
TUGUJOGJA – Malam yang seharusnya tenang di simpang empat Selang, Wonosari, mendadak berubah mencekam.
Seorang siswi SMA terlempar dari sepeda motornya setelah disundul dari belakang saat berhenti menunggu lampu merah Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Kejadian itu terjadi pada Kamis malam, 7 Agustus 2025, sekitar pukul 20.15 WIB.
Menurut Kanit Gakkum Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, kecelakaan itu terjadi di Jalan Darmakum Darmokusumo, tepatnya di simpang empat Selang, Dusun Selang I, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari.
Dua pelajar perempuan yang sama-sama berusia 19 tahun menjadi korban tabrakan ini.
Kronologi Kejadian
Regina Patria Pradyamita, siswi asal Ponjong yang mengendarai Honda Scoopy AB-2807-WR, melaju dari arah selatan, tepatnya dari Baleharjo, menuju utara ke Selang. Saat sampai di simpang empat yang diatur lampu APILL, Regina berhenti patuh pada aturan karena lampu merah menyala.
Di saat yang sama, dari belakang, Honda Genio AB-3649-BM yang dikendarai Destiana Saputri, pelajar asal Kenteng, Ponjong, melaju cukup kencang.
Tanpa sempat mengerem sempurna, sepeda motor tersebut langsung menghantam bagian belakang Scoopy milik Regina. Benturan keras itu membuat tubuh keduanya terguncang hebat.
Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi langsung menjerit dan berlari menghampiri. Lampu lalu lintas yang masih merah membuat kendaraan lain tertahan, sehingga warga bisa mengevakuasi korban dengan cepat.
Kondisi Korban dan Penanganan Polisi
Hantaman tersebut membuat Destiana Saputri mengalami luka lecet di kaki kanan dan dagu, serta dislokasi lutut kaki kanan. Kondisinya sadar, namun rasa sakit yang ia alami membuatnya sulit berdiri. Petugas dan warga segera membawanya ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, Regina Patria Pradyamita juga mengalami syok akibat benturan. Meski tidak mengalami luka berat, ia tetap mendapatkan pemeriksaan medis untuk memastikan tidak ada cedera tersembunyi.
Ipda Nur Ikhwan menegaskan, kasus ini menjadi pelajaran penting bagi para pengendara, terutama anak muda, agar selalu menjaga jarak aman saat berkendara. Pengendara harus konsentrasi penuh dan jarak aman sangat penting, apalagi di lampu merah.
“Satu detik lengah bisa berakibat fatal,” tegasnya.
Polisi telah mengamankan kedua kendaraan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Penyebab awal diduga karena kelalaian pengendara Honda Genio yang kurang memperhatikan situasi di depannya.
Warga setempat mengaku, simpang empat Selang sering menjadi titik rawan kecelakaan. Meski sudah dilengkapi APILL, beberapa pengendara kerap melaju tanpa perhitungan, terutama pada malam hari saat lalu lintas lengang.