
TUGUJOGJA – Dalam langkah nyata , Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, My Esti Wijayanti, turun langsung memberikan beasiswa penuh kepada 100 putra-putri Gunungkidul.
My Esti menegaskan bahwa ia tidak tinggal diam melihat tantangan pendidikan yang masih menghimpit masyarakat akar rumput. Ia menyampaikan langsung bantuan beasiswa ini kepada para calon mahasiswa.
“Saya ingin memastikan bahwa anak-anak Gunungkidul punya masa depan. Mereka layak mendapatkan akses pendidikan tinggi tanpa dibebani biaya yang memberatkan keluarga,” ujar anggota Fraksi PDI P dari DIY ini.
My Esti tidak sekadar menyampaikan wacana kosong. Ia membuktikan komitmennya dengan memberikan 100 kursi kuliah gratis di UGK melalui mekanisme usulan masyarakat. Program ini menyasar keluarga-keluarga yang selama ini kesulitan membiayai anak-anak mereka untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Ia mengungkapkan, beasiswa ini bukan semata bentuk kepedulian politik, melainkan panggilan nurani untuk menyelamatkan masa depan generasi muda Gunungkidul.
“Saya mendengar langsung jeritan para orang tua. Mereka ingin anaknya bisa kuliah, tapi tak punya daya secara ekonomi. Maka saya putuskan, saya harus hadir dan turun tangan,” tegasnya.
Tak hanya kuliah gratis, My Esti juga mengucurkan bantuan uang saku bagi setiap mahasiswa penerima beasiswa. Ia ingin memastikan para mahasiswa bisa belajar dengan tenang, tanpa harus memikirkan beban biaya hidup sehari-hari.
“Saya tidak ingin mereka sekadar duduk di bangku kuliah lalu kelaparan. Mereka harus belajar dengan damai, bermartabat, dan percaya diri. Uang saku ini bagian dari itu,” tambahnya.
My Esti mengajak semua pihak untuk bahu membahu meningkatkan indeks pendidikan di Gunungkidul. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah pondasi utama kemajuan bangsa.
“Negara harus hadir, dan saya bagian dari itu,” ucapnya lantang.
Dengan langkah nyata ini, My Esti tidak hanya mencatat prestasi sebagai wakil rakyat, tetapi juga menorehkan kisah inspiratif yang menggugah nurani. Ia menunjukkan bahwa seorang anggota DPR bukan sekadar penyampai aspirasi, tetapi juga penggerak perubahan.
Program beasiswa kuliah gratis dan uang saku ini menjadi bukti bahwa harapan masih hidup, dan masa depan generasi muda Gunungkidul bisa gemilang, selama ada sosok pemimpin yang benar-benar peduli dan bertindak. (ef linangkung)