Kisah Perjuangan Dik Ida, Korban Kecelakaan yang Lumpuh Bertahun-tahun Kini Dapat Bantuan Pemkab Gunungkidul

Bagikan :
Korban kecelekaan, Anidya di Desa Surodadi, Kalurahan Umbulrejo, mendapatkan bantuan sosial dari Pemkab Gunungkidul. (Ist)

TUGUJOGJA — Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau langsung kondisi Anidya, warga Desa Surodadi, Kalurahan Umbulrejo, yang masih menjalani pemulihan pascakecelakaan berat sejak 2023.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan pemerintah daerah akan membantu pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan, transportasi, serta pendampingan administrasi bagi keluarga pasien.

Bupati datang bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua DPRD, Kapolres, Ketua Baznas, Panewu, dan Lurah setempat.

Kehadiran rombongan dilakukan untuk melihat langsung kondisi Anidya yang akrab disapa Dik Ida sekaligus menindaklanjuti kebutuhan yang dihadapi keluarga selama proses pemulihan.

Jalani Pemulihan Panjang Pascakecelakaan

Keluarga menyampaikan bahwa kecelakaan yang dialami Ida pada 2023 menyebabkan sejumlah cedera berat, antara lain gegar otak berat, patah tulang pada bagian pinggul dan tangan, serta cedera serius lainnya.

Akibat kondisi tersebut, Ida sempat menjalani perawatan intensif di RS Panti Rahayu sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bethesda.

Dalam masa perawatan, Ida mengalami koma selama lebih dari satu bulan. Setelah melewati fase kritis tersebut, ia masih harus menjalani pemulihan panjang akibat dampak cedera yang dialaminya.

Baca juga  Indonesian Custom Show 2025: Perpaduan Karya, Nasionalisme, dan Hiburan Spektakuler di Jogja

Keluarga menjelaskan bahwa selama delapan bulan Ida bergantung pada selang sonde untuk kebutuhan makan karena belum mampu menerima asupan secara normal. Meski kini sudah beralih ke makanan lunak, proses pemulihan masih terus berlangsung dengan berbagai keterbatasan fisik.

Saat ini, Ida masih menjalani pemeriksaan rutin setiap bulan ke dokter spesialis saraf sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatannya.

Keluarga Hadapi Kendala Transportasi dan Biaya Perawatan

Tutik Yuliati, kakak Ida, mengatakan keluarga selama ini menghadapi sejumlah kendala dalam proses pendampingan pengobatan, terutama terkait transportasi menuju fasilitas kesehatan.

Menurut dia, keterbatasan ambulans membuat keluarga beberapa kali harus menyewa kendaraan dari tetangga agar Ida tetap dapat menjalani kontrol medis sesuai jadwal.

Selain itu, kebutuhan perawatan harian Ida juga terus meningkat. Keluarga harus memenuhi kebutuhan susu khusus, popok, makanan bergizi, vitamin, dan obat-obatan secara rutin.

“Kami berusaha semaksimal mungkin, tapi memang banyak kendala yang kami hadapi,” ujar Tutik.

Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan bahwa akses transportasi untuk pelayanan kesehatan tidak boleh menjadi hambatan bagi masyarakat. Ia menyatakan Puskesmas Ponjong siap membantu penjemputan bagi Ida apabila dibutuhkan untuk keperluan kontrol medis.

Baca juga  JCW Buka Layanan Aduan Pungli BLT: Warga Bisa Laporkan Langsung Jika Temukan Penyimpangan

“Jika untuk alat transportasi kontrol, saya rasa tidak menjadi persoalan,” kata Endah.

Pemkab Kawal Pengurusan Klaim Jasa Raharja

Selain persoalan medis, keluarga Ida juga menyampaikan kendala dalam proses pengajuan klaim Jasa Raharja terkait kondisi cacat permanen yang dialami Ida akibat kecelakaan tersebut.

Menurut keluarga, dokumen yang telah diajukan sebelumnya belum memenuhi persyaratan di tingkat pusat sehingga proses klaim belum dapat diselesaikan.

“Kami mohon bantuan dikawal dalam pengajuan Jasa Raharja karena kami belum paham betul prosedurnya,” ujar Tutik kepada Bupati.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Bupati meminta pihak terkait memberikan perhatian khusus dan menginstruksikan Kapolres, Wakil Direktur RSUD, serta jajaran pimpinan daerah untuk membantu mengawal proses administrasi hingga selesai.

Dalam kunjungan itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan langsung kepada keluarga berupa kursi roda, bahan pangan, dan popok guna membantu kebutuhan sehari-hari selama masa perawatan.

Bupati Minta Aparat Desa Lebih Proaktif

Pada kesempatan yang sama, Bupati memberikan arahan kepada para lurah dan perangkat desa agar lebih proaktif dalam memantau kondisi warga yang membutuhkan bantuan sosial maupun layanan kesehatan.

Baca juga  Kebakaran Lahan Gunungkidul Naik 2 Kali Lipat Saat Musim Kemarau, Kelalaian Bakar Sampah Jadi Ancaman Serius

Ia menegaskan aparat pemerintah tingkat desa harus cepat melaporkan apabila terdapat warga dalam kondisi membutuhkan penanganan.

“Laporkan segera jika ada warga yang membutuhkan. Pemerintah harus hadir lebih dulu, bukan terlambat,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kehati-hatian saat berkendara di jalan guna mencegah terulangnya peristiwa serupa. Menurut dia, banyak kecelakaan terjadi akibat kurangnya kewaspadaan pengguna jalan.

“Kecelakaan ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Salah satu penyebabnya adalah ketidakhati-hatian,” kata Endah.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk tindak lanjut pemerintah daerah dalam memastikan warga yang mengalami kondisi kesehatan berat memperoleh perhatian dan dukungan layanan secara berkelanjutan.

Berita Terbaru

tugu-diy
Inflasi DIY Naik 2,54 Persen pada Juli 2026, Emas Perhiasan hingga Beras Dongkrak Biaya Hidup
hb-x
Sri Sultan HB X Terima Dubes Qatar, DIY Sambut Delegasi Seni Peringati 50 Tahun Hubungan RI-Qatar
pp-qatar
Muhammadiyah dan Qatar Jalin Kolaborasi Pendidikan hingga Lapangan Kerja, Dimulai dari Yogyakarta
melon sumberharjo
BUMKal Sumberharjo Sleman Panen Melon Premium Perdana, Lahan Tidur Disulap Jadi Penggerak Ekonomi Desa
6305380052505399873
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Bantul Hari Ini, Jembatan Winongo Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Sedang Banyak Dibaca

rut-miit-mPaKMvE3sHg-unsplash

Tidak Lolos KIP Kuliah Apakah Bisa Daftar Lagi? Simak Ketentuannya Berikut Ini

clars-puk-RLzwwA4EfxA-unsplash

Geopark Nasional Jogja Resmi Ditetapkan, Ini Daftar 24 Geosite, Biosite, dan Cultural Site Beserta Daya Tariknya

solo-jogja

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Terbaru: Rute, Tarif, dan Waktu Keberangkatan dari Semua Stasiun

hutri80_fa_secondary-logo_on-red_ratio-16x9

Rangkaian Kegiatan HUT RI 80 Resmi, Ada Berbagai Acara Mulai 1 hingga 24 Agustus 2025

mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash

Cara Menukarkan Uang Baru 2026 di Bank: Panduan Lengkap untuk Masyarakat