
TUGUJOGJA – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Samas, Dusun Karen, Kalurahan Tirtomulyo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu sore, 24 Mei 2025 sekitar pukul 17.45 WIB.
Insiden ini melibatkan tiga sepeda motor dan mengakibatkan satu korban jiwa, yakni seorang ibu rumah tangga berusia 52 tahun yang meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul menerima laporan dari Polsek Kretek terkait kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan roda dua: Honda Supra bernomor polisi AB-4467-LJ, Honda Beat AB-4173-CH, dan Honda Vario AB-6697-WJ.
Peristiwa berawal ketika sepeda motor Honda Supra yang dikendarai ANTIKA YESI FEBRIYANTI (22), seorang karyawan swasta warga Dusun Karen RT 06, melaju dari arah selatan menuju utara.
Tiba-tiba, dari arah belakang, Honda Beat yang dikendarai pelajar bernama NUGROHO ARIF PRATAMA (15) menyenggol motor Antika.
Serempetan itu membuat kedua pengendara terjatuh di tengah jalan. Dalam waktu bersamaan, dari arah yang sama, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai pelajar lain, MUHAMMAD NAZHIF DZAIKRA AKBAR (15), tidak mampu menghindar karena jarak yang terlalu dekat.
Akibatnya, Nazhif menabrak pembonceng Honda Supra, yaitu MARINAH (52), seorang ibu rumah tangga yang juga warga Dusun Karen RT 06.
Benturan keras itu menyebabkan Marinah mengalami luka serius di bagian kepala belakang (cedera kepala berat).
Warga dan saksi segera mengevakuasi korban ke RS PKU Muhammadiyah Bantul, namun nyawa Marinah tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia di perjalanan.
Daftar Korban dan Kondisi Luka
Kecelakaan tersebut melibatkan enam orang, masing-masing pengendara dan pembonceng, yang seluruhnya mengalami luka ringan hingga berat:
- Antika Yesi Febriyanti (22) – Pengendara Honda Supra, warga Dusun Karen RT 06, Tirtomulyo, Kretek, Bantul, mengalami lecet pada tangan dan kaki.
- Marinah (52) – Pembonceng Honda Supra, meninggal dunia akibat Cedera Kepala Berat (CKB).
- NAP (15) – Pengendara Honda Beat, warga Dusun Karanggayam RT 03, Bantul, mengalami lecet pada tangan dan kaki.
- HJA (16) – Pembonceng Honda Beat, warga Dusun Karanggayam RT 05, Bantul, mengalami lecet pada tangan dan kaki.
- MNDA (15) – Pengendara Honda Vario, warga Dusun Badegan RT 10, Bantul, mengalami lecet pada tangan dan kaki.
Kerusakan Kendaraan dan Keterangan Saksi
Berikut kerusakan yang dialami masing-masing kendaraan:
- Honda Supra AB-4467-LJ: Kerusakan di bodi kanan.
- Honda Beat AB-4173-CH: Slebor depan pecah.
- Honda Vario AB-6697-WJ: Tebeng depan dan slebor depan pecah.
Dua warga setempat menjadi saksi mata kejadian nahas tersebut, yaitu INDAH (43) dan DENI SAPUTRA (29), keduanya warga Dusun Kepuh RT 03, Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul.
Keduanya menyaksikan langsung tabrakan beruntun itu dan turut membantu dalam proses evakuasi korban.
Polisi Lakukan Penyelidikan, Ingatkan Pentingnya Kepatuhan Berlalu Lintas
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, dan meminta keterangan para saksi. Saat ini, polisi masih menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor penyebab kecelakaan, termasuk potensi kelalaian dan pelanggaran terhadap aturan lalu lintas.
Salah satu perhatian utama adalah kenyataan bahwa dua dari tiga pengendara merupakan pelajar berusia 15 tahun, yang secara hukum belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor karena belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kepolisian mengimbau orang tua untuk lebih tegas dan tidak memberikan izin kepada anak-anak yang belum memiliki SIM untuk berkendara demi keselamatan bersama.