
TUGUJOGJA — Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tabrak lari di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) wilayah Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (31/12/2025). Korban diketahui bernama Ahmat Sabirin (41), warga Padukuhan Nglipar Lor, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar.
Peristiwa terjadi pada siang hari di ruas JJLS yang dikenal memiliki lintasan lurus. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dan melaju di jalur tersebut sebelum ditabrak oleh kendaraan lain yang hingga kini belum teridentifikasi.
Kronologi Kejadian di Lokasi
Benturan terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda peringatan. Akibat tabrakan tersebut, Ahmat Sabirin terpental dan terjatuh di badan jalan bersama sepeda motornya. Kendaraan yang menabrak korban tidak berhenti dan langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Korban kemudian tergeletak seorang diri di tengah jalur JJLS. Tidak ada pertolongan awal dari pengemudi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Beberapa warga yang melintas di lokasi menemukan korban dalam kondisi kritis. Ahmat Sabirin mengalami cedera kepala berat dan luka serius di bagian wajah.
Dalam rekaman video yang beredar di masyarakat, korban terlihat terkapar di aspal dengan kondisi wajah bersimbah darah, sementara sepeda motornya berada tidak jauh dari tubuhnya.
Upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Luka berat yang dialami korban menyebabkan nyawanya tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Penanganan Kepolisian dan Proses Penyelidikan
Kepolisian Sektor Saptosari langsung melakukan penanganan atas peristiwa tersebut. Kapolsek Saptosari, AKP Sigit Teja Sukmana, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia di JJLS Saptosari.
Menurut AKP Sigit, kondisi lokasi kejadian menyulitkan proses penyelidikan awal. Minimnya saksi mata membuat polisi harus mengandalkan bukti pendukung lain untuk mengungkap identitas pelaku.
“Di lokasi kejadian minim saksi. Saat ini anggota kami masih memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas kendaraan yang melarikan diri,” ujar AKP Sigit Teja Sukmana saat dikonfirmasi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang melintas di JJLS Saptosari pada waktu kejadian untuk memberikan informasi apabila mengetahui atau memiliki rekaman yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut. Informasi dari warga diharapkan dapat membantu membuka titik terang kasus tabrak lari ini.
Catatan Keselamatan di JJLS Gunungkidul
Peristiwa ini kembali menambah daftar kecelakaan fatal di Jalur Jalan Lintas Selatan Gunungkidul, khususnya wilayah Saptosari. Karakter jalan yang lurus, kecepatan kendaraan yang tinggi, minimnya penerangan, serta rendahnya kepatuhan berlalu lintas kerap menjadi faktor terjadinya kecelakaan.
Kasus tabrak lari yang menimpa Ahmat Sabirin menjadi perhatian aparat kepolisian dan masyarakat setempat. Hingga kini, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi dan menemukan pengemudi kendaraan yang terlibat.
Sementara itu, arus lalu lintas di JJLS Saptosari kembali berjalan normal. Lokasi kejadian telah dibersihkan, dan penanganan lanjutan sepenuhnya berada dalam kewenangan kepolisian.