
TUGUJOGJA – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), tepatnya di Jembatan Rowari, Tepus, Gunungkidul, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 03.10 WIB. Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak beton jembatan.
Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, menyatakan kecelakaan terjadi saat kondisi jalan relatif sepi. Situasi tersebut diduga mendorong pengendara memacu kendaraan tanpa memperhatikan faktor keselamatan.
“Pengendara melaju dari arah Tanjungsari menuju Tepus dengan kecepatan tinggi. Pembonceng sebenarnya sudah mengingatkan agar memperlambat laju kendaraan, tetapi pengendara tetap melanjutkan hingga akhirnya kehilangan kendali,” ujar AKP Suryanto.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 03.00 WIB ketika sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AB 4962 MV dikendarai oleh Vernando Adi Saputra (24), warga Saptosari. Ia membonceng Imanul Septian (20), yang juga berasal dari wilayah yang sama.
Keduanya diketahui hendak menuju kawasan Tepus untuk mencari makan. Saat melintas di jalur JJLS yang memiliki sejumlah titik rawan kecelakaan, kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.
Setibanya di Jembatan Rowari, pengendara kehilangan kendali. Sepeda motor kemudian menghantam beton tugu jembatan. Benturan menyebabkan kedua korban terpental dan jatuh di badan jalan.
Kondisi Korban dan Penanganan
Akibat kejadian tersebut, pengendara mengalami luka serius. Vernando Adi Saputra mengalami luka sobek di bagian perut kiri sepanjang sekitar 10 sentimeter hingga bagian dalam terlihat dan memerlukan tindakan medis berupa jahitan.
Sementara itu, pembonceng Imanul Septian mengalami luka lebih ringan, berupa lecet pada kedua lutut dan pembengkakan di pelipis kiri akibat benturan.
Petugas bersama warga setempat segera mengevakuasi kedua korban ke RSUD Saptosari untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sepeda motor yang digunakan mengalami kerusakan berat. Bagian bodi kendaraan tampak melengkung akibat benturan keras dengan beton jembatan.
Tindak Lanjut Kepolisian
Setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota Polsek Tepus segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan korban dan saksi, serta membantu proses evakuasi kendaraan.
Pihak kepolisian juga melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul untuk penanganan lanjutan.
Dua saksi di lokasi, Suyanto (49) anggota SAR dan Sartono alias Genjor (40) warga Tepus, menyampaikan bahwa suara benturan terdengar keras di tengah suasana dini hari yang sepi.
AKP Suryanto mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan berkendara, khususnya pada malam hingga dini hari.
“Gunakan helm, kendalikan kecepatan, dan jangan abaikan peringatan sekecil apa pun. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan di jalur JJLS, yang sebagian besar dipicu oleh faktor kecepatan dan kelalaian pengendara.