
TUGUJOGJA – Simak bacaan doa setelah sholat Tarawih dan Witir lengkap dengan teks Arab, latin, arti, serta keutamaannya. Panduan dzikir dan doa malam Ramadhan sesuai tuntunan hadits.
Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, terutama pada malam hari. Selain menjalankan puasa di siang hari, umat Muslim dianjurkan menghidupkan malam dengan sholat Tarawih yang kemudian ditutup dengan sholat Witir. Setelah rangkaian ibadah tersebut, terdapat amalan yang tidak kalah penting, yakni membaca doa dan dzikir sebagai penyempurna ibadah malam.
Doa setelah sholat Tarawih dan Witir bukan sekadar pelengkap. Di dalamnya terdapat permohonan ampunan, harapan diterimanya amal, serta doa keselamatan dunia dan akhirat. Karena itu, membaca doa selepas sholat malam Ramadhan menjadi kebiasaan yang terus dijaga di banyak masjid maupun di rumah.
Kedudukan Sholat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadhan
Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang dikerjakan pada malam-malam Ramadhan setelah sholat Isya. Pelaksanaannya bisa dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Jumlah rakaatnya tidak dibatasi secara kaku. Ada yang mengerjakan 11 rakaat, ada pula yang 23 rakaat. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan ketulusan dalam menjalankannya.
Setelah Tarawih, sholat Witir menjadi penutup rangkaian sholat malam. Sholat Witir dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil, minimal satu rakaat dan maksimal sebelas rakaat. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anha disebutkan:
“Rasulullah SAW tidak pernah menambah bilangan pada bulan Ramadhan dan tidak pula pada bulan selain Ramadhan dari 11 rakaat. Beliau shalat 4 rakaat sekali salam maka jangan ditanya tentang kebagusan dan panjangnya, kemudian shalat 4 rakaat lagi sekali salam maka jangan ditanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian salat witir 3 rakaat.” (HR Muslim)
Hadits tersebut menunjukkan bagaimana Rasulullah menjaga kualitas sholat malamnya, baik dari segi jumlah maupun kekhusyukan.
Doa Setelah Sholat Tarawih
Usai sholat Tarawih, umat Islam dianjurkan membaca doa berikut:
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ، وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِي الْاٰخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ، وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْن، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْنٍ مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا، ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا فِي هٰذِهِ لَيْلَةِ الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِه وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Latin dan arti doa tersebut memuat permohonan agar dijadikan hamba yang sempurna imannya, taat menjalankan kewajiban, sabar dalam ujian, serta termasuk golongan yang selamat di akhirat.
Dzikir dan Doa Setelah Sholat Witir
Sholat Witir sebagai penutup qiyamul lail memiliki anjuran dzikir khusus. Setelah salam, dianjurkan membaca tasbih berikut sebanyak tiga kali, dan pada bacaan ketiga disunnahkan memanjangkan suara:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
Subhanal malikil quddus
Artinya: Maha Suci Allah Yang Maha Merajai lagi Maha Bersih.
Kemudian dilanjutkan dengan bacaan:
رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Rabbil malaikati war ruh
Artinya: Yang menguasai para Malaikat dan Ruh.
Dalam riwayat disebutkan bahwa Rasulullah membaca dzikir tersebut setelah Witir dan meninggikan suara pada bacaan ketiga. Selain itu, doa berikut juga dianjurkan:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لاَ أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Doa tersebut berisi permohonan perlindungan dari murka Allah dan pengakuan atas kebesaran-Nya.
Selain dzikir di atas, umat Islam juga dapat membaca syahadat, istighfar, permohonan ridha dan surga, serta doa-doa umum sebagaimana dalam tuntunan para ulama.
Doa Tambahan Setelah Sholat Malam
Ada pula beberapa doa yang lazim dibaca setelah sholat malam, antara lain doa sapu jagat yang terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 201:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Doa ini memohon kebaikan di dunia dan akhirat serta perlindungan dari siksa neraka.
Doa taubat yang diajarkan Rasulullah juga dapat dibaca untuk memohon ampunan atas segala kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Selain itu, dianjurkan pula mendoakan kedua orang tua dan seluruh kaum beriman:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيْرًا وَاغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ وَالمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ
Dengan membaca doa-doa tersebut, ibadah malam Ramadhan menjadi lebih sempurna. Tidak hanya ruku dan sujud, tetapi juga disertai permohonan tulus kepada Allah agar seluruh amal diterima dan diberkahi.
Menjadikan doa sebagai penutup sholat Tarawih dan Witir merupakan kebiasaan baik yang patut dijaga. Dari situlah harapan akan ampunan, rahmat, dan keselamatan digantungkan kepada Allah SWT.
***