
TUGUJOGJA — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan Salon Kiki, Dusun Cangkring Malang, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Insiden ini melibatkan sepeda motor dan sebuah bus serta mengakibatkan dua pelajar mengalami luka serius.
Kronologi Kejadian
Kasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB 6028 YT melaju dari arah timur ke barat.
Pengendara sepeda motor yang masih berstatus pelajar berusaha mendahului kendaraan di depannya yang membawa muatan kronjot.
“Pengendara sepeda motor menyenggol muatan kronjot saat hendak menyalip, kemudian kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kanan jalan,” ujar Rita.
Pada saat bersamaan, sebuah bus Isuzu bernomor polisi AA 1600 EG melaju dari arah berlawanan, yakni dari barat ke timur. Karena jarak yang sudah dekat, pengemudi bus tidak sempat menghindar.
Kedua korban yang telah terjatuh di badan jalan kemudian tertabrak bus tersebut.
Kondisi Korban
Korban pengendara berinisial A (13), warga Timbulharjo, Sewon, mengalami cedera kepala dan patah kaki kiri. Sementara pembonceng berinisial E (13) mengalami cedera pada bagian pinggul kanan.
Petugas segera mengevakuasi korban dan membawa mereka ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pengemudi bus berinisial YEP (34), warga Srandakan, Bantul, tidak mengalami luka. Kendaraan bus juga dilaporkan tidak mengalami kerusakan berarti.
Keterangan Saksi dan Kerugian
Dua saksi di lokasi kejadian, Saifudin (29) dan Beny (30), menyebut peristiwa terjadi dalam waktu singkat. Sepeda motor terlihat oleng setelah menyenggol muatan kronjot sebelum akhirnya terjatuh dan tertabrak bus.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kerugian materi diperkirakan sekitar Rp300 ribu. Kerusakan terjadi pada bagian depan sepeda motor, sementara bus tetap dalam kondisi baik.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika hendak mendahului kendaraan lain di jalan dengan arus dua arah.
“Kami mengingatkan agar pengendara selalu memperhatikan jarak aman dan kondisi sekitar sebelum mendahului. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” kata Rita.
Peristiwa ini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. (Eln)