
TUGUJOGJA – Gunungkidul dikejutkan dengan sebuah peristiwa dramatis yang nyaris merenggut nyawa seorang pemuda.
Handika Prabowo (21), warga Dusun Playen I, Kalurahan Playen, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, selamat secara ajaib setelah tercebur ke dalam sumur aktif sedalam 17 meter pada Rabu (10/9/2025) dini hari.
Kejadian bermula sekitar pukul 05.00 WIB. Handika yang masih terjaga sejak subuh mencoba mengambil boneka miliknya yang jatuh ke dalam sumur belakang rumah.
Tanpa berpikir panjang, ia mendekati bibir sumur dan berusaha menggapai benda tersebut. Namun, langkahnya justru berujung petaka.
Tubuhnya terpeleset dan jatuh ke dalam sumur dengan kedalaman total 17 meter, dengan air setinggi 4 meter di dasarnya.
Detik-Detik Menegangkan Penyelamatan
Suasana mencekam menyelimuti rumah sederhana keluarga Handika. Sang ayah mulai khawatir ketika anaknya tak kunjung terlihat hingga siang hari. Pencarian dilakukan di sekitar rumah.
Betapa terkejutnya sang ayah saat melihat penutup sumur terbuka. Ketika ia menengok ke dalam, tubuh putranya terlihat terjebak di dasar sumur dengan kondisi masih hidup.
Teriakan sang ayah membuat warga sekitar berhamburan datang. Panik melanda, namun harapan untuk menyelamatkan pemuda itu segera menguat.
Warga segera menghubungi BPBD Gunungkidul dan Damkarmat. Info kejadian diterima markas pada pukul 09.17 WIB.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Gunungkidul, Handoko, menegaskan bahwa kejadian ini termasuk kecelakaan sumur yang sangat berisiko. Korban beruntung bisa tetap hidup meskipun terjebak berjam-jam di dalam sumur dengan kedalaman 17 meter.
“Air dalam sumur mencapai 4 meter, sehingga jika korban tidak bisa berenang atau bertahan, akibatnya bisa fatal,โ ujarnya.
Evakuasi berjalan menegangkan. Relawan bersama tim TRC BPBD, Pemadam Kebakaran Gunungkidul, Save Rescue, perangkat Kalurahan Playen, dan warga bahu membahu melakukan aksi penyelamatan.
Dengan menggunakan tangga bambu dan tali seadanya, mereka turun secara hati-hati. Satu relawan berhasil meraih tubuh Handika dan mengikatkan tali di tubuhnya.
Detik-detik penarikan berlangsung menegangkan. Tarikan tali yang dilakukan puluhan tangan warga terasa begitu berat, namun penuh harapan. Perlahan tubuh Handika naik ke permukaan.
Sorak kegembiraan pun pecah ketika pemuda itu akhirnya berhasil keluar dari gelapnya sumur dan menghirup udara bebas.
Selamat Tanpa Luka Serius
Meski terjebur selama berjam-jam, Handika berhasil selamat. Tubuhnya hanya mengalami luka lecet pada tangan kiri. Tanpa penanganan medis khusus, kondisinya stabil. Mukjizat keselamatan itu membuat warga terharu dan bersyukur.
โIni benar-benar kejadian yang luar biasa. Korban hanya luka ringan padahal kedalaman sumur mencapai 17 meter. Kami berharap masyarakat selalu berhati-hati dan menjaga keamanan sumur agar kejadian seperti ini tidak terulang,โ tambah Handoko.