
TUGUJOGJA – Gunungkidul tampil menggila di arena Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025.
Tuan rumah terus menyalakan semangat juang atlet-atletnya hingga mampu merangkak ke posisi empat klasemen sementara.
Lompatan prestasi ini terasa dramatis karena Gunungkidul berhasil menyalip Kulonprogo yang sebelumnya bersaing ketat di papan bawah.
Hingga Selasa (17/9/2025) pukul 17.44 WIB, kontingen Gunungkidul sukses mengoleksi 50 medali emas, 66 medali perak, dan 109 medali perunggu.
Catatan tersebut bukan hanya menempatkan Gunungkidul di papan tengah, tetapi juga membuktikan bahwa kerja keras, keringat, dan determinasi mampu melampaui ekspektasi awal.
Cabor Unggulan Jadi Mesin Emas Gunungkidul
Gunungkidul tampil trengginas di berbagai cabang olahraga. Cabor drumband menjadi motor utama dengan torehan 6 emas.
Disusul atletik yang menyumbang 5 emas, lalu petanque, yongmoodo, dan aeromodeling yang masing-masing mempersembahkan 4 emas.
Deretan emas juga datang dari sepatu roda, woodball, dan bridge dengan perolehan 3 emas.
Sementara itu, shorinji kempo, menembak, billiard, rugby, dan sepak takraw masing-masing mengantongi 2 emas.
Tak ketinggalan, cabang-cabang lain seperti karate, renang indah, gulat, pencak silat, balap sepeda, panjat tebing, voli pasir, hingga sepak bola ikut mencatatkan 1 emas.
Rangkaian kemenangan itu tidak hanya mengangkat posisi Gunungkidul di tabel klasemen, tetapi juga mengukir sejarah baru dalam perjalanan olahraga daerah.
Target Awal Terlampaui, Gunungkidul Buktikan Daya Ledak
Capaian 50 emas ini jelas melampaui target awal yang dipasang Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gunungkidul.
Sebelumnya, Dispora hanya menargetkan 25 medali emas. Namun, semangat juang para atlet justru melesat dua kali lipat.
“Kami menargetkan torehan 25 medali emas di PORDA DIY 2025. Optimisme ini didasari pada analisis potensi atlet dari sejumlah cabor unggulan,” ujar Supriyanto, Kepala Dispora Gunungkidul, beberapa waktu lalu.
Kini, target itu tinggal sejarah. Gunungkidul justru tampil mengejutkan dengan prestasi yang melampaui perkiraan.
Masyarakat pun mulai merasakan kebanggaan besar ketika nama daerahnya terus berkumandang di podium penghargaan.
Gunungkidul Ukir Kebangkitan di PORDA XVII DIY
Pergerakan Gunungkidul di papan klasemen bagaikan kisah kebangkitan. Dari posisi rawan di awal kompetisi, tuan rumah berhasil merangkak naik perlahan, hingga kini mantap duduk di posisi empat.
Atmosfer kemenangan ini membakar semangat warga, sekaligus menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi sarana kebangkitan daerah.
Dengan waktu tersisa menjelang penutupan PORDA XVII DIY, kontingen Gunungkidul berpeluang menambah koleksi emas.
Dukungan suporter di kandang sendiri juga menjadi tenaga ekstra yang membuat para atlet tidak ingin menyia-nyiakan momen berharga ini.
Gunungkidul tidak hanya mengincar medali, tetapi juga marwah sebagai tuan rumah yang bermartabat.
Setiap atlet berjuang dengan penuh determinasi, seolah ingin menulis bab baru dalam sejarah olahraga Bumi Handayani.
https://frankspizzapalace.com/menu