Bukan Sekadar Mitos, Ini 5 Alasan Weton Jumat Kliwon Dianggap Sakral

Bagikan :
Ilustrasi | Mengapa Jumat Kliwon dianggap sakral dalam kepercayaan Jawa? Simak makna Selapanan, kepekaan batin, energi spiritual, dan karakter weton ini (AI // Tugu Jogja)

TUGU JOGJAย – Dalam kebudayaan masyarakat Jawa, tak bisa dipungkiri bahwa perpaduan hari Jumat dan pasaran Kliwon, atau yang sering disebut Jumat Kliwon, kerap diselimuti aura mistis dan dianggap sangat sakral.

Adapun kesakralan ini sangat melekat, terutama ketika dikaitkan dengan perhitungan weton.

Namun, di balik berbagai mitos yang beredar, sebenarnya mengapa weton ini bisa menempati posisi yang begitu istimewa? Berdasarkan informasi yang dihimpun Tugujogja.id, berikut penjelasan lengkapnya.

Jumat Kliwon Bertemu Setiap 35 Hari dalam Siklus Selapanan

Salah satu hal yang membuat Jumat Kliwon dipandang istimewa adalah pola pertemuannya dalam sistem penanggalan Jawa. Hari Jumat dan pasaran Kliwon tidak hadir bersamaan setiap pekan, tetapi bertemu dalam satu siklus tertentu.

Pertemuan tersebut berlangsung satu kali dalam siklus 35 hari. Dalam tradisi Jawa, periode ini dikenal dengan istilah Selapanan.

Siklus tersebut membuat kemunculan Jumat Kliwon dipandang memiliki sifat khusus karena pertemuan hari dan pasaran tersebut berlangsung secara berkala dalam rentang waktu 35 hari.

Bagi masyarakat yang masih memegang kepercayaan terhadap perhitungan Jawa, siklus Selapanan menjadi salah satu bagian penting dalam memahami karakter dan makna sebuah weton.

Karena itu, Jumat Kliwon kemudian memperoleh posisi tersendiri dalam berbagai pemaknaan budaya dan spiritual.

Malam Jumat Kliwon Dipercaya Memiliki Nuansa Spiritual yang Kuat

Dalam kepercayaan Jawa tradisional, malam Jumat Kliwon sering dikaitkan dengan suasana spiritual yang lebih kuat. Pada waktu tersebut, muncul keyakinan bahwa batas antara alam manusia dan alam gaib menjadi lebih tipis dibandingkan waktu lainnya.

Baca juga  Mengenal Asal Usul Tradisi Muludan, dari Timur Tengah hingga Mengakar di Nusantara

Pandangan tersebut membuat malam Jumat Kliwon dianggap sebagai waktu yang sensitif secara spiritual.

Kepercayaan ini kemudian berkembang secara turun-temurun dan menjadi bagian dari cerita serta pemahaman masyarakat mengenai weton tersebut.

Konsep mengenai tipisnya batas antara alam nyata dan alam gaib juga berpengaruh terhadap cara sebagian masyarakat memandang orang yang lahir pada Jumat Kliwon.

Mereka dipercaya membawa tingkat kepekaan tertentu terhadap dimensi spiritual sejak lahir. Pandangan ini tentu berada dalam ranah kepercayaan dan tradisi masyarakat Jawa.

Orang yang Lahir Jumat Kliwon Kerap Dikaitkan dengan Kepekaan Batin

Jumat Kliwon tidak hanya dipandang sebagai waktu yang memiliki nilai spiritual. Weton ini juga kerap digunakan untuk menggambarkan karakter seseorang berdasarkan kepercayaan tradisional Jawa.

Orang yang lahir pada Jumat Kliwon dipercaya memiliki sensitivitas batin yang lebih tinggi. Dalam sejumlah kepercayaan turun-temurun, mereka bahkan kerap dikaitkan dengan kemampuan untuk merasakan atau menangkap hal-hal yang bersifat metafisika.

Namun, kepercayaan tersebut tidak secara otomatis berarti setiap orang yang lahir pada Jumat Kliwon mempunyai kemampuan supranatural atau “indra keenam”.

Pandangan yang berkembang lebih banyak menggambarkan pemilik weton tersebut sebagai pribadi yang dianggap memiliki keterbukaan spiritual dan kepekaan batin lebih tinggi dibandingkan weton lainnya.

Kepercayaan semacam ini menjadi salah satu unsur yang memperkuat citra Jumat Kliwon sebagai weton yang memiliki nilai sakral dalam budaya Jawa.

Baca juga  Mengungkap Makna Filosofi Mikul Dhuwur Mendhem Jero, Warisan Nilai Luhur yang Masih Dijaga Masyarakat Jogja

Intuisi dan Firasat Menjadi Bagian dari Gambaran Weton Jumat Kliwon

Kepekaan batin yang dilekatkan pada weton Jumat Kliwon kemudian berhubungan dengan gambaran mengenai intuisi dan firasat.

Orang yang lahir pada weton ini sering dianggap mempunyai kemampuan untuk merasakan perubahan suasana di sekelilingnya.

Dalam kepercayaan masyarakat, sensitivitas tersebut juga dikaitkan dengan kekuatan mental dan spiritual. Pemilik weton Jumat Kliwon digambarkan lebih mudah menangkap tanda-tanda tertentu melalui intuisi maupun firasat.

Karena alasan tersebut, malam Jumat Kliwon juga sering dikaitkan dengan kegiatan yang bersifat spiritual. Doa, ritual spiritual, maupun meditasi pada waktu tersebut dipercaya dapat membantu seseorang mencapai ketenangan batin.

