
TUGU JOGJA – Universitas Atma Jaya Yogyakarta menggelar talkshow dan workshop bertajuk “Relationship Check-Up: Masih Sehat atau Mulai Toxic?” pada Kamis (30/4/2026) di Auditorium Kampus II, Gedung St. Thomas Aquinas. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Campus Ministry UAJY bersama Unit Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) UAJY dan Talk Mental Health Indonesia untuk menjawab kebutuhan mahasiswa dalam memahami kualitas relasi mereka, baik dalam konteks pertemanan, keluarga, maupun hubungan romantis.
Kolaborasi Kampus Angkat Isu Relasi dan Kesehatan Mental
Acara ini diikuti tidak hanya oleh mahasiswa UAJY, tetapi juga melibatkan alumni serta peserta dari berbagai perguruan tinggi lain. Penyelenggara menempatkan isu relasi sebagai bagian penting dari kesehatan mental mahasiswa yang kerap luput dari perhatian.
Melalui forum ini, peserta diajak menelaah kembali hubungan yang mereka jalani sehari-hari. Pendekatan yang digunakan menekankan refleksi diri, sehingga mahasiswa dapat mengenali dinamika relasi yang sehat maupun yang berpotensi merugikan secara emosional.
Materi Bahas Ciri Relasi Sehat dan Pengaruh Masa Lalu
Dalam sesi pemaparan materi, peserta diperkenalkan pada sejumlah indikator hubungan yang sehat. Aspek yang dibahas mencakup komunikasi terbuka, kepercayaan, kemampuan menetapkan batasan pribadi, hingga strategi menyelesaikan konflik secara konstruktif.
Selain itu, narasumber juga mengulas bagaimana pengalaman relasi di masa lalu dapat membentuk pola hubungan seseorang di masa kini. Pemahaman ini menjadi kunci agar peserta mampu mengevaluasi dan memperbaiki cara mereka berinteraksi dengan orang lain.
Self-Assessment Bantu Peserta Evaluasi Hubungan
Untuk memperdalam pemahaman, kegiatan dilengkapi dengan sesi self-assessment berupa 15 pertanyaan. Instrumen ini dirancang untuk membantu peserta mengidentifikasi kondisi hubungan yang sedang mereka jalani.
Melalui evaluasi tersebut, peserta dapat mengetahui apakah relasi yang mereka miliki sudah berada dalam kategori sehat atau justru memerlukan perbaikan. Hasil refleksi ini diharapkan menjadi dasar bagi perubahan sikap dan pola komunikasi ke depan.
Campus Ministry Tekankan Dampak Relasi pada Masa Depan
Kepala Campus Ministry UAJY, Markus Nur Widipranoto, menegaskan bahwa relasi memiliki peran besar dalam menentukan arah kehidupan seseorang, khususnya bagi generasi muda di lingkungan kampus.
“Berdasarkan pengalaman dan pengamatan di kampus, Campus Ministry melihat perlu memberikan perhatian pada soal relasi. Karena relasi itu sangat memengaruhi dan menentukan hidup kita dan masa depan kita,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kualitas hubungan tidak hanya berdampak pada kondisi emosional, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan pribadi dan masa depan mahasiswa.
Peserta Dapat Perspektif Baru tentang Batasan Diri
Salah satu peserta, Cheryl, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UAJY angkatan 2022, mengaku memperoleh pemahaman baru terkait pentingnya menetapkan batasan dalam hubungan.
“Yang aku dapat itu ada batasan. Nah, ternyata bilang ‘tidak’ itu bukan berarti nggak peduli, tetapi justru cara menghargai diri sendiri dan menjaga kualitas hubungan kita,” ujarnya.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang batasan diri menjadi salah satu poin penting yang diserap peserta dalam kegiatan tersebut.
Dorong Mahasiswa Tumbuh dengan Relasi Sehat
Melalui talkshow dan workshop ini, Campus Ministry UAJY berharap mahasiswa memiliki bekal yang cukup untuk membangun hubungan yang sehat dan berkelanjutan. Pemahaman tersebut dinilai penting agar mahasiswa dapat berkembang menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter inklusif, humanis, dan berintegritas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya konkret kampus dalam merespons isu kesehatan mental yang semakin relevan di kalangan mahasiswa, dengan menempatkan kualitas relasi sebagai salah satu faktor utama yang memengaruhi kesejahteraan individu.