
TUGUJOGJA – Satu orang tewas seketika dalam kecelakaan tragis yang terjadi di jalan raya Jogja-Wonosari, tepatnya di tikungan maut Tleseh, Padukuhan Gading 8, Kalurahan Gading, Kapanewon Playen, Senin, 23 Juni 2025sore sekira pukul 16.00 WIB.
Kecelakaan itu melibatkan dua mobil dan lima sepeda motor. Sebuah mobil Isuzu Panther bernomor polisi AB 1952 BH yang melaju dari arah Wonosari menuju Jogja secara tiba-tiba menyenggol Toyota Raize AB 1665 DI yang datang dari arah berlawanan. Insiden itu langsung berlanjut menjadi tabrakan maut saat Panther menghantam tiga sepeda motor secara frontal.
Lina Budiyati, warga Gambiran, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, menjadi saksi sekaligus korban yang selamat dari kejadian tersebut. Ia mengemudikan Toyota Raize dari arah Jogja menuju Wonosari dengan tenang.
Namun, di tikungan Tleseh yang terkenal sempit dan tajam, ia melihat mobil Panther dari arah berlawanan melaju tak terkendali.
“Saya sudah pinggir banget, tapi mobil Panther itu malah makin ke kanan. Saya banting setir, terus tersenggol spion saya. Di belakang saya langsung kayak bola bowling, nabrak semua. Motornya sampai nyelip di bawah mobil,” ungkap Lina dengan suara gemetar saat ditemui di lokasi kejadian.
Setelah menyerempet Raize, Panther langsung menabrak tiga motor yang melaju beriringan di belakang Raize. Satu sepeda motor Nmax pelat nomor AB 2603 BM hancur terseret belasan meter.
Dua motor lain, Honda Beat AB 2586 RR yang membawa kronjot, serta Vario AB 6916 OM, ikut menjadi korban tabrakan beruntun.
Seorang pengendara motor lain, Tirani, warga Karangtengah yang bekerja di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, nyaris ikut menjadi korban. Ia mengendarai motor AB 5145 AD dan berada tepat di belakang tiga motor naas tersebut.
“Saya kaget lihat mobil keluar jalur, saya rem mendadak, terus jatuh. Untung saya masih bisa bangun,” tutur Tirani dengan napas terengah.
Respons Petugas dan Kondisi Korban
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Ia membenarkan bahwa kecelakaan melibatkan dua kendaraan roda empat dan tiga kendaraan roda dua.
“Untuk sementara, satu orang dinyatakan meninggal dunia di tempat. Satu korban lainnya dilarikan ke rumah sakit. Identitas korban masih kami kumpulkan,” ungkap Nur Ikhwan saat diwawancarai media di lokasi kejadian.
Nur Ikhwan menjelaskan bahwa Isuzu Panther melaju dari arah Timur (Wonosari) ke Barat (Jogja), sementara Toyota Raize datang dari arah sebaliknya.
Dalam upaya menghindari tabrakan, Raize membanting setir ke arah kiri jalan. Namun, bagian spion masih tersenggol Panther yang kemudian menerjang tiga motor secara brutal.
“Untuk dugaan sementara, Panther diduga keluar jalur dan menyentuh spion Raize. Lalu mobil terus melaju dan menabrak tiga motor. Kami belum bisa pastikan apakah mobil Panther melanggar marka atau tidak. Fokus kami saat ini mengevakuasi korban dan mengurai kemacetan,” tegasnya.
Sejumlah saksi menyebut bahwa pengemudi Panther tampak linglung dan panik usai kejadian. Beberapa warga menduga pengemudi mengantuk karena jalur tersebut memang cenderung sepi pada dini hari.
Situasi di lokasi sempat memanas. Warga berkerumun di jalanan sempit sambil merekam dan mengabadikan kondisi kendaraan dan korban. Motor-motor korban berserakan di aspal, sebagian terseret hingga belasan meter, dan salah satunya bahkan nyangkut di bawah kolong mobil Panther.
Petugas kepolisian dan relawan segera mengevakuasi korban ke rumah sakit serta membersihkan puing-puing kendaraan dari jalur utama agar arus lalu lintas segera pulih.
Kecelakaan maut di tikungan Tleseh ini menambah daftar panjang titik rawan laka di jalur Jogja–Wonosari yang kerap memakan korban jiwa. Polisi mengimbau seluruh pengemudi agar lebih waspada saat melintas di jalur ini, terutama saat dini hari atau saat kondisi jalan sepi.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban tewas masih dalam proses konfirmasi. Pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas penyebab kecelakaan setelah olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi selesai.