Keyakinan mengenai energi spiritual yang kuat menjadi salah satu alasan mengapa Jumat Kliwon memiliki tempat khusus dalam tradisi yang berkaitan dengan praktik batin masyarakat Jawa.

Karakter Jumat Kliwon Sering Digambarkan Berwibawa dan Misterius

Kesakralan Jumat Kliwon juga tidak hanya berkaitan dengan sisi spiritual. Dalam kepercayaan mengenai karakter weton, orang yang lahir pada hari tersebut sering digambarkan mempunyai pembawaan yang tegas dan berwibawa.

Mereka dianggap mampu memancarkan aura kharismatik yang membuat keberadaannya mudah diperhatikan orang lain. Pembawaan tersebut kemudian dipadukan dengan karakter yang dianggap kuat dan cenderung misterius.

Kesan misterius tersebut turut memperkuat anggapan mengenai daya tarik khusus pemilik weton Jumat Kliwon. Dalam pandangan tradisional, kombinasi antara kewibawaan, ketegasan, kharisma, dan kepekaan batin membuat weton ini dipandang mempunyai karakter yang tidak biasa.

Baca juga  Sri Sultan Luncurkan Pendidikan Khas Kejogjaan, Tegaskan Gerakan Budaya untuk Masa Depan Generasi

Dengan demikian, gambaran mengenai Jumat Kliwon tidak berdiri hanya pada satu aspek. Kesakralannya terbentuk dari perpaduan antara sistem penanggalan Jawa, kepercayaan spiritual, pemaknaan terhadap karakter manusia, serta tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Jumat Kliwon dalam Tradisi dan Kepercayaan Masyarakat Jawa

Jumat Kliwon pada akhirnya memiliki posisi yang khas dalam tradisi kepercayaan Jawa. Pertemuan Jumat dan Kliwon yang berlangsung dalam siklus 35 hari atau Selapanan menjadi salah satu dasar pemaknaan terhadap weton tersebut.

Di sisi lain, malam Jumat Kliwon juga dipercaya sebagai waktu ketika batas antara alam manusia dan alam gaib menjadi lebih tipis.

Kepercayaan ini kemudian melahirkan berbagai pandangan mengenai kepekaan batin, intuisi, firasat, serta energi spiritual.

Orang yang lahir pada weton Jumat Kliwon pun kerap digambarkan mempunyai karakter berwibawa, tegas, kharismatik, dan misterius.

Sementara itu, berbagai kegiatan spiritual yang dilakukan pada malam Jumat Kliwon dipercaya berkaitan dengan upaya memperoleh ketenangan batin.

Berbagai pemaknaan tersebut menunjukkan bahwa Jumat Kliwon dalam tradisi Jawa tidak sekadar dipahami sebagai kombinasi hari dan pasaran.

Weton ini juga memiliki dimensi filosofis dan spiritual yang membuatnya terus dikenal sebagai salah satu waktu yang dianggap sakral dalam kepercayaan masyarakat Jawa, tak terkecuali di Yogyakarta.

Nah, itu tadi penjelasan soal berbagai alasan filosofis dan spiritual mengapa weton Jumat Kliwon dianggap sakral.***

PANDUAN LENGKAP EXPLORE JOGJA

Tempat wisata, kuliner, budaya, transportasi, dan info penting lainnya seputar Yogyakarta.

Berita Terbaru

SaveClip
Blue Butter Jogja Viral karena Punya Kucing Raksasa, Ini 3 Lokasinya
muhammad-daudy-URI6ZQT0RME-unsplash
Daftar UMK DIY 2026 Terbaru, Kota Yogyakarta Tertinggi Rp2,82 Juta
Jogja-Coffee-Week-2026
Jogja Coffee Week #6 Digelar 4โ€“6 September 2026, Hadirkan Kompetisi hingga 13 Eksibitor Jepang
images (4)
Panduan Rute ke On The Rock Jogja, Wisata Tebing dengan View Laut Gunungkidul
IMG_20260903_165347_213
Polemik Tabung Oranye di Aksi UGM, Relawan Ungkap Isi Sebenarnya

Pilihan Editor

SaveClip

Blue Butter Jogja Viral karena Punya Kucing Raksasa, Ini 3 Lokasinya

muhammad-daudy-URI6ZQT0RME-unsplash

Daftar UMK DIY 2026 Terbaru, Kota Yogyakarta Tertinggi Rp2,82 Juta

Jogja-Coffee-Week-2026

Jogja Coffee Week #6 Digelar 4โ€“6 September 2026, Hadirkan Kompetisi hingga 13 Eksibitor Jepang

images (4)

Panduan Rute ke On The Rock Jogja, Wisata Tebing dengan View Laut Gunungkidul

IMG_20260903_165347_213

Polemik Tabung Oranye di Aksi UGM, Relawan Ungkap Isi Sebenarnya

Artikel Populer

falaq-lazuardi-o1RFviW3km4-unsplash (1)

Jadwal Lengkap KRL Jogjaโ€“Solo Semua Stasiun: Update Terbaru untuk Perjalanan Harian

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Soloโ€“Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

IMG_20260811_052315_072

Vaksinasi Rabies Gratis di Kota Yogyakarta, Ini Jadwal dan Lokasinya

6091245507251475117

Wayang Kayon Ki Lutfi Diteliti sebagai Media Dakwah Kultural Jawa, Libatkan Akademisi hingga Seniman

images (15)

Rute Trans Jogja Terbaru 2026 Lengkap Semua Jalur, Tarif, Cara Bayar, dan Area Layanannya