UP45 Kenalkan Teknologi CRM untuk Pengelolaan Wisata Digital di Kalurahan Putat

Bagikan :
Kolaborasi UP45 dan Pokdarwis Putat kembangkan tata kelola wisata berbasis IT. (Ist)

TUGUJOGJA – Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memperkenalkan inovasi teknologi untuk pengelolaan wisata berbasis digital di Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan ini berlangsung di Joglo Wisata Kampung Emas, Padukuhan Plumbungan, pada Minggu (12/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh puluhan warga, pelaku wisata, pengrajin, hingga perangkat kalurahan yang antusias mengikuti sosialisasi bertajuk

“Pengembangan Tata Kelola Layanan Wisata Berbasis Sistem Teknologi Informasi melalui Social Customer Relationship Management untuk Mendukung Kemajuan Desa Wisata Budaya Mandiri Kalurahan Putat.”

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara tim dosen UP45 dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) “Putat Mandiri”.

Ketua Tim PkM, Nurhadi, bersama dua dosen lainnya, Agung Prayoga dan Trisno Fallo, memimpin sesi diskusi dan presentasi yang dihadiri oleh perwakilan karang taruna, kelompok pengrajin, perangkat desa, dan para dukuh di Kalurahan Putat.

Kalurahan Budaya Butuh Dukungan Teknologi

Dalam paparannya, Nurhadi menilai bahwa Kalurahan Putat memiliki potensi wisata yang beragam dan layak dikembangkan lebih jauh. Hampir setiap padukuhan memiliki destinasi wisata unik yang dikelola secara mandiri oleh warga.

Baca juga  Pentingnya Warteg dan Burjo sebagai Penopang Ekonomi Rakyat di Yogyakarta

“Terlebih, Kalurahan Putat telah dikukuhkan sebagai Kalurahan Budaya Kategori Mandiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan desa wisata tidak hanya membutuhkan semangat, tetapi juga sistem pengelolaan yang efisien dan modern.

Karena itu, penerapan teknologi Customer Relationship Management (CRM) berbasis website dinilai penting untuk memperkuat hubungan antara pengelola dan wisatawan.

“Kehadiran teknologi informasi ini sangat penting dan strategis. Perguruan tinggi harus ikut berkontribusi dalam pengembangan tata kelola wisata di desa. Kami hadir melalui kegiatan PkM ini untuk mendukung peningkatan kualitas layanan wisata berbasis IT di Kalurahan Putat,” tegas Nurhadi yang juga menjabat sebagai Ketua Laboratorium Sosial FISIP UP45.

Perwakilan Pokdarwis “Putat Mandiri”, Sutarto, menyampaikan bahwa kelompoknya selama ini memiliki semangat kuat untuk memajukan pariwisata lokal. Namun, masih ada kendala pada aspek teknologi dan promosi digital.

“Hanya saja, kami belum punya layanan digital seperti website untuk promosi dan pengelolaan wisata. Karena itu, kami sangat berterima kasih atas pendampingan dari UP45,” ujarnya.

Kamituwo Kalurahan Putat, Sri Wahyuni, yang mewakili Lurah dalam kegiatan tersebut, juga menilai bahwa tren wisata saat ini menuntut kehadiran sistem informasi berbasis digital.

Baca juga  Kenali Padukuhan Kadisoro: Desa Wisata Edukasi Ikan Hias yang Menyatu dengan Budaya

“Banyak wisatawan yang mencari referensi lewat laman daring sebelum datang. Sayangnya, Putat belum memiliki sistem itu. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan wisata kami secara digital,” katanya.

Menurut Sri Wahyuni, program PkM ini bukan sekadar pelatihan, tetapi momentum untuk memperkuat identitas Kalurahan Putat sebagai desa wisata budaya yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sistem CRM Berbasis Website untuk Efisiensi Data Wisata

Bagian presentasi yang dibawakan oleh Agung Prayoga, dosen Fakultas Teknik UP45, menjadi salah satu sesi paling menarik dalam kegiatan tersebut. Ia memaparkan konsep Website CRM yang dapat digunakan untuk mengelola data wisata, pengunjung, dan aktivitas promosi secara terintegrasi.

“Desa wisata memiliki potensi ekonomi lokal yang besar, tapi sering terkendala oleh tata kelola manual. Di era digital, kuncinya adalah efisiensi dan data. Dengan sistem CRM berbasis website, semua data pengunjung bisa dikelola secara real-time,” jelas Agung.

Agung menerangkan bahwa sistem CRM ini dapat diakses langsung melalui browser tanpa perlu instalasi aplikasi tambahan. Teknologi ini memungkinkan kolaborasi antara tim pemasaran, layanan pelanggan, dan manajemen destinasi dalam satu sistem terpadu.

Baca juga  IIMS 2026 Buka Jam Berapa? Cek Jam Operasional Beserta Daftar Mobil Baru yang Ada

“Teknologi CRM ini menyediakan satu sumber kebenaran untuk semua data pelanggan. Dengan begitu, setiap aktivitas wisata dapat dikelola lebih cepat, efisien, dan transparan,” imbuhnya.

Agung menambahkan kegiatan PkM ini tidak hanya memperkenalkan sistem digital, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sinergi antara akademisi dan masyarakat lokal.

UP45 melalui dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, berkomitmen menjadikan kegiatan ini bagian nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

situs toto

Berita Terbaru

tol jogja bawen
Update Tol Yogyakarta-Bawen Terkini: Seksi Ambarawa-Bawen Rampung Konstruksi, Ruas Jogja-Banyurejo Capai 97 Persen
kebakaran lahan kota jogja
Damkarmat Kota Jogja Catat 44 Kasus Kebakaran hingga Agustus 2026, Pemkot Imbau Warga Stop Bakar Sampah
pexels-defrinomaasy-31679224 (2)
Cara Cek PIP 2026 yang Belum Cair Lewat HP, Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening
christian-wiediger-GWkioAj5aB4-unsplash
Bot Telegram EDABU BPJS BOT Resmi atau Penipuan? BPJS Kesehatan Buka Suara Soal Isu Kebocoran Data
6307631852319086698
KAI Daop 6 Tutup Perlintasan Tak Terjaga di Sentolo, Sudah 10 Titik Ditutup Sepanjang 2026

Sedang Banyak Dibaca

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

haedar nashir

Ini Harapan Haedar Nashir untuk Penerus Paus Fransiskus