadi Tuan Rumah FKY 2026 pada 13–19 September
kulon progo
UMK Dominasi Investasi Kulon Progo, Realisasi Tembus Rp101,9 Miliar hingga Triwulan II 2026
Kisah Mistis Rumah Kentang Kotabaru
Misteri Rumah Kentang Kotabaru Jogja: dari Tragedi Wanita Kaya hingga Aroma Kentang Rebus
Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret di Jogja
Fakta Sejarah Monumen Serangan Umum 1 Maret, Simbol Perlawanan Indonesia yang Mendunia
Fenomena Kekeringan Gunungkidul
Derita Warga Klayu Tepus, Pipa Air Bersih Bertahun-tahun Terpasang tetapi Tak Mengalir

Sedang Banyak Dibaca

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

6129583033871878726

Ketika Display Kebudayaan Menambah Meriah Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara Yogyakarta