
TUGUJOGJA – Sejumlah video yang memperlihatkan keramaian di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) wilayah Kretek, Kabupaten Bantul, viral di media sosial pada Minggu (22/2/2026).
Kepolisian memastikan situasi telah terkendali dan membantah isu yang menyebut peristiwa tersebut sebagai tawuran pelajar.
Unggahan akun Instagram Merapi Uncover menampilkan tiga potongan video dengan keterangan, “Suasana JJLS pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB.” Video tersebut menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi di ruang digital.
Rekaman Video Tunjukkan Kerumunan Remaja
Dalam salah satu video, terlihat sekelompok remaja mencegat rombongan pemotor yang melintas di JJLS Kretek. Beberapa orang tampak memukul pengendara yang berada di tengah kerumunan. Pengguna jalan lain terlihat berusaha menjauh dari lokasi.
Video lainnya memperlihatkan sejumlah sepeda motor tergeletak di tengah dan pinggir jalan. Beberapa kendaraan tampak terjatuh tanpa pengendara. Suara teriakan terdengar dalam rekaman tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, saat aktivitas warga mulai meningkat selepas sahur. JJLS yang biasanya digunakan untuk aktivitas pagi menjadi lokasi keramaian yang sempat menimbulkan kekhawatiran.
Polisi: Kejadian Spontan dan Sudah Dibubarkan
Kapolsek Kretek, AKP Joko Mulyono, membenarkan adanya keramaian di lokasi pada Minggu pagi. Namun, ia menegaskan kejadian tersebut tidak berkembang menjadi tawuran.
“Sudah bisa dicegah dan dibubarkan. Itu kejadian spontan saja,” ujar Joko saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan bahwa aparat kepolisian telah melaksanakan pengamanan di kawasan JJLS setelah waktu sahur. Kehadiran petugas memungkinkan situasi segera dikendalikan.
“Kami melaksanakan pengamanan JJLS setelah sahur. Karena itu, kejadian bisa langsung dicegah dan dibubarkan,” tegasnya.
Polisi Luruskan Isu Keterlibatan Pelajar
Isu yang beredar di media sosial menyebut kericuhan tersebut melibatkan rombongan pelajar. Kapolsek Kretek menyatakan pihaknya belum menemukan bukti yang menguatkan klaim tersebut.
“Itu rombongan anak muda yang bermain di JJLS. Kami tidak bisa menyebutkan apakah mereka pelajar atau bukan karena mereka tidak memakai atribut pelajar,” jelasnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Aparat memastikan kondisi di JJLS Kretek telah kembali aman dan aktivitas masyarakat berlangsung normal.
Kepolisian menyatakan akan terus melakukan patroli dan pengamanan rutin di kawasan tersebut, terutama pada waktu-waktu yang dinilai rawan kerumunan.