
TUGUJOGJA – Dua remaja berinisial RN dan NI yang masing-masing berusia 18 tahun diamankan warga di wilayah Kalurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (5/3/2026) malam.
Keduanya kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian setelah warga mencurigai aktivitas mereka berkaitan dengan dugaan pencurian di lingkungan sekitar.
Kecurigaan warga muncul karena kedua remaja tersebut diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap, namun sering terlihat membawa uang dalam jumlah cukup banyak. Dugaan semakin kuat setelah keduanya diketahui berupaya menukarkan uang receh dalam jumlah besar.
Warga Curiga dengan Aktivitas Kedua Remaja
Peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah warga mendapati RN dan NI sedang mengonsumsi minuman keras di wilayah Kalurahan Krambilsawit pada Kamis malam.
Kehadiran keduanya menarik perhatian warga sekitar. Beberapa warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan aktivitas yang sedang dilakukan.
Dalam waktu singkat, sejumlah warga mulai berkumpul di tempat tersebut. Warga yang sebelumnya telah menyimpan kecurigaan terhadap kedua remaja tersebut kemudian melakukan interogasi awal.
Dukuh Padukuhan Bendo, Edi Suryanto, mengatakan warga telah lama memperhatikan perilaku keduanya.
Menurutnya, RN dan NI sering terlihat memiliki uang dalam jumlah yang tidak wajar untuk remaja yang tidak memiliki pekerjaan.
“Warga setempat curiga karena kedua terduga pelaku tidak bekerja tetapi sering terlihat memiliki banyak uang. Terakhir mereka juga terlihat ingin menukarkan uang receh dalam jumlah cukup banyak,” ujar Edi.
Pengakuan Saat Interogasi Warga
Dalam interogasi awal yang dilakukan warga, kedua remaja tersebut mengaku telah mengambil uang dan barang milik beberapa warga di Kalurahan Krambilsawit.
Pengakuan tersebut membuat warga semakin yakin bahwa keduanya diduga terlibat dalam aksi pencurian di lingkungan sekitar.
Untuk menghindari tindakan yang tidak diinginkan, warga kemudian memutuskan menyerahkan keduanya kepada aparat kepolisian.
“Kami langsung menyerahkan mereka ke Polsek Saptosari tadi malam,” kata Edi.
Polisi Masih Menunggu Laporan Korban
Kapolsek Saptosari, AKP Sigit Teja Sukmana, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima dua remaja yang diamankan warga tersebut.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap keduanya serta sejumlah saksi dari warga sekitar.
“Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi serta kedua orang terduga pelaku,” ujar Sigit saat dikonfirmasi pada Jumat (6/3/2026).
Meskipun dalam interogasi awal kedua remaja tersebut mengaku melakukan pencurian, polisi masih menunggu adanya laporan resmi dari korban.
“Kami masih menunggu laporan dari korban karena sampai saat ini belum ada yang melapor,” tambahnya.
Penelusuran Dugaan Lokasi Pencurian
Selain menunggu laporan dari warga, polisi juga berupaya menelusuri kemungkinan adanya lokasi lain yang menjadi sasaran pencurian.
Pemeriksaan terhadap kedua remaja tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap kronologi kejadian serta barang apa saja yang diduga telah diambil.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan barang atau uang dalam beberapa waktu terakhir untuk segera melapor ke Polsek Saptosari.
Laporan tersebut diperlukan untuk mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Jika laporan korban telah diterima, kepolisian dapat menelusuri kemungkinan keterlibatan kedua remaja tersebut dalam lebih dari satu kasus pencurian di wilayah Saptosari.